Kamis, Mei 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Sri Puji Astuti Soroti Maraknya Pernikahan Dini: Ini Kegagalan Sistemik Melindungi Anak

inspirasa.co by inspirasa.co
25 Juli 2025
in Advetorial
0
Sri Puji Astuti Soroti Maraknya Pernikahan Dini: Ini Kegagalan Sistemik Melindungi Anak

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti

319
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyatakan bahwa tingginya angka pernikahan dini di Samarinda bukan sekadar persoalan budaya atau ekonomi, melainkan merupakan cerminan kegagalan sistemik dalam melindungi dan mendampingi anak-anak.

“Tingginya dispensasi nikah itu bukan sekadar angka. Itu tanda kita belum hadir secara utuh untuk anak-anak,” ujar Puji, Jumat (25/7/2025).

Baca juga :

Parkir Liar Pelajar Disorot, DPRD Samarinda Dukung Penertiban di Jalan Wijaya Kusuma I

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

Data Kementerian Agama menunjukkan 116 permohonan dispensasi nikah pada 2023, turun sedikit menjadi 105 kasus pada 2024. Namun hingga Mei 2025, tercatat sudah ada 36 permohonan dengan tren kenaikan yang mengkhawatirkan.

Menurut Puji, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi sesungguhnya, karena banyak pernikahan dini yang dilakukan secara siri dan tidak tercatat secara hukum.

“Masih banyak yang memilih jalur penghulu liar. Ini menunjukkan lemahnya edukasi dan pengawasan,” katanya.

Ia menilai akar masalah terletak pada minimnya pemahaman keluarga mengenai pentingnya pendidikan dan kesehatan reproduksi. Anak perempuan, kata dia, kerap dikorbankan hanya karena dianggap cukup umur secara fisik.

“Banyak yang pikir sekolah nggak penting, yang penting bisa kerja dan bantu ekonomi. Padahal risiko ke depan jauh lebih besar,” jelasnya.

Puji mengingatkan bahwa pernikahan dini sering kali berujung pada putus sekolah, kerentanan ekonomi, dan risiko kekerasan dalam rumah tangga akibat ketidaksiapan mental pasangan muda. Dalam situasi tersebut, anak kehilangan hak dasarnya untuk tumbuh dan berkembang secara utuh.

Ia menegaskan bahwa slogan “kota layak anak” tidak cukup tanpa adanya sistem pendukung yang nyata. Puji mendorong intervensi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, DPRD, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kita harus hadir lebih aktif di tengah masyarakat. Bangun layanan konseling keluarga, perkuat edukasi seksual dan kesehatan reproduksi, serta sediakan ruang aman bagi anak dan remaja,” tutupnya.(ADV)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Forum Konsultasi Publik Diskominfo Kota Bontang, pada Jumat (25/7/2025) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Indeks SKM Diskominfo Bontang Menunjukkan Hasil Positif, Aspirasi Saran dan Evaluasi Lewat Forum Konsultasi Publik

Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kalimantan Timur (AMAK Kaltim) aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (25/7/2025).

Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kaltim Soroti Dugaan Praktik KKN Pemprov Kaltim, Sebut Inisial Terduga Oknum

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

DPRD Kaltim Tuntut Perbaikan Cepat Jalan Nasional Samarinda-Balikpapan yang Rusak Parah

DPRD Kaltim Tuntut Perbaikan Cepat Jalan Nasional Samarinda-Balikpapan yang Rusak Parah

21 Mei 2025
Sumber dok BNPB kerahkan alat berat buka akses jalan di Kabupaten Agam Sumbar

Korban Meninggal Bencana Alam di Sumatera Tembus 807 Orang

3 Desember 2025
DPRD Samarinda Minta Penertiban PKL Dilakukan Secara Humanis

DPRD Samarinda Minta Penertiban PKL Dilakukan Secara Humanis

9 Oktober 2025
Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu.

Baharuddin Demmu Reses ke Desa Loa Kulu, Warga Curhat Ikan Mati karena Dekat Tambang

12 November 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan 7 Mei 2026
  • Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik 7 Mei 2026
  • Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga 7 Mei 2026
  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...