Selasa, September 22, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Ancaman Nyata Swasembada Pangan Kaltim: Sarkowi Soroti Lesunya Minat Bertani di Kalangan Anak Muda

inspirasa.co by inspirasa.co
10 Juni 2025
in Advetorial, DPRD KALTIM
0
Ancaman Nyata Swasembada Pangan Kaltim: Sarkowi Soroti Lesunya Minat Bertani di Kalangan Anak Muda

Foto : Sarkowi Anggota DPRD Kaltim

344
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Upaya Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mencapai swasembada pangan menghadapi tantangan serius. Salah satu hambatan utama adalah rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, seperti yang disampaikan Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zary, dalam wawancaranya yang menyoroti kondisi ini sebagai ancaman nyata terhadap masa depan ketahanan pangan di daerah.

“Anak muda sekarang banyak yang tidak tertarik bertani. Belum lagi masalah klasik seperti keterbatasan pupuk, air, dan sarana prasarana,” kata Sarkowi, menggambarkan bagaimana daya tarik dunia pertanian kian memudar di tengah arus modernisasi dan urbanisasi.

Baca juga :

Deni Minta Infrastruktur Parkir Berlangganan Dipastikan Siap Sebelum Diterapkan

DPRD Samarinda Dorong Parkir Berlangganan Gunakan Sistem Digital

Lebih jauh, ia menyoroti persoalan harga hasil panen yang justru cenderung menurun saat musim panen tiba. Fenomena ini, menurutnya, menjadi pemicu utama para petani kehilangan motivasi.

“Kalau panen tapi harga turun, itu justru bisa membuat petani frustrasi. Ini masalah serius,” tegasnya.

Sarkowi mengungkapkan bahwa sektor pertanian mulai ditinggalkan oleh petani lama, sementara belum ada regenerasi yang memadai. Padahal, ketahanan pangan daerah sangat bergantung pada stabilitas dan kesinambungan sumber daya manusia di sektor ini.

“Kondisi ini harus jadi perhatian semua pihak. Kita tidak bisa berharap petani bertahan kalau tidak ada perbaikan ekosistem pertanian secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program swasembada pangan tidak cukup hanya mengandalkan semangat petani, tetapi perlu intervensi kebijakan yang terstruktur dan konsisten dari pemerintah.

“Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata. Bukan hanya bantuan sesaat, tapi program jangka panjang yang benar-benar dirasakan petani,” imbuh Sarkowi.

Sebagai bagian dari solusi, Sarkowi mengusulkan agar petani senior dilibatkan sebagai mentor untuk generasi muda, guna membangun kembali minat terhadap dunia pertanian.

“Mereka bisa jadi mentor, menularkan pengetahuan dan pengalaman agar anak-anak muda melihat pertanian sebagai profesi masa depan, bukan masa lalu,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Agusriansyah Ridwan Suarakan Perombakan Zonasi SPMB 2025 Demi Akses yang Adil

Agusriansyah Ridwan Suarakan Perombakan Zonasi SPMB 2025 Demi Akses yang Adil

Ketika Sekolah Bukan Lagi Zona Aman: Darlis Pattalongi Soroti Dampak Psikis Bullying pada Generasi Penerus

Ketika Sekolah Bukan Lagi Zona Aman: Darlis Pattalongi Soroti Dampak Psikis Bullying pada Generasi Penerus

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto Prabowo: (Dokumentasi ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).

Singgung Birokrasi Indonesia Ribet, Prabowo Mewanti Pejabat Pemerintahan Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Rakyat

27 Oktober 2024
Tim Mahasiswa Indonesia Raih Juara Ketiga di Kompetisi Desain Antariksa di Amerika

Tim Mahasiswa Indonesia Raih Juara Ketiga di Kompetisi Desain Antariksa di Amerika

20 Juli 2022
TikTok Menghancurkan Peradaban Dunia?

TikTok Menghancurkan Peradaban Dunia?

26 Juni 2022
DPRD Samarinda Minta Job Fair Tak Sekadar Seremonial, Harus Berdampak Nyata

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Ajak Pemuda Manfaatkan Program Magang Nasional dari Kemenaker

3 November 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional 19 September 2026
  • Pupuk Kaltim Dorong Potensi Industri Kopi Bontang Tumbuh Berdaya Saing 19 September 2026
  • KIKA: Hentikan Militerisasi Ruang Sipil, Jangan Jadikan Barak Militer Sebagai Instrumen Penghukuman Atas Ekspresi Demokratis 18 September 2026
  • Imbas Kabut Asap, Neni Minta Pemprov Kaltim Agar SMA-SMK di Bontang Bisa Ikut Belajar Daring 18 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...