Sabtu, Juni 13, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif

inspirasa.co by inspirasa.co
15 Mei 2026
in Daerah, Health
0
Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

313
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co –Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menginstruksikan agar penanganan stunting di Kota Bontang dilakukan secara lebih masif, terintegrasi, dan terukur hingga ke level Rukun Tetangga (RT).

Hal itu disampaikan saat Rapat Paripurna Kedua Masa Sidang III DPRD Bontang Tahun 2025–2026 dalam agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Wali Kota Bontang Tahun 2025.

Baca juga :

Kadin Kaltim Minta Pengusaha Lokal Bersatu Hadapi Serbuan Korporasi Besar

80% Wajah Baru, Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030 Resmi Dilantik di Surabaya

Dalam paparannya, Neni mengungkapkan angka stunting di Bontang menunjukkan tren penurunan. Dari sebelumnya berada di angka 20,5 persen pada 2024, kini turun menjadi 17 persen pada 2025.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil intervensi yang dilakukan pemerintah melalui berbagai program penanganan balita stunting.

“Alhamdulillah di tahun 2025 kita mengintervensi turun menjadi 17 persen,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Meski mengalami penurunan, Neni menegaskan masih ada sejumlah wilayah dengan angka stunting cukup tinggi dan perlu penanganan serius. Ia bahkan meminta seluruh lurah mengetahui langsung lokasi anak-anak stunting di wilayah masing-masing.

“Harus tahu di mana anak stunting tinggal bersama orang tuanya dan harus terukur,” katanya.

Ia menyoroti beberapa kelurahan yang masih memiliki angka stunting tinggi seperti Bontang Lestari, Tanjung Laut Indah, Tanjung Laut, hingga Guntung.

Bontang Lestari tercatat memiliki 124 balita stunting, sementara Guntung sebanyak 83 balita. Sedangkan Tanjung Laut Indah dan Tanjung Laut masing-masing berada di angka 146 hingga 147 balita.

Neni meminta camat, lurah, kader kesehatan, RT, hingga lembaga kemasyarakatan ikut terlibat aktif dalam percepatan penanganan stunting.

Menurutnya, persoalan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Ketua RT sudah diberikan insentif, ada kader juga, masa tidak bisa menyelesaikan masalah stunting,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta perusahaan di sekitar wilayah dengan angka stunting tinggi ikut membantu melalui program intervensi dan pemberian makanan tambahan kepada balita.

Program penanganan itu dilakukan melalui Gerakan Masyarakat Melawan Stunting dengan bantuan makanan senilai Rp25 ribu per anak selama 56 hari pendampingan. (Ima)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto Istimewa: Mentan Andi Amran Sulaiman bersama jajaran Direksi PT Pupuk Indonesia (Persero), Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di pelepasan ekspor perdana produk urea PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui PT Pupuk Kalimantan Timur ke Australia di Pelabuhan Bontang, Kalimantan Timur (14/5/2026).

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Kondisi ruas jalan Bontang Lestari masih belum seluruhnya mendapatkan penanganan kendati kawasan ini direncanakan bakal dibangun pelabuhan peti kemas. (FOTO)

Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Tantangan Era Digital, Damayanti Ajak Pemuda Samarinda Lebih Bijak Bersosial Media

Tantangan Era Digital, Damayanti Ajak Pemuda Samarinda Lebih Bijak Bersosial Media

20 Mei 2025
Foto: Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Saparuddin.

Disdikbud Siapkan Guru Muda Sebagai Pengajar Pendidikan Coding-AI Akan Masuk Kurikulum 2025

11 Mei 2025
Polisi mengecek rumah terduga pelaku pengonsumsi kucing di Semarang, Jawa Tengah. Foto (/Antara/I.C. Senjaya).

Bapak Pemilik Indekos Makan Kucing-Kucing Anak Kos di Ditangkap Polisi, Ketahuan Gegara Dipergoki Anak Kos

8 Agustus 2024
Al Nassr Boyong Ronaldo Hingga 2025

Al Nassr Boyong Ronaldo Hingga 2025

31 Desember 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Kadin Kaltim Minta Pengusaha Lokal Bersatu Hadapi Serbuan Korporasi Besar 11 Juni 2026
  • 80% Wajah Baru, Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030 Resmi Dilantik di Surabaya 11 Juni 2026
  • Wali Kota Bontang Ajak DWP Jadi Benteng Ketahanan Keluarga di Era Digital 10 Juni 2026
  • Pemkot Bontang Gelar Operasi Timbang Serentak Targetkan 9.840 Balita 10 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memuat Komentar...