Rabu, Mei 13, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Ini 7 Fakta Menarik Fenomena Gerhana Bulan Total Malam Ini, Bisa Dilihat di Kaltim

inspirasa.co by inspirasa.co
8 November 2022
in Lingkungan, Nasional, Sains, World
0
Ini 7 Fakta Menarik Fenomena Gerhana Bulan Total Malam Ini, Bisa Dilihat di Kaltim

Foto via goggle

393
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Ada 7 fakta menarik pada fenomena Gerhana Bulan Total yang terjadi pada malam ini, Selasa (8/11/2022).

Jangan sampai terlewatkan untuk dapat melihat Gerhana Bulan Total kali ini, pasalnya fenomena ini akan menjadi yang terakhir kali untuk 2022 hingga 3 tahun mendatang.

Baca juga :

Otorita IKN Gandeng Satgas Lintas Lembaga Berantas Tambang Ilegal di Kawasan Nusantara

Perkuat SDM dan Ekosistem Pendidikan, Kemendikti Sainstek Dorong Riset dan Magang Mahasiswa di IKN

Gerhana Bulan Total terjadi ketika fase Bulan Purnama. Namun, tidak semua fase Bulan Purnama dapat mengalami Gerhana Bulan.

Orbit Bulan yang miring 5,1 derajat terhadap ekliptika, serta waktu yang ditempuh Bulan kembali ke simpul yang sama lebih pendek 2,2 hari dibandingkan dengan waktu yang ditempuh Bulan agar berkonfigurasi dengan Bumi dan Matahari dalam satu garis lurus.

Nah! berikut ini 7 fakta-fakta yang menarik, tentang Gerhana Bulan Total dikutif dari berbagai sumber.

1. Durasi Gerhana Bulan Total 1 Jam 24 Menit

Peneliti Pusat Riset Antariksa, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, Andi Pangerang, menjelaskan durasi Gerhana Bulan Total 8 November 2022 akan berlangsung selama 1 jam 24 menit 58 detik.

2. Lebar Gerhana Bulan

Lebar Gerhana Bulan Total kali ini sebesar 1,3589 dengan jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2570. Gerhana ini termasuk dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam seri Saros 136 (1680-2960).

3. Gerhana Bulan Total 8 November 2022 Jadi Fenomena Langka

Gerhana Bulan Total untuk satu dekade berikutnya yang dapat teramati di Indonesia akan terjadi pada 8 September 2025, 3 Maret 2026, malam tahun baru 2029, 21 Desember 2029, 25 April 2032, dan 18 Oktober 2032.

Dikutip dari Todayonline, Selasa (08/11/2022), pengamatan langit malam hari dari Asia Timur ke Amerika Utara akan disuguhi tontonan langka “Beaver Blood Moon” pada hari Selasa.

Jika cuaca memungkinkan, saat Bumi, Bulan, dan Matahari sejajar untuk menghasilkan Gerhana Bulan Total untuk terakhir kalinya hingga tahun 2025.

4. Dijuluki Beaver Moon

Peristiwa hari Selasa akan bertepatan dengan Beaver Moon, sebuah julukan untuk Bulan Purnama bulan November yang diadopsi oleh Old Farmer’s Almanac yang konon berasal dari bahasa Algonquian yang pernah digunakan oleh penduduk asli Amerika di wilayah New England.

Ketika dikombinasikan dengan fenomena Gerhana Bulan Total, secara luas disebut sebagai Beaver Blood Moon di Amerika Serikat.

5. Bulan akan Terlihat Merah seperti Darah

fenomena bulan darah pada hari Selasa tidak hanya akan terlihat merah untuk waktu yang sangat lama, tetapi juga akan terlihat sangat aneh saat naik ke langit.

Warna merah yang terjadi di Bulan karena sinar Matahari di sekitar tepi luar bayangan gerhana, atau umbra, yang disaring dan dibiaskan saat melewati atmosfer Bumi. Hal ini membuat Bulan secara tidak langsung berada dalam cahaya tembaga redup.

Tingkat kemerahan tergantung pada kondisi atmosfer yang bervariasi dengan tingkat polusi udara, badai debu, asap kebakaran hutan dan bahkan abu vulkanik.

6. Wilayah Mengamati Gerhana Bulan Total

Dikutip dari NASA, Gerhana Bulan Total dapat dilihat sepenuhnya di seluruh Amerika Utara dan Tengah dan di Ekuador, Kolombia, dan bagian barat Venezuela dan Peru. 

