Rabu, Mei 6, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Health

Stunting Ancam Kelangsungan Generasi Penerus dan Perlunya Peran Multi Sektor

inspirasa.co by inspirasa.co
19 Februari 2023
in Daerah, Food, Lingkungan, Nasional
0
Stunting Ancam Kelangsungan Generasi Penerus dan Perlunya Peran Multi Sektor

Dr. Dr. H. Andy Sofyan Hasdam, Sp.S bersama dr. Hj. Neni Moerniaeni Sp.OG turut menyoroti masih tingginya angka stunting saat ini.

380
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Masih tingginya angka stunting di Indonesia menjadi perhatian semua pihak. Seperti diketahui dari data Kementerian Kesehatan dan BKKBN, angka kasus stunting di 2022 21,6 persen, turun dibandingkan 2021 pada angka 24,4 persen.

Tak terkecuali di Kota Bontang, dimana angka stunting meningkat dari 19 persen menjadi 22 persen di tahun 2022. 

Baca juga :

Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran

Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3%

Pemerintah menargetkan pada 2024, angka stunting di Tanah Air bisa turun menjadi 14 persen. 

Dr. dr. H. Andy Sofyan Hasdam, Sp.S bersama dr. Neni Moerniaeni Sp.OG turut menyoroti masih tingginya angka stunting saat ini.

Dikatakan dr. Hj. Neni Moerniaeni Sp.OG, stunting ini masih menjadi persoalan yang perlu menjadi perhatian semua pihak.

Menurutnya, risiko stunting ini bisa membuat bangsa Indonesia kehilangan generasi masa depan (lost generation).

“Tingginya angka stunting bisa menyebabkan hilangnya generasi masa depan atau (lost generation) ,” ujarnya.

Dr. dr. Andy Sofyan Hasdam, Sp.S mengatakan, stunting ini masalah yang cukup serius. Data terakhir angka stunting ini masih terbilang tinggi.

“Artinya hampir seperempat jumlah balita mengalami stunting,” jelasnya.

Dijelaskan Dr. dr. Andy Sofyan Hasdam, stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Ciri anak yang mengidap kelainan ini, yaitu panjang atau tinggi badannya kurang dari standar, atau kurang dari tinggi anak-anak sebayanya.

Menurut Dr. dr. Andy Sofyan Hasdam, terjadinya stunting pada anak sebetulnya bukan hanya saat dia lahir. Tetapi stunting itu dimulai ketika anak di dalam kandungan. Sampai bayi itu berusia 2 tahun, itulah yang di sebut priode emas.

Olehnya salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak, ada 2 pendekatan yang perlu dilakukan.

Pertama, bagaimana orang tua mendapatkan penyuluhan, dikarenakan ada orang tua yang sebetulnya tidak kekurangan finansial, tetapi anaknya mengalami stunting. Namun ada juga yang orang tuanya, memang kekurangan finansial sehingga tidak bisa berbuat apa-apa.

Kedua, melakukan pendekatan dengan pemberian asupan gizi kesehatan dan memperhatikan faktor lingkungan.

Karena terjadinya stunting, selain karena faktor gizi juga dipengaruhi oleh lingkungan. Tidak adanya sanitasi yang layak dan lain sebagainya.

“Jadi ini perlu pendekatan multi sektor untuk menangani persoalan stunting ini,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Hj. Neni Moerniaeni Sp.OG mengatakan, bukan hanya pendekatan multi sektor, tetapi juga perlunya komitmen dari pemerintah untuk menurunkan angka stunting.

“Karena stunting ini adalah hal yang tentunya menjadi pekerjaan rumah (PR) buat kita semua,” ungkapnya.

Ditambahkan, Dr. dr. Andy Sofyan Hasdam, ancaman dari angka stunting, selain gangguan pada fisik juga akan mempengaruhi perkembangan otak anak. Sehingga, itulah yang disebut dengan generasi yang hilang.

“Bayangkan saja jika ada 1 generasi yang dilahirkan dengan kondisi seperti itu, kemudian juga kecerdasaannya yang rendah, sehingga masa depan bangsa kita ini akan sangat terganggu,” terangnya.

“Masa depan bangsa ini tergantung pada bagaimana kondisi kesehatan anak-anak balita yang ada sekarang,” pungkasnya. *(Aris).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Soal Rangkap Jabatan Erick Thohir, Jokowi: Terpenting Tidak Mengabaikan Tugasnya

Soal Rangkap Jabatan Erick Thohir, Jokowi: Terpenting Tidak Mengabaikan Tugasnya

Sri Mulyani Blokir Anggaran Perjalanan Dinas hingga Belanja Pegawai Senilai Rp 50,2 Triliun

Sri Mulyani Blokir Anggaran Perjalanan Dinas hingga Belanja Pegawai Senilai Rp 50,2 Triliun

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Ket foto : Tangkapan Layar Rekayasa Lalu Lintas (Ist)

Disdikbud dan Polres Bontang Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas BCC 2025, Ini Rutenya

22 Oktober 2025
Dinas Perikanan Kutim Gelar Forum Diskusi Umum Dalam Rangka Mendukung IKN

Dinas Perikanan Kutim Gelar Forum Diskusi Umum Dalam Rangka Mendukung IKN

7 November 2023
Sapto Hadiri Rapat Monitoring Tangani Ormas Terafiliasi Premanisme

Sapto Hadiri Rapat Monitoring Tangani Ormas Terafiliasi Premanisme

12 Mei 2025
Jelang Pilkada, Novel Minta KPU dan Bawaslu Jaga Integritas

Jelang Pilkada, Novel Minta KPU dan Bawaslu Jaga Integritas

13 November 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
  • Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3% 6 Mei 2026
  • Aksi Penanaman Mangrove di HUT ke-80 Persit, Neni Moerniaeni: Jaga Mangrove Sekarang, Investasi untuk Generasi Mendatang 5 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris Minta Perangkat Daerah Kawal Warga dari Ancaman Investasi dan Pinjaman Ilegal 5 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
 

Memuat Komentar...