Kamis, Mei 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Responden Seragam Gratispol Pemprov Kaltim, Ringankan Beban Orang Tua Murid, Begini Tanggapan Siswa

inspirasa.co by inspirasa.co
21 Mei 2026
in Info Terkini
0
Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Program Gratispol berupa pembagian seragam gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai dirasakan manfaatnya oleh ribuan siswa SMA, SMK, dan SLB di 10 kabupaten/kota.

Meski menuai banyak apresiasi karena meringankan beban ekonomi orang tua, program ini menyisakan sejumlah catatan evaluasi di lapangan, mulai dari masalah ukuran hingga logistik produksi.

Baca juga :

PBI BPJS Pusat Dicabut Sementara, Komisi A DPRD Bontang Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Aman

DPRD Bontang Dorong Penguatan SDM, Sekolah Inklusi hingga Dukungan Anggaran di Autis Center

Dengan total anggaran mencapai Rp65 miliar dari APBD Kaltim tahun 2025, program ini menyasar sekitar 65 ribu siswa baru kelas 10.

Setiap siswa menerima paket perlengkapan lengkap, mulai dari seragam putih abu-abu, hijab (bagi siswi muslimah), tas sekolah, sepatu, topi, dasi, sabuk, hingga kaus kaki. Pagu anggaran ditetapkan sebesar Rp1 juta per siswa, dengan distribusi bertahap yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim bersama pihak sekolah.

Secara umum, mayoritas siswa mengakui program ini sangat membantu. Terlebih, biaya perlengkapan sekolah kerap menjadi beban finansial utama orang tua saat tahun ajaran baru.

Maliqa Nuur Shafa Sufiana, siswi SMAN 16 Samarinda, menyebut proses pendataan ukuran oleh pihak sekolah sebenarnya cukup sederhana. Namun, ia sempat menerima seragam lengan pendek yang tidak sesuai dengan kebutuhannya sebagai siswi berhijab.

“Awalnya dapat lengan pendek, lalu ibu saya meminta penukaran ke sekolah. Beberapa minggu kemudian baru diganti jadi lengan panjang,” ujar Maliqa. Ia juga menambahkan bahwa bahan pakaian yang diterima justru lebih nyaman dan sejuk dibanding seragam miliknya sendiri.

Selain masalah ukuran, desain tas dan sepatu yang seragam memicu persoalan minor di sekolah yakni rawan tertukar.

“Kalau tas masih bisa dikasih tanda atau dekorasi supaya gampang dikenali. Tapi kalau sepatu susah dibedakan karena sama semua,” selorohnya.

Masalah ukuran juga dialami Christian Naek Hamonangan Tambun, siswa SMAN 16 lainnya. Meski nomor sepatu yang datang sudah sesuai data (ukuran 44), ukuran riilnya ternyata jauh lebih besar dari standar biasanya. Namun, ia tetap menilai barang-barang tersebut sangat fungsional dan nyaman digunakan sehari-hari.

“Saya cari teman yang sepatunya kekecilan lalu kami saling tukar. Jadi sama-sama pas,” kata Christian. Meski ada kendala ukuran, ia tetap menilai barang-barang tersebut sangat fungsional dan nyaman digunakan sehari-hari.

Apresiasi senada juga datang dari Rachmad Irfan Zaini dan Satria Jibril Surya Susanto (siswa SMAN 14 Samarinda). Mereka sepakat kualitas produk konveksi dan sepatu yang diberikan berada di atas ekspektasi mereka, serta berhasil menekan pengeluaran orang tua secara signifikan.

Penjelasan Disdikbud: Klarifikasi Anggaran dan Garansi After Sales
Menanggapi dinamika di lapangan, Disdikbud Kaltim memastikan program Gratispol telah berjalan sesuai target yang berakhir pada 31 Desember 2025. Penelaah Teknis Kebijakan/PPTK Disdikbud Kaltim, Priangga, mengeklaim angka kesalahan logistik (retur) di lapangan sangat minim.

“Dari sekitar 60 ribu paket, jumlah retur tidak sampai 100 kasus dan semuanya sudah diselesaikan,” jelas Priangga.

Untuk mengantisipasi salah ukuran atau kerusakan kain, Disdikbud menyediakan layanan garansi (after sales) selama tiga bulan. Pihak sekolah diwajibkan langsung mendata kerusakan—seperti kancing lepas atau isi paket yang tertukar—agar penyedia barang bisa segera menggantinya.
Priangga juga meluruskan persepsi publik mengenai anggaran. Nilai Rp1 juta yang beredar di masyarakat adalah pagu anggaran, bukan harga kontrak akhir per paket.

“HPS (Harga Perkiraan Sendiri) yang kami susun pasti di bawah pagu, dan nilai kontrak dengan penyedia barang berada di bawah HPS setelah proses negosiasi. Jadi, harga riil per paketnya tidak tepat Rp1 juta,” tegasnya.

Ia menambahkan, penentuan harga ini tetap mengutamakan kualitas produk yang lolos uji laboratorium Kementerian Perdagangan di Bandung dan Tanggulangin.

Di sisi lain, proyek bernilai puluhan miliar ini memunculkan fakta bahwa seluruh proses produksi massal terpaksa dilarikan ke luar Kalimantan Timur. Priangga mengungkapkan, keterbatasan industri konveksi lokal menjadi alasan utama.

“Di Kaltim belum ada pabrik konveksi dengan kapasitas sebesar itu. Mengingat waktu produksi yang pendek hanya sekitar dua bulan kami harus bermitra dengan perusahaan luar daerah yang memiliki mesin, SDM, dan fasilitas produksi skala besar,” pungkasnya.

Hal ini menjadi catatan kritis bagi daerah. Ke depan, program jaminan sosial serupa diharapkan tidak hanya sukses membagikan barang, tetapi juga mampu menstimulus pertumbuhan industri konveksi dan manufaktur lokal di Kalimantan Timur.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Ketua DPRD Kutim Joni Serahkan Bantuan Motor Roda Tiga ke Warga Desa Singa Geweh Sangatta

Ketua DPRD Kutim Joni Serahkan Bantuan Motor Roda Tiga ke Warga Desa Singa Geweh Sangatta

24 November 2023
Foto ilustrasi Aparatur Sipil Negara

Aturan Jam Kerja Terbaru, ASN Diminta Masuk Kerja Lebih Pagi

3 Juli 2024
DPRD Kaltim Bentuk Empat Pansus, Masa Kerja Selama Tiga Bulan

DPRD Kaltim Bentuk Empat Pansus, Masa Kerja Selama Tiga Bulan

21 Februari 2023
Foto: Laga penuh tensi yang mempertemukan Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah tersaji dalam semifinal PKT Cup 2025 di Stadion Mulawarman, Kamis (18/9/2025) malam.

Lakoni Laga Penuh Tensi, Tanjung Laut Rebut Tiket Final PKT Cup 2025

18 September 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Responden Seragam Gratispol Pemprov Kaltim, Ringankan Beban Orang Tua Murid, Begini Tanggapan Siswa 21 Mei 2026
  • Sentil Ego Sektoral, Heri Keswanto Desak Regulasi Rombel Diperketat Rem Tambah Rombel Sekolah Negeri: Kasihan Sekolah Swasta 21 Mei 2026
  • Dukung Transisi Energi Berkeadilan di Kaltim, PPSDM KEBTKE dan Yayasan Mitra Hijau Gelar Pelatihan Efisiensi Energi 20 Mei 2026
  • IJTI Desak Kemlu Lakukan Diplomasi Tingkat Tinggi Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel 20 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...