Jumat, Agustus 14, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Atasi Krisis Guru di Pedalaman, Ekti Imanuel Dorong Rekrutmen Putra Daerah

inspirasa.co by inspirasa.co
19 Juni 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM
0
Atasi Krisis Guru di Pedalaman, Ekti Imanuel Dorong Rekrutmen Putra Daerah

Foto : Ekti Imanuel Wakil Ketua DPRD Kaltim.

342
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Masalah kekosongan tenaga pendidik di wilayah pedalaman Kalimantan Timur, seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu, kembali menjadi sorotan serius. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menilai akar persoalan terletak pada kebijakan rekrutmen guru yang belum menyentuh aspek keberlanjutan dan keterikatan sosial.

Menurut Ekti, masih banyak guru yang berasal dari luar daerah mengajukan pindah tugas setelah beberapa tahun mengajar, terutama karena keterbatasan fasilitas dan minimnya insentif di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Baca juga :

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

DPRD Samarinda Kawal Aduan SPMB, Pastikan Calon Siswa yang Belum Tertampung Diprioritaskan pada Tahap Lanjutan

“Kalau ambil dari luar, kadang-kadang ya, lima tahun saja, habis itu mereka minta pindah. Kita berharap yang dimaksimalkan adalah putra daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah strategis yang perlu segera diambil pemerintah adalah memprioritaskan rekrutmen guru dari kalangan lokal. Selain memiliki kedekatan emosional dengan wilayah tempat tugas, guru lokal dinilai memiliki komitmen jangka panjang yang lebih tinggi untuk bertahan di daerahnya sendiri.
“Kalau bisa saat melakukan rekrutmen guru, yang diambil itu putra-putri daerah,” tegas politisi Fraksi Gerindra tersebut.

Tak hanya di sektor pendidikan, Ekti juga menyoroti bahwa pola yang sama terjadi dalam bidang kesehatan. Ia mencontohkan, banyak dokter yang enggan bertugas di daerah terpencil karena tidak dapat membuka praktik pribadi atau mengakses sumber pendapatan tambahan sebagaimana di kota besar.

“Kita paham, kalau di kota kan masih bisa praktik atau punya pendapatan luar. Tapi di Mahakam Ulu misalnya, dokter atau guru susah bertahan karena tidak ada itu semua,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Pemerintah harus mulai memprioritaskan penguatan sumber daya manusia lokal melalui pelatihan, pendampingan, dan kebijakan afirmatif yang konkret.

“Kalau mau pendidikan di pedalaman maju, fondasinya harus kokoh—yaitu guru yang betul-betul mau tinggal dan mengabdi di sana. Dan itu hanya mungkin kalau kita mulai percaya pada potensi anak-anak daerah sendiri,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Pengangguran Bukan Sekadar Data: Damayanti Minta Ketenagakerjaan Jadi Fokus Utama Pemprov Kaltim

Pengangguran Bukan Sekadar Data: Damayanti Minta Ketenagakerjaan Jadi Fokus Utama Pemprov Kaltim

Jalan Terjal Anak Pinggiran: Agus Aras Desak Pemerataan Akses Perguruan Tinggi di Kaltim

Jalan Terjal Anak Pinggiran: Agus Aras Desak Pemerataan Akses Perguruan Tinggi di Kaltim

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Kontroversial RKUHP: Hina Pemerintah di Medsos Dipenjara 4 Tahun

Kontroversial RKUHP: Hina Pemerintah di Medsos Dipenjara 4 Tahun

19 Juni 2022
Reza Dorong Pembinaan Catur Berbasis Akademi

Reza Dorong Pembinaan Catur Berbasis Akademi

26 April 2025
Foto: Andrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas 2014-2015 di kegiatan diskusi Indonesian Environmental Journalists (SIEJ).

Diskusi SIEJ Soroti Dampak Pembangunan IKN Terhadap Lingkungan dan Masyarakat Lokal

31 Oktober 2024
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina

Dewan Tekankan Perbaikan Infrastruktur dan Rehabilitasi Mangrove Bontang

5 Agustus 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • PSI dan Fenomena Baru Politik Anak Muda di Bontang 14 Agustus 2026
  • Sempat Gangguan, Jaringan WiFi Gratis Pemkot Bontang Mulai Pulih Bertahap 12 Agustus 2026
  • Pemkot Bontang Informasikan Gangguan Layanan WiFi Gratis Akibat Multiple FO Cut 12 Agustus 2026
  • Buka Ruang Evaluasi, KPU Bontang Gandeng Akademisi dan Media Bahas Pelayanan hingga Dana Kampanye 12 Agustus 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...