Rabu, Mei 6, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Warisan Budaya Samarinda Terancam Hilang, DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Pelestarian

inspirasa.co by inspirasa.co
10 September 2025
in Advetorial
0
Warisan Budaya Samarinda Terancam Hilang, DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Pelestarian

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti

316
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Minimnya perhatian terhadap aset budaya di Kota Tepian kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menegaskan perlunya langkah nyata agar cagar budaya, museum, dan rumah adat tidak lenyap ditelan zaman.

Pernyataan itu ia sampaikan usai mengikuti rapat dengar pendapat bersama Dinas Kebudayaan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Rabu (10/9/2025). Forum tersebut membahas arah kebijakan sekaligus rencana pembangunan kebudayaan daerah.

Baca juga :

Parkir Liar Pelajar Disorot, DPRD Samarinda Dukung Penertiban di Jalan Wijaya Kusuma I

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

“Kita ingin memastikan program kebudayaan ini tidak hanya sebatas wacana, tetapi ada roadmap yang jelas. Mulai dari pelestarian cagar budaya, pengelolaan museum, sampai kegiatan kebudayaan masyarakat,” ucap Sri Puji.

Ia menilai kondisi di lapangan masih jauh dari ideal. Menurutnya, sejumlah peninggalan bersejarah justru terbengkalai, bahkan ada yang telah hilang.

“Beberapa bangunan bersejarah sudah dirobohkan, contohnya Rumah Sakit Islam dan SMPN 1. Sayangnya, tidak ada monumen atau penanda yang tersisa untuk mengenangnya,” ujarnya.

Selain keterbatasan sumber daya manusia, regulasi yang lemah juga dianggap sebagai kendala besar.

“Tenaga ahli kebudayaan sangat terbatas. Kita butuh pamong yang paham seni, musik, dan berbagai bidang lainnya. Sementara itu, peraturan daerah khusus tentang pelestarian budaya juga belum tersedia,” jelasnya.

Dari sisi anggaran, Sri Puji menyebut dukungan pemerintah masih minim. Padahal, katanya, pelestarian budaya menyangkut identitas masyarakat Samarinda.

“Anggaran yang ada belum mencerminkan keberpihakan penuh. Padahal, ini menyangkut identitas kita sebagai masyarakat Samarinda,” tegasnya.

Ia menambahkan, status kepemilikan lahan dan bangunan tua sering menghambat proses penetapan cagar budaya. Karena itu, komitmen bersama seluruh pihak dinilai sangat penting.

“Kebudayaan tidak bisa dijaga oleh pemerintah saja. Peran serta masyarakat juga sangat menentukan agar warisan ini tetap lestari,” tutupnya.(ADV)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
DPRD Samarinda Kawal Rencana Pembangunan 10 Incinerator

DPRD Samarinda Kawal Rencana Pembangunan 10 Incinerator

Foto KPU Kota Bontang bersama Bawaslu melakukan Coklit Terbatas (Coktas) untuk memutakhirkan data pemilih. (Dok KPU Bontang).

Coklit Terbatas Pemutakhiran Data Pemilih, KPU Bontang Datangi Warga dari Rumah ke Rumah

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Polisi Ralat Korban Tewas Kecelakaan Maut Balikpapan: 4 Tewas, 1 Kritis

Polisi Ralat Korban Tewas Kecelakaan Maut Balikpapan: 4 Tewas, 1 Kritis

21 Januari 2022
Foto dokumentasi Pupuk Kaltim

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

3 Februari 2026
Pemilik Toko Sembako di Tanjung Laut Indah Didapati Menjual Minyak Goreng di Atas HET Secara Bundling

Pemilik Toko Sembako di Tanjung Laut Indah Didapati Menjual Minyak Goreng di Atas HET Secara Bundling

8 Maret 2022
Anhar Soroti Sekolah Terendam, Minta Penanganan Banjir Jadi Prioritas

Anhar Soroti Sekolah Terendam, Minta Penanganan Banjir Jadi Prioritas

17 September 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
  • Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3% 6 Mei 2026
  • Aksi Penanaman Mangrove di HUT ke-80 Persit, Neni Moerniaeni: Jaga Mangrove Sekarang, Investasi untuk Generasi Mendatang 5 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris Minta Perangkat Daerah Kawal Warga dari Ancaman Investasi dan Pinjaman Ilegal 5 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...