Inspirasa.co – Pemerintah Kota Bontang menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, hadir bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa peringatan tahun ini merupakan momentum krusial untuk mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat
“Peringatan ini juga semakin bermakna karena tahun ini Kota Bontang akan memasuki usia ke-27 tahun. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Bontang yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menegaskan, otonomi daerah merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu membangun sinergi yang kuat guna mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan nasional dinilai tidak akan tercapai secara optimal.
Selain itu, terdapat sejumlah langkah strategis yang menjadi perhatian, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kemandirian fiskal daerah, hingga kolaborasi antarwilayah dalam pembangunan.
Di akhir sambutan, pemerintah daerah juga diingatkan untuk tetap menjalankan kegiatan secara sederhana dan efisien, serta memastikan penggunaan anggaran memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Selamat Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026. Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia,” tutupnya. (Ima)
















