Kamis, Juni 18, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Banjir Masih Jadi Tantangan, Kecamatan Bontang Utara Fokus Pembenahan Infrastruktur

inspirasa.co by inspirasa.co
15 November 2024
in Advetorial
0
Banjir Masih Jadi Tantangan, Kecamatan Bontang Utara Fokus Pembenahan Infrastruktur

Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara, Rully Adi Putra.

361
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Kecamatan Bontang Utara, khususnya di wilayah Kelurahan Api-Api, masih terus menghadapi tantangan dalam mengatasi banjir, meskipun berbagai upaya infrastruktur telah dilakukan.

Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara Rully Adi Putra mengungkapkan penanganan banjir di wilayah ini sangat masif, mulai dari pembangunan tanggul, turap, hingga penyisiran sungai. Tetapi sejumlah kendala masih perlu diatasi untuk mencapai hasil optimal.

Baca juga :

DPRD Ingatkan Pemerataan Fasilitas Jadi Kunci Sukses Kurikulum Coding dan AI

DPRD Samarinda Desak Penertiban Usaha yang Gunakan Bahu Jalan untuk Parkir

“Penanganan di Api-Api sangat massif. Tetapi, masalah banjir tidak hanya bisa dilihat dari satu sisi. Dulu, Bontang tidak banjir karena hutannya masih terjaga. Sekarang hutan berkurang, jadi air dari hulu mencari tempat rendah,” kata Rully, Kamis (14/11).

Menurut Rully, salah satu kendala terbesar dalam penanganan banjir adalah lahan. Banyak proyek yang terkena dampak pembangunan, termasuk rumah warga di sekitar aliran sungai yang perlu rekondisi karena proyek turap.

Meski upaya tersebut sudah berjalan, belum semua lahan terkait pembangunan dapat dikelola sesuai target.

“Masih ada lahan warga yang terdampak, dan itu yang sedang disepakati untuk solusinya,” ujarnya.

meskipun berbagai upaya telah dilakukan, seperti membangun pintu air dan menyisir aliran sungai untuk mencegah banjir, masih terdapat kelemahan yang memungkinkan air tetap masuk, terutama saat terjadi “banjir kiriman” dari daerah lain.

Rully juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya terkait sampah. Banyak sungai di Api-Api yang terhambat akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan. Hal ini menjadi faktor tambahan yang memperparah masalah banjir.

“Kalau drainase sudah bagus, air hujan yang turun sebenarnya bisa langsung lewat. Namun, saat ada banjir kiriman, jumlah airnya jauh lebih besar,” tambahnya.

Menanggapi usulan pembangunan folder sebagai solusi tambahan pengendalian banjir di Bontang, Rully menjelaskan wacana tersebut sudah sering terdengar, namun belum ada kepastian dalam hal teknis seperti alokasi lahan, anggaran, dan kesepakatan antara pihak terkait.

“yang jelas, kami terus mengupayakan solusi konkret dan optimal untuk mengatasi banjir ini,” pungkas Rully.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Masuk Penghujung Tahun, DPRD Dorong Pemkab Maksimalkan Serapan Anggaran

Masuk Penghujung Tahun, DPRD Dorong Pemkab Maksimalkan Serapan Anggaran

Yusuf T Silambi Tanggapi Soal Pembukaan Lahan Tanpa Bakar

Yusuf T Silambi Tanggapi Soal Pembukaan Lahan Tanpa Bakar

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto ilustrasi

APBD 2025 Pemprov Kaltim Sisa Rp500 Miliar, SiLPA Turun Tajam, Sinyal Fiskal 2026 Lebih Baik?

6 Januari 2026
Ini Tamparan Bagi Pemkot, Warga Rela Rogoh Kocek Atasi Banjir

Ini Tamparan Bagi Pemkot, Warga Rela Rogoh Kocek Atasi Banjir

30 Mei 2022
Pengurus JMSI Bontang Salurkan Bantuan Logistik Korban Kebakaran Berebas Tengah

Jurnalisme Tak Hanya Kabar: Solidaritas Pengurus JMSI Bontang Salurkan Bantuan Logistik Korban Kebakaran Berebas Tengah

23 Maret 2026
Fraksi PPP Dorong Inovasi Pengelolaan Pendapatan Daerah dalam APBD Kutim 2025

Fraksi PPP Dorong Inovasi Pengelolaan Pendapatan Daerah dalam APBD Kutim 2025

22 November 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • DPRD Soroti Minimnya Peta Potensi Investasi Kota Bontang 17 Juni 2026
  • Salah Zonasi Bisa Fatal, DPRD Bontang Ogah Buru-Buru Sahkan Perda RTRW 17 Juni 2026
  • Serap Aspirasi di 12 Titik, Shemmy Permata Sari Jembatani Usulan Warga Bontang ke Provinsi 16 Juni 2026
  • Joni Alla’ Padang Tak Mau Ambil Risiko, RTRW Bontang Harus Bebas Masalah Sejak Awal 16 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...