Kamis, Mei 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Pakar SEVIMA & Wakil Menteri Pendidikan Tinggi: Kampus Berdampak Sejahterakan Masyarakat Madura

inspirasa.co by inspirasa.co
20 Juli 2025
in Nasional
0
Foto: Pakar SEVIMA Live Bincang Kita di Kompas TV bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi: Kampus Berdampak Sejahterakan Masyarakat Madura

Foto: Pakar SEVIMA Live Bincang Kita di Kompas TV bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi: Kampus Berdampak Sejahterakan Masyarakat Madura

374
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Di pesisir Madura, para petani garam selama ini hidup dalam ketidakpastian karena bergantung pada sinar matahari dan cuaca yang sulit ditebak.

Kampus Berdampak, program Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kemendiktisaintek, hadir dengan cara kampus membuatkan teknologi bagi petani garam. Sehingga kampus tidak hanya menjadi pusat pencarian ilmu, tetapi juga menjadi motor penggerak peradaban yang solutif.

Baca juga :

Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran

Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3%

Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., bersama Pakar SEVIMA Wahyudi Agustiono PH.D, dalam tayangan Bincang Kita di TV Nasional “Harvesting Hope, Kemitraan Riset Indonesia-Australia untuk Solusi Nyata”.

“Harapan besarnya adalah kita ingin merevitalisasi bagaimana kampus-kampus ini membagi peran strategis yang dapat memberikan kontribusi pada kepentingan atau persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini,” ujar Prof. Fauzan, Minggu (20/7/2025) pagi.

*Teknologi untuk Memanen Garam*

Salah satu perwujudan dari visi tersebut adalah proyek “Harvesting Hope” di Madura, sebuah kemitraan riset antara Indonesia dan Australia melalui program KONEKSI. Dipimpin oleh Assoc. Prof. Wahyudi Agustiono, Ph.D., seorang dosen dari Universitas Trunojoyo Madura, proyek ini tidak hanya mencari solusi untuk satu masalah, tetapi menerapkan teknologi baru dan cerdas bernama “poligenerasi”.

Menurut Wahyudi, inovasi ini secara bersamaan mengatasi beberapa masalah sekaligus. Di lahan yang sama, petani tidak hanya memproduksi garam, tetapi juga membudidayakan rumput laut yang bernilai ekonomis, dan desalinasi mengubah air laut menjadi air bersih yang layak minum bagi warga.

Hebatnya lagi, dengan memasang panel surya dan teknologi Rankine Cycle yang mengubah panas menjadi listrik, proyek ini mampu menyediakan sumber energi mandiri untuk masyarakat sekitar dengan harga terjangkau.

Dampak langsung paling dirasakan warga adalah ketersediaan air bersih. Wahyudi menyebutkan bahwa dengan prototipe yang ada, masyarakat kini memiliki akses air minum yang aman.

“Jika beroperasi 8 jam, teknologi ini bisa menghasilkan air bersih dengan harga jual sekitar 500 ribu rupiah, dan itu sudah kami jual dengan harga di bawah air kemasan. Belum lagi pendapatan dari garam, rumput laut, dan listrik,” jelas Wahyudi yang juga menjadi narasumber dalam Bincang Kita Kompas TV.

*Kolaborasi hingga ke Australia*

Apa yang membuat proyek ini berbeda dari riset akademik konvensional? Menurut Wahyudi, perbedaannya terletak pada pendekatan dan orientasi.

“Kami mulai dari lokal, tapi berpikir global. Locally rooted, globally impacted, itu prinsip kami,” ujarnya.

Pendekatan strategis inilah yang berhasil menarik minat kolaborasi dari universitas ternama seperti Newcastle University dan MIT University Melbourne.

Keberhasilan ini juga tak lepas dari peran aktif mahasiswa yang terjun langsung ke lapangan. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga berinovasi. Salah satu contohnya adalah ketika para mahasiswa menemukan solusi teknis berupa pintu air otomatis untuk mengatasi masalah pada budidaya rumput laut, sebuah ide yang lahir dari investigasi langsung di lapangan, bukan dari dosen.

Prof. Fauzan, yang sempat berkunjung langsung ke lokasi proyek pada Februari lalu, mengaku sangat terkesan dengan dampak yang dihasilkan. Menurutnya, proyek ini adalah contoh ideal dari ekosistem riset yang berfungsi.

“Yang pertama, dalam proses riset itu melibatkan mahasiswa. Artinya, mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi dihadapkan pada tantangan yang sangat bermanfaat, memberi pengalaman dan pengetahuan langsung. Kedua, dari sisi petani. Mereka mulai memahami dan memiliki pengalaman dalam memproduksi garam dengan lebih baik. Riset yang dilakukan Pak Wahyudi dan tim memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” ungkap Prof. Fauzan. (Advetorial SEVIMA)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Hasil tangkapan layar video live FB Abdurahman Agu, Kapal Motor (KM) Barcelona 5 rute Manado-Talaud, Sulawesi Utara terbakar, penumpang terpaksa harus melompat kelaut untuk menghindari kobaran api. Pada Minggu (20/7/2025).

Penumpang KM 5 Barcelona Rute Manado-Talaud, Melompat ke Laut Selama 1 Jam, Selamatkan Diri dari Kobaran Api

CAPT: Wali Kota Neni Moerniaeni kala melepas ratusan peserta King of The Hills. Istimewa.

Lepas Ratusan Pelari King of The Hills, Wali Kota Neni Dorong Warga Budayakan Gaya Hidup Aktif

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

SDM Lokal Kaltim Harus Siap Hadapi Bonus Demografi 2030, Agusriansyah : Jangan Hanya Jadi Penonton

SDM Lokal Kaltim Harus Siap Hadapi Bonus Demografi 2030, Agusriansyah : Jangan Hanya Jadi Penonton

16 April 2025
Harga BBM Naik Lagi, Sila di Cek Daftar Harganya

Harga BBM Naik Lagi, Sila di Cek Daftar Harganya

13 Februari 2022
Puji Setyowati pada acara STQH XXVII di provinsi Jambi.

Puji Setyowati Bersyukur Kaltim Raih 2 Juara Harapan STQH XXVII Nasional

15 November 2023
Terus Direndam Banjir, Warga Bontang Permai Jengah dengan Janji Pemkot

Terus Direndam Banjir, Warga Bontang Permai Jengah dengan Janji Pemkot

1 Februari 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan 7 Mei 2026
  • Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik 7 Mei 2026
  • Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga 7 Mei 2026
  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...