SAMARINDA – Persoalan penyandang disabilitas yang belum terdaftar atau kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif di Samarinda dinilai perlu ditelusuri dari hal paling mendasar, yakni ketertiban administrasi kependudukan.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan pendataan tidak cukup hanya melihat status kepesertaan BPJS. Pemerintah perlu memastikan terlebih dahulu identitas, domisili hingga keberadaan warga tersebut dalam pencatatan administrasi di tingkat RT.
“Harus runut dulu asal-muasal dari kartu keluarganya. Mereka ini warga Samarinda atau tidak. Terus yang kedua, mereka sudah mendaftarkan tidak ke domisilinya, sudah didaftarkan tidak ke RT setempat,” kata Novan, Selasa (6/10/26).
Menurutnya, kepastian data kependudukan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut bantuan sosial. Warga yang telah tercatat dan memenuhi kriteria dapat dimasukkan dalam basis data penerima bantuan, termasuk diusulkan sebagai peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung Pemerintah Kota Samarinda.
“Pada saat itu sudah masuk, maka pemberian bantuan iuran oleh Kota Samarinda kan otomatis masuk. Hari ini kalau kita bicara tidak terdata, bagaimana kita mau menindaklanjuti?” ujarnya.
Novan menilai proses tersebut perlu dilakukan berjenjang, mulai dari RT hingga kelurahan dan pemerintah daerah. Ia juga meminta persoalan warga yang belum tercatat tidak serta-merta dibebankan kepada RT.
Jika warga mengaku telah melapor tetapi belum masuk dalam data, menurutnya, proses pelaporan perlu diperiksa terlebih dahulu, termasuk memastikan kesesuaian domisili dan administrasinya.
“RT itu kan punya tanggung jawab bagaimana wilayah atau kriteria yang dia cover sebagai tanggung jawab. Tanggung jawabnya bukan hanya masalah kamtibmas, tapi sosial dan lain-lain,” katanya.
Ia menegaskan, ketertiban administrasi kependudukan menjadi langkah awal agar warga yang membutuhkan perlindungan sosial tidak terlewat dalam pendataan pemerintah.
“Makanya saya bilang ketertiban kependudukan dulu. Itu dulu yang diutamakan,” terang Novan.(Adv)
















