Rabu, Mei 6, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Politik

Andi Sofyan Hasdam Mengurai Kelebihan dan Kekurangan Soal Sistem Pemilu Proporsional Tertutup: Jangan Mundurkan Sistem Demokrasi

inspirasa.co by inspirasa.co
11 Januari 2023
in Nasional
0
Andi Sofyan Hasdam Mengurai Kelebihan dan Kekurangan Soal Sistem Pemilu Proporsional Tertutup: Jangan Mundurkan Sistem Demokrasi

Andi Sofyan Hasdam Bacalon DPD RI Kalimantan Timur.

459
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Wacana sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 mendatang, menuai tanggapan dari beragam kalangan politisi.

Mantan Wali Kota Bontang dua priode, Andi Sofyan Hasdam turut menanggapi soal wacana sistem proporsional tertutup, pada Pemilu 2024 mendatang itu.

Baca juga :

Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran

Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3%

Andi Sofyan Hasdam mengurai kelebihan dan kekurangan dari sistem pemilu tertutup tersebut.

Dikatakan Andi Sofyan Hasdam, masyarakat harus cermat dan paham soal sistem proporsional tertutup ini agar tidak salah kaprah.

Jika ada yang pernah mengikuti di masa pemerintahan Soeharto (orde baru), dimana pemilu pada masa pemerintahannya, telah melakukan sistem pemilu tertutup.

Di masa orde baru itu, orang hanya memilih partai, apalagi pada saat itu, hanya ada tiga partai politik diantaranya, partai Golkar, PPP dan PDI. Jadi di masa itu melakukan sistem pemilu pilih coblos partai.

“Jadi orang-orang hanya memilih coblos partai, siapa yang duduk itu ditentukan oleh partai, tentu berdasarkan nomor urut. Jadi walaupun kita punya caleg yang kita suka misalnya di nomor urut 7, itu tidak akan mungkin bisa duduk, selama nomor urut 1 hingga 3 itu belum terlewati,” jelasnya.

Sementara keuntungan dari sistem tertutup itu, menurutnya dapat mengurangi ‘money politic’.

“Karena anggota legislatif yang maju ini tidak dapat mempengaruhi orang, karena yang main politik uang ini adalah partainya, bukan calegnya,” tambahnya.

Jika sistem pemilu proporsional tertutup diterapkan, sama saja dengan mengambil hak rakyat untuk memilih langsung wakil rakyatnya. Andi Sofyan Hasdam, mengibaratkan dengan istilah membeli kucing dalam karung.

“Artinya kita memilih, tapi kita tidak tahu siapa sebenarnya yang kita pilih dan akan duduk,” jelasnya.

Sementara jika menerapkan sistem terbuka, kata Andi Sofyan Hasdam, seperti pemilu yang telah dilalui pada pemilu sebelumnya. Dimana yang dipilih masyarakat adalah calonnya.

Sementara sistem terbuka juga memiliki konsekuensi perilaku politik uang. Dimana, para caleg orientasinya adalah meraih suara sebanyak-banyaknya. Bahkan tidak menutup kemungkinan berambisi untuk mengalahkan rekan caleg separtai hingga caleg dari partai lain.

“Jika kita sempat membaca tanggapan dari Muhammadiyah, itu bukan berarti dia mendukung sistem tertutup atau terbuka, tetapi Muhammadiyah itu ingin mudarat ‘money Poltic’ itu berkurang,” ungkapnya.

Labih jauh, Andi Sofyan Hasdam yang saat ini maju menjadi Bacalon DPD RI Kalimantan Timur, meminta masyarakat untuk bijak dalam persoalan terkait sistem tertutup dan terbuka ini.

“Sekedar gambaran, yang memutuskan ini adalah DPR RI bekerjasama MK. Dimana dalam DPR RI itu ada 9 fraksi, yang setuju melakukan sistem terbuka ada 8 fraksi, sementara yang setuju sistem tertutup itu hanya dari fraksi PDI P. Oleh karena itu kita tunggu saja keputusannya,” jelasnya.

“Namun jika saya ditanya pilih sistem yang mana, maka saya lebih memilih sistem proporsional terbuka, karena saya memilih sistem yang demokrasi. Jadi jangan kita mundurkan demokrasi ini lagi,” tutupnya. *(Aris).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Kronologis Penemuan Jenasah Pemancing, Ditemukan 17 Mil Jauh dari Perairan Pulau Serang

Kronologis Penemuan Jenasah Pemancing, Ditemukan 17 Mil Jauh dari Perairan Pulau Serang

7 Hari Operasi Pencarian, Tim Hentikan Pencarian Pemancing yang Hilang

7 Hari Operasi Pencarian, Tim Hentikan Pencarian Pemancing yang Hilang

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Natalius Pigai dan Abu Janda Bertemu Apa yang Dibahas?

Natalius Pigai dan Abu Janda Bertemu Apa yang Dibahas?

8 Februari 2021
Dilema Pedagang; Lang-Lang Ditutup, Barang Dagangan Sering Hilang

Dilema Pedagang; Lang-Lang Ditutup, Barang Dagangan Sering Hilang

5 Juli 2021
Foto istimewa: Fathul Wahid Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) (Sumber foto Akun Instagram Pribadi Fathul Wahid)

Fathul Wahid Rektor UII, Tak Mau Dipanggil Profesor

20 Juli 2024
Kantongi Data Dukungan Lebihi Target dari Aturan PKPU, Andi Sofyan Hasdam Ramaikan Bursa Pencalonan DPD RI

Kantongi Data Dukungan Lebihi Target dari Aturan PKPU, Andi Sofyan Hasdam Ramaikan Bursa Pencalonan DPD RI

28 Desember 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
  • Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3% 6 Mei 2026
  • Aksi Penanaman Mangrove di HUT ke-80 Persit, Neni Moerniaeni: Jaga Mangrove Sekarang, Investasi untuk Generasi Mendatang 5 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris Minta Perangkat Daerah Kawal Warga dari Ancaman Investasi dan Pinjaman Ilegal 5 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...