Jumat, September 11, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

DPRD Bontang Minta Kajian Dampak Retribusi Parkir Bontang Kuala, Jangan Sampai UMKM Dirugikan

inspirasa.co by inspirasa.co
4 Juni 2026
in Daerah
0
Foto: Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib

Foto: Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib

312
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh terhadap dampak kebijakan pembangunan lahan parkir dan penerapan retribusi di kawasan wisata Bontang Kuala. Menurutnya, setiap kebijakan yang diterapkan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap jumlah pengunjung maupun pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Muhammad Sahib dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi Gabungan DPRD Bontang terkait pembangunan lahan parkir, retribusi daerah, serta pemberdayaan Lembaga Adat Kutai (LAK) Bontang Kuala, Selasa (2/6/2026).

Baca juga :

Sabet Penghargaan Terbaik I Sektor Kesehatan dan Lingkungan, Pemkot Bontang Kantongi Insentif Rp4 Miliar

Job Fair Bontang 2026 Buka 400 Lowongan, Neni Dorong Serapan Naker Lokal 75 Persen

Dalam forum tersebut, Sahib mengajak seluruh pihak untuk melihat persoalan secara kritis dan objektif. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang telah berjalan selama dua pekan terakhir perlu dievaluasi secara komprehensif.

“Yang perlu kita ketahui adalah apakah kebijakan ini berdampak baik terhadap kawasan itu sendiri, terutama jumlah pengunjung yang masuk dan penghasilan UMKM yang ada di sana,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah melalui retribusi tidak boleh mengorbankan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebab, keberadaan kawasan wisata Bontang Kuala selama ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga sumber penghidupan bagi warga setempat.

Sahib menilai pemerintah perlu menghitung secara cermat keseimbangan antara pendapatan yang diperoleh dari retribusi dengan potensi penurunan jumlah pengunjung. Jangan sampai kebijakan yang diterapkan justru membuat masyarakat enggan datang ke kawasan wisata tersebut.

“Jangan sampai distribusi atau pemasukan bertambah, tetapi masyarakat yang berbelanja di sana justru berkurang,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat sudah terbiasa menikmati berbagai fasilitas secara gratis. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan sebelum kebijakan retribusi diterapkan secara permanen.

Karena itu, Sahib meminta Dinas terkait bersama Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala melakukan evaluasi dan penghitungan secara rinci terhadap seluruh aspek yang terdampak. Mulai dari jumlah kunjungan wisatawan, omzet pelaku UMKM, hingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan yang sedang dibahas bukan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu, melainkan demi kemaslahatan masyarakat Kota Bontang secara luas.

“Banyaknya pengunjung yang datang ke Bontang Kuala dan berbelanja di sana pada akhirnya juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Bontang,” tuturnya.

Sahib berharap seluruh keputusan yang diambil nantinya didasarkan pada hasil analisis yang matang. Dengan begitu, pembangunan lahan parkir, penerapan retribusi daerah, serta pemberdayaan Lembaga Adat Kutai dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Semua harus dihitung dengan baik sebelum kebijakan dilaksanakan. Jangan sampai muncul dampak yang tidak kita inginkan bersama,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Aksi Vandalisme Dua Pemuda di Jalan Ahmad Yani Bontang, Merusak Kursi Trotoar dan Pot Tanaman Pemkot Bontang Terekam CCTV.

Aksi Vandalisme Dua Pemuda di Jalan Ahmad Yani Bontang, Kursi Trotoar dan Pot Tanaman Dirusak

Foto: Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Bontang dipimpin Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, aksi korve serentak dan pembersihan sampah digelar di kawasan pesisir Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Jumat (5/6/2026).

Sinergi Lintas Sektor, 15 Kelurahan di Bontang Gelar Korve Massal Hari Lingkungan Hidup

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Borneo Kaltim Fair 2024, Sediakan Beragam Tenan Hingga Ratusan Lowongan Kerja

Borneo Kaltim Fair 2024, Sediakan Beragam Tenan Hingga Ratusan Lowongan Kerja

9 Maret 2024
Mengejutkan! Hanya 56 dari 4.593 Kampus di Indonesia yang Sudah Terakreditasi Unggul

Mengejutkan! Hanya 56 dari 4.593 Kampus di Indonesia yang Sudah Terakreditasi Unggul

9 April 2023
Foto ilustrasi

Menteri Keuangan Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Anggaran Beasiswa KIP Kuliah 

15 Februari 2025
Pernah Terjadi Kecelakaan Akibat Traffic light Tidak Berfungsi Selama Sebulan

Pernah Terjadi Kecelakaan Akibat Traffic light Tidak Berfungsi Selama Sebulan

19 Februari 2021

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Patroli Udara Pantau Titik Karhutla, Otorita IKN: Padam Bukan Berarti Selesai 11 September 2026
  • 5 Jurnalis Hilang di Krakatau, IJTI: Tidak Ada Berita Seharga Nyawa Manusia, Evaluasi SOP Peliputan Berisiko 11 September 2026
  • 22 Tahun Kasus Munir, Melawan Lupa, Menuntut Aktor Intelektual 8 September 2026
  • Lindungi Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Tegaskan Larangan Bakar Lahan 6 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...