Inspirasa.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar Pelatihan Juru Bahasa Isyarat (JBI) bagi jajaran Sekretariat KPU Kota Bontang di Ruang Husnul Kamil Malik, Rabu (21/10/2026). Langkah ini menjadi komitmen KPU dalam menghadirkan pelayanan publik yang ramah disabilitas, inklusif, dan berkeadilan.
Kegiatan dibuka resmi oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Bontang, Rina Megawati. Untuk memaksimalkan pelatihan, KPU menghadirkan guru dari SLB Negeri Bontang serta melibatkan langsung siswa disabilitas rungu (Tuli) dalam sesi simulasi dan praktik interaksi.
Pelatihan ini difokuskan bagi seluruh staf pelaksana lapangan dan front office guna meningkatkan kesiapan komunikasi teknis. Para peserta dibekali materi dasar mulai dari abjad isyarat, kosakata dasar, Etika Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas (EBPD), hingga tata cara penyampaian layanan kepemiluan di meja informasi.
Rina Megawati menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas wajib dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
“Hadirnya pengajar SLB dan adik-adik siswa Tuli membuat pegawai kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan langsung interaksi nyata. Kami ingin jajaran sekretariat memiliki keterampilan dasar komunikasi agar selalu siap memberikan pelayanan yang inklusif,” tegas Rina.
Melalui agenda ini, KPU Kota Bontang terus menaikkan standar kinerja layanan publik sekaligus menjadi pelopor dalam mewujudkan ruang pelayanan yang terbuka dan aksesibel bagi warga disabilitas.















