Senin, Juli 13, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Banjir Masih Jadi Tantangan, Kecamatan Bontang Utara Fokus Pembenahan Infrastruktur

inspirasa.co by inspirasa.co
15 November 2024
in Advetorial
0
Banjir Masih Jadi Tantangan, Kecamatan Bontang Utara Fokus Pembenahan Infrastruktur

Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara, Rully Adi Putra.

362
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Kecamatan Bontang Utara, khususnya di wilayah Kelurahan Api-Api, masih terus menghadapi tantangan dalam mengatasi banjir, meskipun berbagai upaya infrastruktur telah dilakukan.

Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara Rully Adi Putra mengungkapkan penanganan banjir di wilayah ini sangat masif, mulai dari pembangunan tanggul, turap, hingga penyisiran sungai. Tetapi sejumlah kendala masih perlu diatasi untuk mencapai hasil optimal.

Baca juga :

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Dorong Pengembangan Destinasi Berbasis Budaya

DPRD Samarinda Kawal Aduan SPMB, Pastikan Calon Siswa yang Belum Tertampung Diprioritaskan pada Tahap Lanjutan

“Penanganan di Api-Api sangat massif. Tetapi, masalah banjir tidak hanya bisa dilihat dari satu sisi. Dulu, Bontang tidak banjir karena hutannya masih terjaga. Sekarang hutan berkurang, jadi air dari hulu mencari tempat rendah,” kata Rully, Kamis (14/11).

Menurut Rully, salah satu kendala terbesar dalam penanganan banjir adalah lahan. Banyak proyek yang terkena dampak pembangunan, termasuk rumah warga di sekitar aliran sungai yang perlu rekondisi karena proyek turap.

Meski upaya tersebut sudah berjalan, belum semua lahan terkait pembangunan dapat dikelola sesuai target.

“Masih ada lahan warga yang terdampak, dan itu yang sedang disepakati untuk solusinya,” ujarnya.

meskipun berbagai upaya telah dilakukan, seperti membangun pintu air dan menyisir aliran sungai untuk mencegah banjir, masih terdapat kelemahan yang memungkinkan air tetap masuk, terutama saat terjadi “banjir kiriman” dari daerah lain.

Rully juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya terkait sampah. Banyak sungai di Api-Api yang terhambat akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan. Hal ini menjadi faktor tambahan yang memperparah masalah banjir.

“Kalau drainase sudah bagus, air hujan yang turun sebenarnya bisa langsung lewat. Namun, saat ada banjir kiriman, jumlah airnya jauh lebih besar,” tambahnya.

Menanggapi usulan pembangunan folder sebagai solusi tambahan pengendalian banjir di Bontang, Rully menjelaskan wacana tersebut sudah sering terdengar, namun belum ada kepastian dalam hal teknis seperti alokasi lahan, anggaran, dan kesepakatan antara pihak terkait.

“yang jelas, kami terus mengupayakan solusi konkret dan optimal untuk mengatasi banjir ini,” pungkas Rully.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Masuk Penghujung Tahun, DPRD Dorong Pemkab Maksimalkan Serapan Anggaran

Masuk Penghujung Tahun, DPRD Dorong Pemkab Maksimalkan Serapan Anggaran

Yusuf T Silambi Tanggapi Soal Pembukaan Lahan Tanpa Bakar

Yusuf T Silambi Tanggapi Soal Pembukaan Lahan Tanpa Bakar

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Breaking: Boeing Is Said Close To Issuing 737 Max Warning After Crash

17 Desember 2020
Bahas Program Pendidikan Gratis, Komisi IV DPRD Kaltim Sambangi Kemendikdasmen

Bahas Program Pendidikan Gratis, Komisi IV DPRD Kaltim Sambangi Kemendikdasmen

22 Mei 2025
Siomay Peringkat Satu Jajanan Terfavorit di Dunia Versi Taste Atlas

Siomay Peringkat Satu Jajanan Terfavorit di Dunia Versi Taste Atlas

24 September 2023
Upahnya Belum Dibayar, 85 Petugas Kebersihan Pemkot Bontang Mogok Kerja dan Tuntut Pembayaran THR

Upahnya Belum Dibayar, 85 Petugas Kebersihan Pemkot Bontang Mogok Kerja dan Tuntut Pembayaran THR

25 April 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • HIPMI Bontang 2026: Ini Strategi Adipt Maraja Selamatkan Pengusaha Bontang dari Pajak 22% 11 Juli 2026
  • Muscab HIPMI Bontang: Syarat Administrasi Rontokkan 5 Rival, Adipt Maraja Melenggang Dominan 11 Juli 2026
  • Antisipasi Dampak El Nino, Otorita IKN Gandeng Lintas Sektor Perkuat Mitigasi Karhutla 11 Juli 2026
  • Mulai Aktivitas Pendidikan, Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara Tiba di IKN 11 Juli 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...