Minggu, Maret 22, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Usaha Warung Makan Bertahan Digempur Harga Beras Semakin Mahal, Omzet Berkurang 50 Persen

inspirasa.co by inspirasa.co
6 Maret 2024
in Business, Daerah, Food
0
Usaha Warung Makan Bertahan Digempur Harga Beras Semakin Mahal, Omzet Berkurang 50 Persen

Titin salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), warung makan nasi campur di Kota Bontang

332
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Titin salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), warung makan nasi campur di Kota Bontang, berlokasi di Jalan DI Panjaitan, tak patah semangat untuk tetap bertahan di tengah gempuran mahalnya harga beras saat ini.

Titin berjualan warung makan nasi campur sejak 2010 hingga saat ini. Diakui Titin harga beras tiap tahun semakin mahal.

Baca juga :

Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Berebas Tengah, DPD KNPI Bontang Salurkan Sembako dan Pakaian Layak Pakai

Sapma PP Bontang Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Berebas Tengah

Titin bilang, harga beras eceran di pasar saat ini menyentuh 17 ribu rupiah hingga 18 ribu rupiah per kilogram.

Meski harga beras mahal, kondisi ini memaksanya agar usaha warung makannya tetap berjalan, dan kebutuhan sehari-hari juga terpenuhi.

Berjualan sejak 2010 hingga saat ini, Titin telah memiliki banyak pelanggan tetap.

Meski harga beras mahal, diakui Titin tak menaikkan harga nasi campur yang dijualnya, begitupun tak mengurangi porsinya. Hal itu dilakukan Titin agar pelanggan tetapnya tak beralih ke tempat lain.

“Mau tak mau ini supaya pelanggan tak ke tempat lain. Porsinya juga tidak dikurangi,” Jelasnya ditemui di warungnya pada Rabu (6/3/2024).

Mahalnya harga beras, sangat mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran Titin. Bisa dibilang omzetnya berkurang sekitar 50 persen.

Nasi campur dijual Titin seharga 15 ribu rupiah per porsinya dengan lauk ikan, jika menggunakan lauk ayam di jual 20 ribu rupiah.

Pemerintah tak berikan solusi jangka panjang

Salah satu pembeli Arif mengatakan, mahalnya harga beras yang naik setiap tahun, jelas menyulitkan masyarakat.

Arif bilang, pemerintah tak memberikan solusi jangka panjang. Setiap menjelang ramadhan harga beras pasti naik lagi.

“Ketika sudah naik dan menjelang ramadhan pasti gelar pasar murah, itu tak memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat kan, hanya digelar pada saat itu,” Ungkapnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Gratis! Kedai Hitam Putih Memanggil Musisi Guitar Solo Recital di Satu Suara Seribu Bunyi

Gratis! Kedai Hitam Putih Memanggil Musisi Guitar Solo Recital di Satu Suara Seribu Bunyi

Besaran Zakat Fitrah di Bontang Mengalami Kenaikan, Mengikuti Mahalnya Harga Beras

Besaran Zakat Fitrah di Bontang Mengalami Kenaikan, Mengikuti Mahalnya Harga Beras

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Tenaga Ahli KSP Sebut Pembangunan RS Tipe D Bontang Pemborosan

Tenaga Ahli KSP Sebut Pembangunan RS Tipe D Bontang Pemborosan

3 Mei 2023
Ketua Komisi I DPRD Samarinda Tinjau Pembongkaran Permukiman di Baqa, Minta Pembangunan Insinerator Tak Rugikan Warga

Ketua Komisi I DPRD Samarinda Tinjau Pembongkaran Permukiman di Baqa, Minta Pembangunan Insinerator Tak Rugikan Warga

21 Oktober 2025
Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Bontang menggelar silaturahmi dan syukuran di Batavia Cafe, Jalan Kapten Pierre Tandean, Kelurahan Bontang Kuala, Minggu (15/12/2024) sore.

IKA Unhas Pertegas Komitmen Mengawal Pembangunan Bontang

15 Desember 2024
Agus Suwandy Kritik Gagasan KPU Ad Hoc: Risiko Kekosongan Tanggung Jawab Mengintai

Agus Suwandy Kritik Gagasan KPU Ad Hoc: Risiko Kekosongan Tanggung Jawab Mengintai

9 Juli 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Berebas Tengah, DPD KNPI Bontang Salurkan Sembako dan Pakaian Layak Pakai 22 Maret 2026
  • Sapma PP Bontang Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Berebas Tengah 22 Maret 2026
  • 12 Bangunan Terdampak Kebakaran Kawasan Padat Penduduk di Berebas Tengah 22 Maret 2026
  • Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret 19 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...