Sabtu, Maret 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Business

Siap-Siap Warga Bontang Rogoh Kocek, Sebab Harga Tahu dan Tempe Mau Naik: Ini Alasannya!

inspirasa.co by inspirasa.co
22 Mei 2021
in Business, Daerah, Food, Info Terkini, Kuliner
0
Siap-Siap Warga Bontang Rogoh Kocek, Sebab Harga Tahu dan Tempe Mau Naik: Ini Alasannya!
426
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co-Masyarakat Kota Taman agaknya harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Bahwasanya harga jual tahu dan tempe bakal meninggi di pasar.

Lalu apa penyebabnya. Lagi ramai dibahas tentang produsen tempe dan tahu di Bontang akan mogok produksi.

Baca juga :

Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan

4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI

Lantaran harga kedelai impor naik ditambah sulit untuk dicari, menyebabkan Persatuan Pengrajin Tahu dan Tempe (PPTT) Kota Bontang, sepakat untuk tidak produksi pada 27 Mei sampai 28 Mei 2021 mendatang.

Langkah ini diambil Persatuan Pengrajin Tahu dan Tempe (PPTT) Kota Bontang, agar masyarakat dapat mengerti dan paham, mengapa ada kenaikan harga jual tahu dan tempe di produsen.

Dengan demikian pihaknya berencana meninggikan harga tahu dan tempe dipasaran.

“Berdasarkan kesepakatan bersama, harga tahu dan tempe akan kami naikkan menjadi Rp 5000 perbungkusnya, sebelumnya kami jual hanya Rp 4000 perbungkus. Sedangkan harga tempe dijual berdasarkan ukuran,” ungkap Sutini diamini oleh suaminya selaku Penasihat (PPTT) Kota Bontang. Sabtu, (23/5/2021).

Meski begitu Sutini tidak menafikan jika kenaikan harga ini, dirasa juga akan berdampak dengan naiknya harga jual di pedagang eceran di pasar.

Mahalnya harga bahan baku kedelai, terasa sangat membebani pengusaha tahu dan tempe yang jelas-jelas mereka adalah bagian dari Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Bontang.

“Mahalnya harga kedelai jelas, kami sangat terbebani. Biaya produksi juga jelas menjadi besar. Belum lagi untuk membayar gaji karyawan. Sementara pendapatan kami menjadi kurang,” keluhnya.

Sutini menerangkan, harga satu karung kedelai dengan berat 50 kilogram dulunya bisa didapatkan seharga Rp 360 ribu. Saat ini melambung hingga Rp 590 ribu.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Bangunan Sekolah SDN 011 Rusak, Kemana Program Prioritas Alokasi Pendidikan 20 Persen?

Bangunan Sekolah SDN 011 Rusak, Kemana Program Prioritas Alokasi Pendidikan 20 Persen?

Seluruh Penumpang dan ABK KM Karya Indah Selamat

Seluruh Penumpang dan ABK KM Karya Indah Selamat

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Memasuki Tahun Politik Samsun Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

Memasuki Tahun Politik Samsun Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

16 November 2023
Amir Tosina Soroti Soal Belum Ada Lampu Jalan di Bontang Lestari

Amir Tosina Soroti Soal Belum Ada Lampu Jalan di Bontang Lestari

28 Oktober 2021
Foto Istimewa: Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Bontang bersama Komunitas Foto Bontang menggelar Hunting Akhir Tahun. Sabtu (27/12/2025) sore.

Model Lokal dalam Frame Kota: Sinergi Kreatif Pemuda, SAPMA PP dan Komunitas Foto Promosikan Identitas Wajah Baru Bontang

27 Desember 2025
RUU KIA Memberikan Hak bagi Suami Berhak Cuti Dampingi Istri Melahirkan Maksimal 40 Hari

RUU KIA Memberikan Hak bagi Suami Berhak Cuti Dampingi Istri Melahirkan Maksimal 40 Hari

23 Juni 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret 19 Maret 2026
  • Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan 19 Maret 2026
  • 4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI 18 Maret 2026
  • Anggaran Pendidikan untuk MBG Digugat, CALS Ajukan Diri Sebagai Pihak Terkait di MK 18 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...