Rabu, Maret 4, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Sudah Lama Dikeluhkan Warga, Dinding Rumah Retak Akibat Speedtrap, Pemerintah Terkesan Abai

inspirasa.co by inspirasa.co
24 November 2022
in Lingkungan
0
Sudah Lama Dikeluhkan Warga, Dinding Rumah Retak Akibat Speedtrap, Pemerintah Terkesan Abai

Eka Wati tunjukkan dinding rumahnya yang retak.

483
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Speedtrap atau pita kejut yang terpasang di depan rumah warga, di Jalan Awang Long, Bontang Baru, Bontang Utara, diprotes warga.

Warga mendesak pemerintah untuk segera membongkar atau melakukan evaluasi pada pemasangan speedtrap tersebut.

Baca juga :

Bagikan Bibit Pohon, Ananda Emira Moeis: Tanam, Rawat dan Hijaukan Pertiwi

Banjir di Api-Api, Agus Haris Sambangi Warga Jelaskan Tahapan Pembangunan Turap Sungai Terus Berjalan

Pasalnya, speedtrap yang terpasang di depan rumah warga ini, sebabkan bangunan rumah mereka retak. Warga pun khawatir, bila semakin lama dibiarkan, dinding bangunan rumah bisa roboh.

Penyebab retaknya dinding rumah ini diakui warga berasal dari getaran yang dihasilkan speedtrap saat dilalui kendaraan. Terlebih dengan kendaraan mobil roda 6 yang bermuatan.

Kondisi ini pun di soal oleh Noval warga RT 09 dan Eka Wati warga RT 01, Bontang Baru, Bontang Utara.

Dikatakan Noval, kondisi ini telah lama dialami, sejak terpasangnya speedtrap tersebut.

Bahkan persoalan ini kerap kali dilaporkan kepada Ketua RT 09, pihak kelurahan, hingga ke dinas terkait. Namun hingga saat ini keluhan warga tak juga di gubris.

Noval menunjukkan dinding rumahnya yang retak.

“Sudah sering kami laporkan. Terakhir, beberapa bulan lalu itu sudah kami sampaikan, dan ketua RT 09 sudah menyampaikan persoalan ini di kelurahan dan bersurat ke dinas terkait. Sampai saat ini tidak ada tindakan,” jelas Noval ditemui pada Kamis (24/11/2022).

Sementara itu hal senada juga disampaikan oleh Eka Wati warga RT 01. Ia menjelaskan kondisi dinding rumahnya banyak yang retak.

Getaran yang ditimbulkan akibat speedtrap tersebut, diakuinya sangat terasa hingga di dalam rumah.

“Saya khawatir dinding rumah bisa roboh. Sejak ada speedtrap itu dinding rumah saya retak-retak,” jelasnya, sembari menunjukkan kondisi dinding rumahnya.

Eka Wati meminta pemerintah lewat dinas terkait untuk turun langsung melihat kondisi ini.

“Kalau bisa pemerintah datang kesini merasakan dan melihat langsung kondisinya. Biar percaya,” pungkasnya

Speedtrap yang berada tepat di depan rumah Noval dan rumah Eka Wati di Jalan Awang Long, Bontang Baru, Bontang Utara.

Sebagai informasi, speedtrap adalah polisi tidur kecil yang jumlahnya antara 4 sampai 8. Speedtrap berguna untuk menghambat laju kendaraan di jalan. *(Ars).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Rumah Warga Retak Akibat Speedtrap, Ketua RT 09 Sebut Pemerintah Tak Serius Tanggapi Aduan Warga

Rumah Warga Retak Akibat Speedtrap, Ketua RT 09 Sebut Pemerintah Tak Serius Tanggapi Aduan Warga

Seorang Pemuda Asal Jember Dilaporkan Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda

Seorang Pemuda Asal Jember Dilaporkan Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Semarak Ramadan 1446 H, LPTQ Kukar Gelar Tadarrus dan Buka Puasa Bersama

11 Maret 2025
Soal Perbaikan Infrastruktur Jalan di Mahulu dan Kubar, Veridiana Dorong Perhatian Pemprov Untuk Memperbaiki

Soal Perbaikan Infrastruktur Jalan di Mahulu dan Kubar, Veridiana Dorong Perhatian Pemprov Untuk Memperbaiki

4 November 2023
Kecamatan Bontang Utara Monitoring Pengawasan APK Pemilu 2024

Kecamatan Bontang Utara Monitoring Pengawasan APK Pemilu 2024

16 Januari 2024
Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur

DPM-PTSP Dorong Investasi Asing Ramah Lingkungan di Kawasan Industri Bontang

2 November 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • KADIN Kaltim 2025–2030 Resmi Dilantik Jadi Tonggak Sejarah Dunia Usaha di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara 3 Maret 2026
  • Pemerintah AS Berikan Hibah 2,49 Juta Dolar Perkuat Perencanaan Smart City IKN 26 Februari 2026
  • Menjaga Martabat Sejarah: Constitution And Administrative Law And Society (Cals) Sampaikan Amicus Curiae Dalam Gugatan PTUN Terhadap Fadli Zon 25 Februari 2026
  • Kusnadi Resmi Pimpin PWI Bontang 2026 – 2029 13 Februari 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...