SAMARINDA – Pembelajaran Pancasila dinilai perlu diarahkan pada pemahaman yang lebih aplikatif agar pelajar tidak hanya menguasai materi secara teori, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, mengatakan pendekatan tersebut penting diterapkan sejak jenjang SMP. Menurutnya, siswa perlu memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana nilai-nilai Pancasila hadir dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita ingin pembelajaran Pancasila lebih dikenalkan kepada anak-anak, bukan hanya sekadar konsep, tetapi betul-betul diaplikasikan. Apalagi di tingkat SMP,” ujar Ismail, Sabtu (3/10/2026).
Ia menilai pembelajaran Pancasila tidak semestinya hanya berorientasi pada hafalan lima sila. Pemahaman akan lebih kuat apabila siswa dapat melihat contoh penerapannya dalam lingkungan sekitar.
Menurut Ismail, pengalaman langsung dapat membantu pelajar memahami bahwa nilai Pancasila tidak hanya menjadi materi pelajaran, tetapi juga menjadi dasar dalam bersikap dan berinteraksi di tengah masyarakat.
“Karena itu, pengenalan nilai-nilai Pancasila sejak usia sekolah diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memahami sekaligus mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.(adv)
















