Kamis, Februari 5, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Lingkungan

Walhi Desak DLH Bontang Usut Dugaan Dampak Lingkungan Pada Insiden Ledakan di Pabrik Kaltim 5

inspirasa.co by inspirasa.co
25 Juli 2022
in Daerah, Health, Lingkungan, News
0
Walhi Desak DLH Bontang Usut Dugaan Dampak Lingkungan Pada Insiden Ledakan di Pabrik Kaltim 5

Foto istimewa lingkungan pabrik PT Pupuk Kaltim diabadikan dari udara.

579
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – PT Pupuk Kalimantan Timur melalui keterangan tertulisnya menyatakan tak ada gas beracun yang terlepas ke udara dari insiden meledaknya Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur yang terjadi pada Sabtu 23 Juli 2022.

Meski pihak perusahaan menyatakan aman dari gas beracun, namun hingga saat ini belum ada hasil indikator yang memastikan lingkungan sekitar memang benar-benar aman dari polusi berbahaya yang ditimbulkan bagi masyarakat.

Baca juga :

Kolaborasi Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat Daya Saing Kopi Liberika Lokal

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur, Yohana Tiko, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk serius melakukan investigasi atau pengecekan dugaan dampak lingkungan dari insiden tersebut.

“Jika pihak perusahaan mengatakan tak ada gas beracun yang terlepas ke udara, maka kita mendesak DLH Kota Bontang untuk melakukan pengecekan secara transparan. Meminta DLH terbuka melakukan pengecekan dengan alat apa dan indikatornya apa saja. Selain itu hasil akhir dibuka secara transparan ke masyarakat,” tegasnya dihubungi media ini Senin (25/7/2022).

Selain itu, Walhi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk memberikan sanksi kepada perusahaan jika terbukti ada gas beracun yang tersebar di udara.

“Jika terbukti ada gas beracun, maka DLH harus memberikan sanksi kepada perusahaan, misalnya memberikan sanksi administratif, karena dia telah melakukan kelalaian. Selain itu mendesak perusahaan untuk melakukan pemulihan dari gas beracun yang tersebar di udara maupun yang ada di tanah,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur ini juga meminta perusahaan untuk memastikan kesehatan masyarakat yang terdampak, jika terbukti ada gas beracun yang tersebar.

“Jika terbukti, perusahaan harus melakukan pengecekan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Minimal melakukan Medical check up rutin 2 minggu sekali dalam sebulan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu PT Pupuk Kaltim memberikan keterangan tertulis lewat rilis yang diterima redaksi, pada Minggu 25 Juli 2022. Dalam keterangan tertulisnya PT Pupuk Kaltim menyebut, Pada Sabtu 23 Juli 2022, Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) sempat mengalami over-firing dan terjadi shutdown pada dini hari.

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban dan dapat dipastikan tidak ada gas beracun yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Meskipun operasional di pabrik tersebut dihentikan sementara, namun kondisi pabrik 5 PKT saat ini terpantau kondusif dan proses investigasi akan penyebab kejadian tengah dilakukan.

Teguh Ismartono, SVP Sekretaris Perusahaan PKT mengungkapkan, “Operasional di seluruh pabrik PKT senantiasa dikontrol selama 24 jam melalui central control room sehingga saat terjadi malfungsi di salah satu pabrik, dapat ternotifikasi secara real time oleh tim, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan shut down operasional pabrik. Meskipun sempat terjadi over-firing saat dilakukan proses restart, dapat kami konfirmasi bahwa proses penanganan sesuai prosedur K3 (Keselamatan & Kesehatan Kerja) telah dilakukan secara sigap dan tidak ada korban serta gas beracun yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.”

Saat ini, proses investigasi mendalam tengah dilakukan dan jika ditemukan kerusakan akan segera ditangani. Namun dapat dipastikan bahwa operasional Pabrik 5 tidak terkendala dan produksi urea di Pabrik 5 dapat tetap berjalan normal dengan menggunakan pasokan amoniak dari pabrik lain. PKT juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu suplai pupuk ke wilayah-wilayah yang telah menjadi tanggung jawab perusahaan. (Ars).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Bangun Rumah Menteri di IKN, Pemerintah Buka Tender Proyek Senilai Rp 6,2 Triliun

Bangun Rumah Menteri di IKN, Pemerintah Buka Tender Proyek Senilai Rp 6,2 Triliun

Tim Futsal PKT FC Raih Juara I Turnamen Gapura Cup 3 2022

Tim Futsal PKT FC Raih Juara I Turnamen Gapura Cup 3 2022

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Ilustrasi ASN

Pansel Umumkan Nama 3 Besar Calon Kadis di 6 OPD Pemkot Bontang, Ini Daftarnya

14 Desember 2025
Anggota DPRD Kaltim, Ismail.

Kesan Ismail untuk Lima Tahun Kepemimpinan Isran-Hadi

20 Oktober 2023
Tak Ada Bak Sampah Sebabkan Penumpukan Sampah di Soal Warga

Tak Ada Bak Sampah Sebabkan Penumpukan Sampah di Soal Warga

8 Maret 2023
Imbas PPN Naik 11 Persen, Paket Data Makin Mahal

Imbas PPN Naik 11 Persen, Paket Data Makin Mahal

4 April 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Perkuat Peran SDM Lokal, Otorita IKN Berikan Sertifikasi Pemandu Ekowisata Nusantara 4 Februari 2026
  • Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim 3 Februari 2026
  • Kolaborasi Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat Daya Saing Kopi Liberika Lokal 3 Februari 2026
  • Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan 3 Februari 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...