Rabu, Agustus 12, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Dinkes Temukan Bakteri Patogen, Wakil Wali Kota Bontang Audit Sistem Distribusi MBG

inspirasa.co by inspirasa.co
12 Agustus 2026
in Daerah
0
Pemerintah Kota Bontang menggelar rapat evaluasi darurat di Gedung Tiga Dimensi pada Selasa (11/8/2026), usai gelombang keluhan mual hingga muntah menghantam puluhan siswa dan guru penerima manfaat.

Pemerintah Kota Bontang menggelar rapat evaluasi darurat di Gedung Tiga Dimensi pada Selasa (11/8/2026), usai gelombang keluhan mual hingga muntah menghantam puluhan siswa dan guru penerima manfaat.

304
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co — Garansi Keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang mendadak dipertanyakan. Pemerintah Kota Bontang akhirnya menggelar rapat evaluasi darurat di Gedung Tiga Dimensi pada Selasa (11/8/2026), usai gelombang keluhan mual hingga muntah menghantam puluhan siswa dan guru penerima manfaat.

Di balik dalih “sudah sesuai SOP”, rapat koordinasi tersebut justru menguliti berbagai celah krusial dalam rantai produksi hingga pendistribusian makanan yang memicu keracunan massal.

Baca juga :

Buka Ruang Evaluasi, KPU Bontang Gandeng Akademisi dan Media Bahas Pelayanan hingga Dana Kampanye

Andi Satya Nahkodai DPD Golkar Samarinda, Sinyal Rebut Puncak Parlemen, Incar Tiket Pilwali

Dugaan Ayam Basi hingga Temuan Bakteri Patogen

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mencecar dua pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membeberkan secara rinci alur pengolahan dapur mereka.

“Kita mau tahu secara SOP seperti apa dan menu apa yang diberikan,” tegas Agus Haris menuntut transparansi.

Salah satu fokus evaluasi mengarah pada SPPG Bontang Selatan 5 (Dapur Berbas Tengah 3) yang menyuplai makanan ke SMP Vidatra.
Kepala SPPG, Gusti Bimantoro, mengakui adanya indikasi masalah pada olahan protein yang disajikan, yakni nasi uduk tanpa santan, ayam suwir kemangi, oseng tahu, komiso pepaya wortel, dan yogurt.

“Prediksi kami di ayam suwirnya, tapi kami masih menunggu sampel yang keluar dari Dinkes,” kata Gusti.

Namun, kondisi lebih memprihatinkan melanda SPPG Bontang Utara 2. Hasil investigasi laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menemukan bukti tak terbantahkan: pertumbuhan bakteri patogen pada sampel ayam goreng serundeng dan gulai sayur lodeh.

Tak hanya cemaran bakteri, Kepala SPPG Bontang Utara 2, Muhammad Risky, juga mengakui adanya kekeliruan takaran bahan baku berupa penggunaan kemiri berlebih sebagai pengganti santan yang memicu Reaksi Pencernaan Penerima Manfaat.

Jedah Waktu Kritis: Makanan Mengendap 8 Jam Sebelum Dikonsumsi

Di balik klaim kepatuhan prosedur, paparan waktu produksi mengungkap rentang waktu rawan yang diduga kuat menjadi akar berkembang biaknya bakteri;

1. Persiapan dan pemotongan sayur pada pukul 19.00 – 24.00 WITA. Risiko kontaminasi silang awal pada bahan mentah.

2. Pemasakan Utama pada pukul 02.00 – 04.00 WITA. Makanan matang mulai dibiarkan di suhu ruang.

3. Pendistribusian pada pukul 07.30 – 10.00 WITA. Makanan mengendap hingga 6-8 jam sebelum dikonsumsi.

Rentang waktu yang terlalu panjang antara waktu masak (cooking time) dan waktu konsumsi (serving time) tanpa pengawasan suhu yang ketat menjadi celah mematikan bagi pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.

Minta Maaf Saja Tak Cukup

Meski pengelola berdalih seluruh proses telah mengacu pada SOP, benteng pertahanan itu runtuh saat korban bertumbangan.

“Secara SOP sudah dilakukan dan saya meminta maaf, dan akan kami perbaiki,” tutur pengelola di hadapan pimpinan rapat.

Evaluasi ini menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan program MBG di Bontang. Tanpa adanya pembenahan mendasar pada manajemen suhu, batas waktu simpan, dan sterilisasi dapur, permohonan maaf pengelola tak akan mampu menjamin keselamatan perut ribuan siswa di sekolah.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: KPU Kota Bontang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) evaluasi Standar Pelayanan Publik yang dirangkai dengan Bedah Buku “Dana Kampanye 2024: Mengungkap Keuangan dalam Demokrasi Indonesia” di Ruang HKM Kantor KPU Bontang. Rabu (12/8/2026).

Buka Ruang Evaluasi, KPU Bontang Gandeng Akademisi dan Media Bahas Pelayanan hingga Dana Kampanye

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Residivis Pengedar Sabu di Samarinda Tewas Kecelakaan Saat Kejar-Kejaran dengan Polisi

Residivis Pengedar Sabu di Samarinda Tewas Kecelakaan Saat Kejar-Kejaran dengan Polisi

3 Desember 2022
Foto: Pengungkapan kasus peredaran narkotika berjenis sabu di ruang Rupatama Mapolresta Samarinda pada, Selasa (4/2/2025).

Sinergi Ungkap Peredaran Narkoba, Karutan Samarinda Hadiri Press Rilis Kapolresta Samarinda

5 Februari 2025
Amir Tosina Ingin Dinas PUPR Kawal 3 Perusahaan Perbaiki Jalan Rusak di Bonles

Amir Tosina Ingin Dinas PUPR Kawal 3 Perusahaan Perbaiki Jalan Rusak di Bonles

21 Oktober 2021
Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid, Ajak Pemuda Milenial Pahami Perda Ketahanan Keluarga

4 Juli 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Buka Ruang Evaluasi, KPU Bontang Gandeng Akademisi dan Media Bahas Pelayanan hingga Dana Kampanye 12 Agustus 2026
  • Dinkes Temukan Bakteri Patogen, Wakil Wali Kota Bontang Audit Sistem Distribusi MBG 12 Agustus 2026
  • Usia ke-28 tahun, IJTI Berkomitmen Menjaga Marwah Jurnalisme Televisi Dan Demokrasi 10 Agustus 2026
  • Andi Satya Nahkodai DPD Golkar Samarinda, Sinyal Rebut Puncak Parlemen, Incar Tiket Pilwali 9 Agustus 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...