Inspirasa.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan pentingnya ketertiban administrasi di setiap satuan pendidikan, khususnya dalam proses pembagian tablet kepada siswa.
Hal ini disampaikan dalam arahannya kepada para kepala sekolah saat penyaluran tablet ke SMP Negeri di Bontang. Ia menekankan bahwa setiap keputusan di sekolah, terutama yang menyangkut murid, harus dilandasi dengan prosedur administrasi yang jelas dan terdokumentasi.
Menurutnya, langkah ini penting agar setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Untuk membuat keputusan-keputusan di sekolah, khususnya yang terkait dengan murid, saya sangat berharap fase-fase administrasinya dibuat dengan tertib. Karena hanya dengan itu kita bisa berbincang-bincang berdasarkan bukti, bukan sekadar lisan,” ujarnya belum lama ini.
Lebih lanjut, ia menambahkan, komunikasi atau pemberian secara lisan sering kali menimbulkan persoalan di kemudian hari. Misalnya, dalam kasus pembagian tablet kepada siswa, pemberian tanpa tanda terima dapat memunculkan penolakan dari penerima yang mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut.
“Kadang dikasih tanpa tanda terima, tapi kemudian mengelak, bilang tidak pernah menerima. Ini jadi masalah. Maka dari itu, semua harus disertai bukti administrasi yang lengkap,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa administrasi bukan hanya penting untuk penyaluran bantuan, tetapi juga dalam pembinaan guru dan tenaga kependidikan lainnya. Bila terjadi pelanggaran, maka proses pembinaannya pun harus melalui jalur administrasi resmi.
“Pelanggaran dilakukan, mainkan administrasi. Jangan hanya lisan, karena mereka bisa mengelak kalau tidak ada bukti tertulis,” lanjutnya.
Ketertiban administrasi, kata dia, merupakan bentuk perlindungan hukum bagi pihak sekolah dan dinas pendidikan. Dengan dokumen yang lengkap, setiap kebijakan maupun tindakan akan memiliki landasan kuat dan tidak mudah digugat.
“Ini adalah upaya perlindungan. Karena kadang mereka tahu dirinya salah, tapi berusaha membalik menyerang kita. Satu-satunya cara untuk mengantisipasi itu adalah dengan administrasi yang baik,” tutupnya.

















Discussion about this post