Samarinda — Kinerja Perumda Varia Niaga dalam berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda mendapat sorotan dari Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Samarinda.
Hal itu mencuat setelah rombongan Pansus meninjau langsung sejumlah unit usaha yang dikelola perusahaan daerah tersebut pada Senin (27/4/2026).
Unit usaha yang dikunjungi meliputi area parkir, kafe, dan wahana jetski. Peninjauan dilakukan untuk menilai potensi usaha sekaligus mengukur sejauh mana kontribusinya terhadap pendapatan daerah dalam kerangka evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah.
Wakil Ketua Pansus LKPJ, Abdul Rohim, menyebut Varia Niaga menjadi salah satu fokus perhatian karena perannya sebagai salah satu sumber pemasukan bagi Pemerintah Kota Samarinda.
Berdasarkan laporan yang diterima DPRD, Varia Niaga tercatat menyumbang PAD sebesar Rp500 juta. Namun angka tersebut belum memenuhi ekspektasi legislatif.
“Kontribusi Rp500 juta sudah kami catat, namun angkanya masih belum sesuai harapan. Kami mendorong agar perusahaan daerah bisa memberikan kontribusi yang lebih besar,” ujar Abdul Rohim.
Dari hasil kunjungan lapangan, Pansus menemukan fakta bahwa tidak semua unit usaha dikelola langsung oleh Varia Niaga. Sebagian, termasuk kafe dan wahana jetski, dijalankan melalui skema kerja sama dengan pihak swasta, sehingga Varia Niaga hanya memperoleh bagi hasil sekitar 10 persen dari pendapatan bersih pengelola.
“Dengan pola seperti ini, porsi yang diterima Varia Niaga tentu sangat terbatas. Pengelolaan secara mandiri perlu dipertimbangkan agar keuntungan yang masuk ke perusahaan daerah bisa lebih besar,” katanya.
Abdul Rohim menilai, pengelolaan langsung berpotensi meningkatkan laba Varia Niaga sekaligus mendorong setoran PAD kepada pemerintah kota menjadi lebih optimal.
Atas temuan tersebut, Pansus berencana memanggil manajemen Varia Niaga untuk meminta penjelasan terkait strategi bisnis dan alasan penggunaan skema kerja sama yang ada.
“Kami akan meminta klarifikasi selama waktu pembahasan masih memungkinkan,” tegasnya.(adv)

















