Jumat, September 11, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Business

Hewan Qurban di Bontang Melewati Tahap Pemeriksaan Ketat, Akibat PMK Stok Sapi Berkurang

inspirasa.co by inspirasa.co
28 Juni 2022
in Advetorial, Business, Daerah, Health, Info Terkini, Politik
0
Hewan Qurban di Bontang Melewati Tahap Pemeriksaan Ketat, Akibat PMK Stok Sapi Berkurang

Foto istimewa hewan qurban sapi milik warga.

375
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Jelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriah tahun 2022, Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam mengatakan bahwasanya hewan untuk qurban khususnya sapi yang ada di Bontang bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

Rustam menjelaskan, seluruh sapi-sapi yang masuk ke Bontang untuk qurban ini dinyatakan aman oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) dan telah melalui tahap pemeriksaan secara ketat, baik pemeriksaan administratif maupun secara klinis.

Baca juga :

22 Tahun Kasus Munir, Melawan Lupa, Menuntut Aktor Intelektual

Sabet Penghargaan Terbaik I Sektor Kesehatan dan Lingkungan, Pemkot Bontang Kantongi Insentif Rp4 Miliar

“Sudah dilakukan pemeriksaan ketat. Jadi dipastikan sapi yang masuk di Bontang sudah bebas dari PMK,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Politikus partai Golkar ini menjelaskan, pada dasarnya penyakit PMK tersebut tidak berdampak pada manusia, lantaran penularannya hanya dari hewan ke hewan lain. Meski demikian, ia tetap menghimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat hendak mengolah daging qurban harus memperhatikan kebersihan.

“Penyakit PMK ini tidak menular ke manusia. Tapi untuk antisipasi sebelum di konsumsi langsung direbus dulu 30 menit,” timpalnya.

Lanjut Rustam menuturkan, akibat wabah PMK ini stok sapi di kota taman menjadi berkurang, walhasil harganya pun semakin melambung tinggi. Bahkan selisihnya bisa sampai sampai Rp 2-5 juta dari selisih harga sebelumnya.

“Memang lagi tinggi harganya, karena stoknya berkurang,” terangnya.

Sementara DKP3 Bontang sampai saat ini masih terus memantau dan memastikan seluruh hewan qurban yang datang ke Bontang. Kebanyakan hewan tersebut dikirim dari pulau Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Lantaran berdasarkan data siagapmk.id, Kaltim, Sulawesi dan NTT dinyatakan zona hijau penularan PMK. Sementara, untuk di pulau Jawa sedang mengalami zona merah wabah PMK. Sehingga tidak diperbolehkan mengirim sapi merek ke Bontang.

Penulis : Yayuk

Editor : Ars

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Besok Masyarakat Bufferzone Menggugat Gelar Demonstrasi Tuntut Transparansi CSR PKT

Besok Masyarakat Bufferzone Menggugat Gelar Demonstrasi Tuntut Transparansi CSR PKT

Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam Dorong Pemkot Tingkatkan Promosi Wisata

Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam Dorong Pemkot Tingkatkan Promosi Wisata

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Pandi Widiarto Usulkan Bus Listrik Sebagai Sarana Transportasi Ramah Lingkungan

Pandi Widiarto Usulkan Bus Listrik Sebagai Sarana Transportasi Ramah Lingkungan

1 Desember 2024
Lampu PJU Padam di Jalan Cipto Mangunkusumo (Ex Pupuk Raya) di Keluhkan Warga, Abdul Malik Desak Pemkot Segera Perbaiki

Lampu PJU Padam di Jalan Cipto Mangunkusumo (Ex Pupuk Raya) di Keluhkan Warga, Abdul Malik Desak Pemkot Segera Perbaiki

1 November 2021
Foto: Debat publik perdana calon wali kota dan wakil wali Bontang resmi digelar di Hotel Grand Mutiara, Minggu (10/11/2024).

Ketua KPU Bontang Muzzaroby: Debat Perdana, Paslon Paparkan Program dan Visi-Misi Secara Mendalam ke Publik

10 November 2024
Fokus Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ponpes, Polres Bontang Periksa Beberapa Saksi

Fokus Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ponpes, Polres Bontang Periksa Beberapa Saksi

1 Desember 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Patroli Udara Pantau Titik Karhutla, Otorita IKN: Padam Bukan Berarti Selesai 11 September 2026
  • 5 Jurnalis Hilang di Krakatau, IJTI: Tidak Ada Berita Seharga Nyawa Manusia, Evaluasi SOP Peliputan Berisiko 11 September 2026
  • 22 Tahun Kasus Munir, Melawan Lupa, Menuntut Aktor Intelektual 8 September 2026
  • Lindungi Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Tegaskan Larangan Bakar Lahan 6 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...