Di Puerto Rico, Bulan terbenam tepat setelah totalitas dimulai. Gerhana juga terlihat di Asia, Australia, dan Selandia Baru. Selain itu mereka Alaska dan Hawaii akan memiliki kesempatan untuk melihat setiap tahap gerhana.

Masyarakat di Indonesia pun bisa melihat Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022. Simak informasi lengkap tentang jadwal dan wilayah melihat Gerhana Bulan Total di sini. 

7. Waktu Untuk Melihat Gerhana di Indonesia

Peneliti Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Andi Pangerang menuturkan, fenomena ini bisa diamati dari Indonesia. Lantas, jam berapa dan di mana gerhana bulan total ini bisa diamati dari Indonesia.

Gerhana Bulan Total kali ini akan memiliki durasi selama 1 jam, 24 menit, 58 detik dengan durasi umbral selama 3 jam, 39 menit, 50 detik.

Puncak Gerhana Bulan Total dapat disaksikan mulai pukul 18.00 WIB/19.00 Wita, atau 20.00 WIT.

Berikut ini jadwal Gerhana Bulan Total di sejumlah wilayah di Indonesia yang akan terjadi 8 November 2022 malam sebagaimana dikutip dari laman resmi.

1. Awal Penumbra (P1)

Pukul 15.02 WIB/16.02 Wita/17.02 WIT: Tidak dapat teramati dari Seluruh Indonesia.

2. Awal Sebagian (U1)

Pukul 16.09 WIB/17.09 Wita/18.09 WIT: Wilayah yang bisa menyaksikan Papua, Papua Barat, Pulau Seram, Pulau Halmahera, Kepulauan Aru, Kepulauan Kai, Kepulauan Tanimbar.

3. Awal Total (U2)

Pukul 17.16 WIB/18.16 Wita/19.16 WIT: Wilayah yang bisa mengamaati Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi NTT, NTB, Bali, Kaltara, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Kapuas Hulu.

4. Puncak Gerhana

Pukul 18.00 WIB/19.00 Wita/20.00 WIT: Seluruh Indonesia bisa mengamati kecuali Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu.

5. Akhir Total (U3)

Pukul 18.41WIB/19.41 Wita/20.41 WIB: Seluruh Indonesia bisa mengamati.

6. Akhir Sebagian (U4)

Pukul 19.49 WIB/20.49 Wita/21.49 WIT: Seluruh Indonesia bisa mengamati.

7. Akhir Penumbra (P4)

Pukul 20.56 WIB/21.56 Wita/22.56 WIT: Seluruh Indonesia bisa mengmati.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Gudang yang Dipenuhi Plastik Sebabkan Api Cepat Menyebar

Gudang yang Dipenuhi Plastik Sebabkan Api Cepat Menyebar

Buntut Pernyataan Ismail Bolong, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto Dilaporkan ke Propam

Buntut Pernyataan Ismail Bolong, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto Dilaporkan ke Propam

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran turut menghadiri pelantikan dan pengukuhan KADIN Kalimantan Timur yang digelar di Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, pada Semin (2/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KADIN Kaltim 2025–2030 Resmi Dilantik Jadi Tonggak Sejarah Dunia Usaha di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara

3 Maret 2026
Foto: Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian didampingi Waka Polres Kompol Faisal di kegiatan Konferensi pers rilis akhir tahun 2024 pada Selasa (31/12/2024).

Polres Bontang Beberkan Penanganan Kasus Sepanjang 2024, Judi Online, Narkoba dan BBM Ilegal Jadi Atensi

31 Desember 2024
Foto Layar Nobar Pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas China yang digelar Pemkot Bontang.

Tendangan Penalti Romeny Menangkan Indonesia Lawan China 1-0

5 Juni 2025
Orang Tua Siswa Gunting Paksa Rambut Guru Anaknya

Orang Tua Siswa Gunting Paksa Rambut Guru Anaknya

22 Januari 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wawali Bontang Agus Haris: Sentuhan Pendidikan di Pesisir Jangan Hanya Jadi Pelengkap 12 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris: Anak Bontang Jangan Jadi Beban Sosial di Masa Depan 12 Mei 2026
  • PJPK Jadi Acuan Strategis Penanganan Stunting dan Kemiskinan di Bontang 12 Mei 2026
  • Muhammad Sahib Dorong Revisi Perda Miras: Jangan Lagi Main Kucing-Kucingan 12 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...