Sabtu, Mei 16, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Husni Fakhruddin Desak Pemkot Bontang Tegas Tangani Pencemaran Laut Akibat Limbah PT EUP

inspirasa.co by inspirasa.co
21 April 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM
0
Husni Fakhruddin Desak Pemkot Bontang Tegas Tangani Pencemaran Laut Akibat Limbah PT EUP

Foto : Husni Fahruddin Anggota Komisi II DPRD Kaltim.

345
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda — Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fakhruddin, angkat suara terkait dugaan pencemaran lingkungan di perairan Bontang. Politisi yang akrab disapa Ayub itu mendesak Pemerintah Kota Bontang agar bertindak cepat, tegas, dan transparan dalam menyelesaikan kasus limbah industri yang diduga berasal dari PT Energi Unggul Persada (EUP).

Kasus ini mencuat sejak 19 Maret 2025, ketika nelayan di Santan Ilir, Kutai Kartanegara, menemukan ribuan ikan mati mengambang di perairan Bontang Lestari. Dugaan kuat mengarah pada aktivitas industri PT EUP, namun hingga kini, hasil resmi uji laboratorium dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang dan DLH Provinsi Kalimantan Timur belum dipublikasikan.

Baca juga :

Parkir Liar Pelajar Disorot, DPRD Samarinda Dukung Penertiban di Jalan Wijaya Kusuma I

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

Husni Fakhruddin menilai pemerintah harus mengutamakan keterbukaan demi kepentingan masyarakat.

“Ini kepentingan publik. Jangan main-main dong. Pencemaran lingkungan tidak boleh dibiarkan. Jangan semena-mena!” tegas Ayub dalam keterangannya di Samarinda, Senin (21/4)

Ia juga meminta DLH dan pihak terkait segera mengumumkan hasil uji sampel agar masyarakat, khususnya para nelayan, mendapat kejelasan.

Menurutnya, ketertutupan informasi bisa memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pembohongan publik bisa saja terjadi kalau tidak ada keterbukaan. Pemerintah itu punya kewajiban melayani rakyat, bukan malah membuat rakyat curiga,” ucapnya.

Ia menekankan, persoalan ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut kehidupan ekonomi nelayan serta ketenangan sosial di wilayah pesisir.

Ayub juga memperingatkan bahwa jika penanganan kasus ini terus berlarut-larut tanpa kepastian, gejolak sosial sulit dihindari.

“Kalau warga sudah tidak percaya lagi pada pemerintah, maka gejolak pasti muncul. Ini harus dicegah. Maka saya minta, selesaikan segera, dan lakukan secara transparan!” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Agus Aras Soroti Tantangan dan Peluang Pariwisata Kalimantan Timur: Potensi Besar yang Masih Tersembunyi

Agus Aras Soroti Tantangan dan Peluang Pariwisata Kalimantan Timur: Potensi Besar yang Masih Tersembunyi

Fuad Fakhruddin Sambut Postif Pendirian Sekolah Rakyat di Samarinda

Fuad Fakhruddin Sambut Postif Pendirian Sekolah Rakyat di Samarinda

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris

Agus Haris Ungkap 5 Poin Penting Pengembangan Kawasan Industri Baru (KIB) di Bontang Lestari

15 Juli 2024
Faisal Soroti 77 Event Wisata yang Selalu Digelar di Lang-Lang, Selambai Punya Destinasi Wisata Religi Masjid Terapung

Faisal Soroti 77 Event Wisata yang Selalu Digelar di Lang-Lang, Selambai Punya Destinasi Wisata Religi Masjid Terapung

5 Juni 2023
Pemkab Kukar Apresiasi Peran Serta Kodim 0906 Kukar, Berkontribusi Besar Terhadap Industri Pertanian

Pemkab Kukar Apresiasi Peran Serta Kodim 0906 Kukar, Berkontribusi Besar Terhadap Industri Pertanian

3 November 2023
Pedagang Kaki Lima dan Warung Bakal Dapat Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta, Disalurkan oleh TNI dan Polri

Pedagang Kaki Lima dan Warung Bakal Dapat Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta, Disalurkan oleh TNI dan Polri

8 Oktober 2021

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Buka Pintu Revisi Perda ‘Lawas’ THM dan Miras, Neni Moerniaeni: Sesuaikan Aturan, Bukan Legalkan Maksiat 15 Mei 2026
  • Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR 15 Mei 2026
  • Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh 15 Mei 2026
  • Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif 15 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...