Senin, Juni 15, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Kenapa Grup WA Sekolah Tidak Efektif bagi Prestasi Anak? Ini Penjelasan Guru Besar UIN Surabaya

inspirasa.co by inspirasa.co
29 April 2026
in Info Terkini
0
Foto Istimewa: Prof. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D., Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dalam sesi talkshow Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah untuk Anak Berprestasi di EduFun East, Surabaya (28/4/2026).

Foto Istimewa: Prof. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D., Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dalam sesi talkshow Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah untuk Anak Berprestasi di EduFun East, Surabaya (28/4/2026).

325
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co — Jutaan orang tua Indonesia setiap hari membuka grup WhatsApp wali kelas dengan keyakinan penuh bahwa mereka sudah cukup terlibat dalam pendidikan anak. Keyakinan itu salah besar — dan ada bukti ilmiah internasional yang membuktikannya.

Peringatan keras itu disampaikan Prof. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D., Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dalam sesi talkshow Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah untuk Anak Berprestasi di EduFun East, Surabaya (28/4/2026).

Baca juga :

Dua Remaja Pelaku Vandalisme Diamankan, Polres Bontang Utamakan Pembinaan

Fraksi Amanat Demokrat Bergelora DPRD Bontang Dorong Raperda Kepemudaan Segera Dibahas

“WhatsApp itu tidak dirancang untuk pendidikan. Kita yang memaksanya jadi alat komunikasi sekolah-orang tua karena tidak ada yang lain,” ujar Profesor Imas, Selasa (28/4/2026).

Riset Internasional: Dampak Informasi Rutin

Profesor Imas memaparkan penelitian Profesor Peter Bergman yang dipublikasikan di Journal of Political Economy tahun 2021 membagi orang tua menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mendapat informasi perkembangan anak dari guru secara rutin setiap dua minggu sekali, sedangkan kelompok kedua tidak. Hasilnya mencolok: anak dari kelompok pertama mengalami kenaikan kompetensi akademik yang signifikan.

Penelitian lanjutan oleh Bergman dan Chan tahun 2021 di West Virginia memperkuat temuan ini. Sekolah yang mengirimkan pesan kepada orang tua setiap kali anak tidak masuk kelas atau tidak mengerjakan tugas mencatat penurunan angka kegagalan mata pelajaran sebesar 27 persen. Hasil serupa juga ditemukan di Chile oleh tim Berlinski pada 2024 — nilai matematika naik, kehadiran membaik — membuktikan pola ini berlaku di negara berkembang.

“Komunikasi guru-orang tua yang rutin dan akurat secara langsung menggerakkan karakter, kompetensi, dan skill anak,” kata Profesor Imas.

5 Alasan Kegagalan WhatsApp sebagai Alat Komunikasi Pendidikan

Profesor Imas yang juga merupakan ibu dari tiga anak memaparkan lima kegagalan struktural platform tersebut. Pertama, informasi bersifat broadcast generik — bukan laporan spesifik per anak. Kedua, pesan penting kerap tenggelam di antara stiker dan obrolan tidak relevan. Ketiga, informasi sensitif tidak seharusnya diekspos di forum terbuka. Keempat, WhatsApp tidak terhubung dengan data akademik sekolah. Kelima, ratusan notifikasi justru menjadi beban kognitif bagi orang tua bekerja.

“Orang tua merasa sudah terhubung dengan sekolah karena ada di grup. Padahal yang mereka dapat hanya kebisingan, bukan informasi yang benar-benar dibutuhkan tentang kondisi spesifik anak mereka,” ujarnya.

Standar Minimal Informasi Bagi Orang Tua

Prof. Imas menetapkan empat informasi minimum yang berhak diterima orang tua: kehadiran anak secara real-time, perkembangan nilai akademik, jadwal ekstrakurikuler, serta kontak pendamping kegiatan. Sebagai solusi, diperkenalkan platform SEVIMA PENA Parent Connect yang mengintegrasikan data kehadiran dan nilai secara real-time langsung ke orang tua tanpa menambah beban guru.

Sebagai penutup sesi, moderator Dieno memperkenalkan SEVIMA PENA Parent Connect — platform digital besutan perusahaan teknologi pendidikan asal Surabaya, SEVIMA — yang dikembangkan untuk menjawab seluruh persoalan tersebut. Platform ini mengintegrasikan data kehadiran, nilai akademik, dan aktivitas sekolah secara real-time langsung ke notifikasi orang tua, tanpa menambah beban guru.

Bagi orang tua dan pihak sekolah yang ingin mengetahui lebih lanjut, booth SEVIMA PENA tersedia di area kiri panggung EduFun East dengan warna biru. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Keterangan foto: Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Satuan Tugas Penanggulangan Aktivitas Ilegal, Universitas Mulawarman, serta berbagai pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Soeharto KM 65, pada Selasa (28/04/2026).

Kembalikan Fungsi Hutan Tropis, Libatkan Multipihak, 100 Bibit Pohon Endemik Ditanam di Kawasan IKN

Varia Niaga Kelola Kafe dan Jetski Teras Samarinda Lewat Pihak Ketiga, DPRD Nilai Kontribusi PAD Tak Maksimal

Varia Niaga Kelola Kafe dan Jetski Teras Samarinda Lewat Pihak Ketiga, DPRD Nilai Kontribusi PAD Tak Maksimal

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Rayakan Grand Opening, Duta Barbershop Diskon 15 Persen Sepanjang Pekan!

Rayakan Grand Opening, Duta Barbershop Diskon 15 Persen Sepanjang Pekan!

23 Maret 2021
Subandi Dukung Penuh Program Zero ODOL di Kaltim

Subandi Dukung Penuh Program Zero ODOL di Kaltim

6 Juli 2025
David Rante Soroti Efisiensi Bimtek

David Rante Soroti Efisiensi Bimtek

23 November 2024
Puji Setyowati Anggota DPRD Kaltim.

Puji Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

24 Oktober 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wisuda Akbar 728 Santri: BKPRMI Puji Insentif Guru Ngaji di Bontang, Salah Satu yang Tertinggi di Indonesia 14 Juni 2026
  • Bukan Cuma Akademik, Pentas Seni TK Cendrawasih Jadi Wadah Mentalitas Anak 13 Juni 2026
  • Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Bontang Siapkan Jurus Lintas Sektor Redam Inflasi 12 Juni 2026
  • Kadin Kaltim Minta Pengusaha Lokal Bersatu Hadapi Serbuan Korporasi Besar 11 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...