Inspirasa.co – Puas dengan predikat “Kualitas Tinggi” saja tidak cukup. Pemerintah Kota Bontang resmi mematok target ambisius untuk tahun 2026 menembus skor 91 dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman RI.
Target ini merupakan lompatan signifikan dari capaian tahun 2025 yang bertengger di angka 83,22.
Komitmen “naik kelas” ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam agenda evaluasi hasil penilaian maladministrasi dan persiapan penilaian tahun 2026, Selasa (28/4/2026).
Dalam arahannya, Neni menekankan bahwa evaluasi tahunan bukanlah rutinitas formalitas, melainkan kompas untuk pembenahan total.
“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Di sanalah rakyat menjadi hakim, apakah kita benar-benar bekerja atau hanya sekadar duduk di balik meja,” tegas Neni.
Neni mengingatkan bahwa penilaian Ombudsman mencakup variabel krusial yakni
Kepatuhan Standar Layanan: Sejauh mana aturan dijalankan secara konsisten.
Kualitas Output: Apakah manfaat layanan dirasakan langsung oleh warga.
Responsivitas Pengaduan: Kecepatan dan ketepatan pemerintah dalam menjawab keluhan.
Forum yang diinisiasi Bagian Organisasi Setda ini membedah berbagai titik lemah, mulai dari kelengkapan administrasi hingga penyederhanaan alur birokrasi yang masih dianggap berbelit.
Acara ini dihadiri oleh tim ahli dari Ombudsman RI Perwakilan Kaltim, Dwi Farisa Putra Wibowo dan Ignasius Ryan Gamas, serta jajaran elit Pemkot termasuk Sony Suwito Adicahyono dan seluruh pimpinan instansi dari tingkat OPD hingga Puskesmas.
Sebagai bentuk apresiasi dan pemantik motivasi, Pemkot memberikan penghargaan kepada tiga instansi dengan performa terbaik tahun lalu:
Juara I RSUD Taman Husada 83,54, Juara II Dinas Sosial dan PM 83,37, Juara III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 82,73.
Ke depan, Pemkot Bontang akan mengintegrasikan sistem pelayanan yang lebih transparan dan berbasis respons cepat.
Fokus utamanya adalah memangkas celah maladministrasi dan memastikan reformasi birokrasi bukan hanya slogan, melainkan budaya kerja di seluruh lini pemerintahan Kota Bontang.
Dengan target skor 91, Bontang kini bersiap mensejajarkan diri dengan jajaran kota terbaik dalam standar pelayanan publik nasional. (Ima)















