Minggu, Maret 22, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Nasional

Kominfo Ingin Bangun Search Engine Gatotkaca Pesaing Google

inspirasa.co by inspirasa.co
11 Agustus 2022
in Nasional
0
Kominfo Ingin Bangun Search Engine Gatotkaca Pesaing Google

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) berniat membangun search engine atau mesin pencari layaknya Google yang bakal diberi nama Gatotkaca. (Ist)

406
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co — Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate mengatakan pernah berencana membuat mesin pencarian atau search engine sendiri bernama Gatotkaca seperti Google Chrome.

Saat wawancara dengan Deddy Corbuzier di kanal YouTube Deddy Corbuzier dalam acara podcast #CloseTheDoor Corbuzier Podcast pekan lalu (3/8), Menteri Kominfo Johnny mengungkapkan rencananya membuat Gatotkaca.

Baca juga :

Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret

Anggaran Pendidikan untuk MBG Digugat, CALS Ajukan Diri Sebagai Pihak Terkait di MK

Kala itu, Deddy bertanya apakah mungkin warga Indonesia membuat aplikasi seperti Instagram. “Harus bisa,” kata Johnny menjawab pertanyaan Deddy, minggu lalu (3/8). “Bukan hanya aplikasi Instagram, tapi search engine pun harus bisa kita (warga Indonesia) buat,” tambah dia.

Johnny bercerita, ketika ia pertama kali menjabat menteri Kominfo pada akhir 2019, dia memanggil tim. Ia bertanya kepada timnya, “bisa tidak kita membuat search engine. Name it Gatotkaca misalnya,” ujar dia.

Ia juga sudah menghitung biaya yang mungkin dibutuhkan untuk membuat search engine seperti Google Chrome itu.

“Berapa triliun uang yang dibutuhkan untuk membangun itu. Saya sudah mempersiapkannya,” katanya.

Namun, pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada awal 2020. Fokus pemerintah pun beralih ke virus corona. Begitu pun dengan penggunaan anggaran.

Padahal menurutnya, Indonesia perlu memiliki kedaulatan di bidang digital, termasuk dengan membuat aplikasi sendiri.

Untuk mendukung independensi ini, kementerian membangun infrastruktur digital dari hulu hingga hilir, mulai dari backbone, middle mile hingga last mile.

Namun, Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya menilai bahwa langkah Kominfo itu sudah terlambat.

“Ibarat pertempuran search engine sudah lewat dan pemenangnya sudah jelas di dunia ini ya Google,” kata Alfons seperti dilansir dari katadata.co.id pada Selasa (9/8).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Alternatif Sumber Air Bersih, Komisi III DPRD Bontang Faisal Saran Pemkot Gunakan Waduk Marangkayu

Faisal Tolak Wacana Pendirian Pusat Kuliner di Eks Lahan Pasar Citra Mas

Honor Petugas Pemilu Naik, Kapan KPU Bontang Mulai Rekrutmen?

Honor Petugas Pemilu Naik, Kapan KPU Bontang Mulai Rekrutmen?

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Fraksi Gerindra Bersama Berkarya, menyampaikan pandangan umum fraksi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2024.

Fraksi Gerindra-Berkarya Kritik Serapan Anggaran OPD, Berpotensi Tingkatkan Silpa Hingga Tingginya Angka Kemiskinan dan Pengangguran

3 Agustus 2024
Mengejutkan! Hanya 56 dari 4.593 Kampus di Indonesia yang Sudah Terakreditasi Unggul

Mengejutkan! Hanya 56 dari 4.593 Kampus di Indonesia yang Sudah Terakreditasi Unggul

9 April 2023
DPRD Samarinda dan Disdikbud: Bedah Anggaran 2025 dan Tantangan Pendidikan Kota Samarinda

DPRD Samarinda dan Disdikbud: Bedah Anggaran 2025 dan Tantangan Pendidikan Kota Samarinda

1 Juli 2025
Kunjungan Pansus Raperda Ponpes di Pesantren Darul Salamah.

Pansus Raperda Ponpes Kunjungan ke Pesantren Darus Salamah

15 November 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret 19 Maret 2026
  • Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan 19 Maret 2026
  • 4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI 18 Maret 2026
  • Anggaran Pendidikan untuk MBG Digugat, CALS Ajukan Diri Sebagai Pihak Terkait di MK 18 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...