Kamis, September 10, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Raperda Kepemudaan dan Penanggulangan Bencana Industri Lebih Implementatif

inspirasa.co by inspirasa.co
2 Juni 2026
in Daerah, Politik
0
Fraksi PDI Perjuangan setuju atas pembahasan dua raperda inisiatid legislator. (FOTO)

Fraksi PDI Perjuangan setuju atas pembahasan dua raperda inisiatid legislator. (FOTO)

316
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bontang memberikan sejumlah catatan strategis terhadap dua rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD, yakni Raperda tentang Kepemudaan dan Raperda tentang Penanggulangan Bencana Industri di Daerah.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bontang, Winardi, dalam rapat kerja DPRD Kota Bontang, Jumat (29/5/2026).

Baca juga :

22 Tahun Kasus Munir, Melawan Lupa, Menuntut Aktor Intelektual

Sabet Penghargaan Terbaik I Sektor Kesehatan dan Lingkungan, Pemkot Bontang Kantongi Insentif Rp4 Miliar

Dalam penyampaiannya, Winardi mengapresiasi tanggapan Pemerintah Kota Bontang yang pada prinsipnya menerima dan menyambut baik kedua raperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut. Menurutnya, regulasi yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

Terkait Raperda tentang Kepemudaan, Fraksi PDI Perjuangan menilai materi muatan yang diatur harus selaras dengan kewenangan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan beserta peraturan turunannya.

“Pengembangan kepemimpinan pemuda harus diarahkan secara substantif. Kebijakan yang disusun perlu membuka ruang kaderisasi berbasis kompetensi, kewirausahaan, inovasi digital, kepeloporan sosial, serta meningkatkan partisipasi pemuda dalam pemerintahan daerah,” ujar Winardi.

Ia menjelaskan, pembangunan kepemudaan tidak cukup hanya melalui pendekatan normatif dalam sebuah regulasi. Pemerintah daerah harus memastikan hadirnya program-program konkret yang mampu meningkatkan kapasitas generasi muda.

Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong agar kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada pengembangan kreativitas, kapasitas, dan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah dapat menjadi salah satu prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Selain itu, penyediaan sarana dan prasarana bagi pemuda dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda. Mulai dari ruang kreatif, pusat aktivitas kepemudaan, fasilitas olahraga hingga wadah pengembangan ekonomi kreatif perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Penguatan sinergi antarperangkat daerah juga harus dilakukan agar pelayanan kepada pemuda dapat berjalan terpadu dan terintegrasi,” tegasnya.

Winardi menambahkan, pengembangan organisasi kepemudaan perlu dilandasi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas. Sementara penghargaan bagi pemuda maupun organisasi kepemudaan berprestasi harus diberikan berdasarkan indikator yang objektif, terukur, dan memiliki dampak nyata terhadap pembangunan daerah.

Sementara itu, terkait Raperda tentang Penanggulangan Bencana Industri di Daerah, Fraksi PDI Perjuangan menilai regulasi tersebut harus memiliki kekhususan dan tidak mengulang materi yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah maupun Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang Mitigasi Bencana Banjir.

Menurut Winardi, fokus utama regulasi tersebut harus menitikberatkan pada aspek mitigasi risiko, kesiapsiagaan, sistem peringatan dini, tanggung jawab perusahaan, perlindungan masyarakat di sekitar kawasan industri, serta mekanisme koordinasi lintas sektor saat terjadi keadaan darurat industri.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyatakan dapat menerima usulan perubahan judul menjadi Raperda tentang Penanggulangan Bencana Industri di Daerah sepanjang substansi yang diatur benar-benar memperkuat upaya penanganan bencana industri secara spesifik, komprehensif, dan implementatif.

“Penambahan materi teknis nantinya dapat dibahas lebih lanjut antara DPRD dan pemerintah daerah sesuai kesepakatan bersama dalam tahapan pembahasan berikutnya,” katanya.

Melalui dua raperda tersebut, Fraksi PDI Perjuangan berharap lahir regulasi yang tidak hanya menjadi landasan hukum, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bontang. Baik dalam mendorong pengembangan potensi pemuda maupun memperkuat sistem mitigasi dan penanganan bencana di kawasan industri yang menjadi karakteristik utama Kota Bontang.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Anggota Fraksi PKB DPRD membacakan tanggapan fraksi atas jawaban kepala daerah. (FOTO)

Fraksi PKB DPRD Bontang Dorong Pemuda Jadi Penggerak Utama Pembangunan Daerah

DPRD Samarinda Khawatir Larangan Guru Honorer Perparah Kekurangan Tenaga Pengajar

DPRD Samarinda Khawatir Larangan Guru Honorer Perparah Kekurangan Tenaga Pengajar

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Tips Semangat Belajar di Bulan Puasa bagi Mahasiswa ala Ketua Diktilitbang Pengurus Pusat Muhammadiyah

Tips Semangat Belajar di Bulan Puasa bagi Mahasiswa ala Ketua Diktilitbang Pengurus Pusat Muhammadiyah

31 Maret 2023
Subandi Dorong Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan di Samarinda

Subandi Dorong Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan di Samarinda

22 Mei 2025
Salehuddin Desak Aksi Cepat, 50% Sekolah di Kaltim Masih Belum Bersertifikat

Salehuddin Desak Aksi Cepat, 50% Sekolah di Kaltim Masih Belum Bersertifikat

13 April 2025
Pacar Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan

Pacar Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan

31 Desember 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • 22 Tahun Kasus Munir, Melawan Lupa, Menuntut Aktor Intelektual 8 September 2026
  • Lindungi Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Tegaskan Larangan Bakar Lahan 6 September 2026
  • Operasi Water Bombing Tim Udara Kendalikan Karhutla di IKN Menyisir Bukit Tengkorak hingga Tol Balsam 6 September 2026
  • Berantas Akun Anonim dan Tekan Hoaks, Bikin Akun Medsos Wajib Pakai KTP, Ini Kata Bakom RI 5 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...