Minggu, Juni 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Usaha Warung Makan Bertahan Digempur Harga Beras Semakin Mahal, Omzet Berkurang 50 Persen

inspirasa.co by inspirasa.co
6 Maret 2024
in Business, Daerah, Food
0
Usaha Warung Makan Bertahan Digempur Harga Beras Semakin Mahal, Omzet Berkurang 50 Persen

Titin salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), warung makan nasi campur di Kota Bontang

334
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Titin salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), warung makan nasi campur di Kota Bontang, berlokasi di Jalan DI Panjaitan, tak patah semangat untuk tetap bertahan di tengah gempuran mahalnya harga beras saat ini.

Titin berjualan warung makan nasi campur sejak 2010 hingga saat ini. Diakui Titin harga beras tiap tahun semakin mahal.

Baca juga :

Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7

PKS-NasDem Sodorkan 4 Langkah Taktis Benahi Efektivitas Anggaran Bontang

Titin bilang, harga beras eceran di pasar saat ini menyentuh 17 ribu rupiah hingga 18 ribu rupiah per kilogram.

Meski harga beras mahal, kondisi ini memaksanya agar usaha warung makannya tetap berjalan, dan kebutuhan sehari-hari juga terpenuhi.

Berjualan sejak 2010 hingga saat ini, Titin telah memiliki banyak pelanggan tetap.

Meski harga beras mahal, diakui Titin tak menaikkan harga nasi campur yang dijualnya, begitupun tak mengurangi porsinya. Hal itu dilakukan Titin agar pelanggan tetapnya tak beralih ke tempat lain.

“Mau tak mau ini supaya pelanggan tak ke tempat lain. Porsinya juga tidak dikurangi,” Jelasnya ditemui di warungnya pada Rabu (6/3/2024).

Mahalnya harga beras, sangat mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran Titin. Bisa dibilang omzetnya berkurang sekitar 50 persen.

Nasi campur dijual Titin seharga 15 ribu rupiah per porsinya dengan lauk ikan, jika menggunakan lauk ayam di jual 20 ribu rupiah.

Pemerintah tak berikan solusi jangka panjang

Salah satu pembeli Arif mengatakan, mahalnya harga beras yang naik setiap tahun, jelas menyulitkan masyarakat.

Arif bilang, pemerintah tak memberikan solusi jangka panjang. Setiap menjelang ramadhan harga beras pasti naik lagi.

“Ketika sudah naik dan menjelang ramadhan pasti gelar pasar murah, itu tak memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat kan, hanya digelar pada saat itu,” Ungkapnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Gratis! Kedai Hitam Putih Memanggil Musisi Guitar Solo Recital di Satu Suara Seribu Bunyi

Gratis! Kedai Hitam Putih Memanggil Musisi Guitar Solo Recital di Satu Suara Seribu Bunyi

Besaran Zakat Fitrah di Bontang Mengalami Kenaikan, Mengikuti Mahalnya Harga Beras

Besaran Zakat Fitrah di Bontang Mengalami Kenaikan, Mengikuti Mahalnya Harga Beras

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Jalan Berlubang di Kawasan Pasar Rawa Indah Ini Dikeluhkan, Ditambal Warga Seadanya

Jalan Berlubang di Kawasan Pasar Rawa Indah Ini Dikeluhkan, Ditambal Warga Seadanya

7 September 2023
KPK OTT di Kaltim, 11 Orang Ditangkap

KPK OTT di Kaltim, 11 Orang Ditangkap

24 November 2023
Ket. Foto: Ilustrasi Salah Satu Olahraha Tradisional, Egrang (Foto: Istimewa)

Dispora Kaltim Berkomitmen Lestarikan dan Kembangkan Olahraga Tradisional di Daerah

12 November 2024
Foto: Potong tumpeng menandai JMSI Kota Bontang turut merayakan HUT JMSI ke-5, Sabtu, (8/2/2025).

Rayakan HUT JMSI ke-5, JMSI Bontang Lakukan Pendataan dan Pendaftaran Anggota

8 Februari 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Menakar Kepastian Hukum: Mengapa Banyak Kasus Korupsi Sengaja Dibuat Menggantung? 21 Juni 2026
  • Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7 19 Juni 2026
  • Satgas IKN Pastikan Kawasan Hutan Konservasi Nusantara Kini Bebas Tambang Ilegal 19 Juni 2026
  • Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik 19 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...