Samarinda – DPRD Kota Samarinda memilih pendekatan berbeda dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Keterbatasan fiskal daerah membuat perayaan tahun ini tidak diarahkan pada kegiatan besar, melainkan pada agenda sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Peringatan kemerdekaan akan diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan aksi donor darah. DPRD Samarinda menggandeng Dinas Kesehatan Kota Samarinda serta RSUD Inche Abdoel Moeis untuk menjalankan kegiatan tersebut.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan konsep tersebut dipilih agar semangat memperingati kemerdekaan tetap dapat diwujudkan tanpa menambah tekanan terhadap anggaran daerah.
“Kita tahu saat ini kita tengah mengalami keterbatasan anggaran. Karena itu dibutuhkan kolaborasi agar kita tetap bisa memeriahkan 17 Agustus,” kata Helmi, Jumat (14/8/26).
Menurut Helmi, keterlibatan sejumlah instansi menjadi bagian penting dalam menekan kebutuhan biaya penyelenggaraan. Dengan pola tersebut, peringatan HUT RI tetap dapat berlangsung sekaligus memberikan pelayanan kepada warga.
“Acara 17 Agustus ini sifatnya seremonial saja. Dengan bekerja sama, tidak membebani belanja operasional dan tidak membebani APBD,” tegasnya.
Pilihan mengedepankan kegiatan sosial juga tidak terlepas dari kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tekanan. Berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat turut mempersempit ruang fiskal yang dimiliki Pemkot Samarinda.
Dalam situasi tersebut, DPRD Samarinda menilai anggaran yang tersedia perlu diarahkan pada kegiatan yang memiliki manfaat lebih luas. Peringatan kemerdekaan pun tidak harus diwujudkan melalui pesta besar, tetapi dapat dikemas dalam bentuk pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Helmi menjelaskan, kegiatan tersebut nantinya berlangsung di area depan kantor DPRD Samarinda. Masyarakat umum dapat mengikuti rangkaian agenda yang telah disiapkan, termasuk memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan secara cuma-cuma.
“Kita laksanakan di depan kantor DPRD Samarinda dan terbuka untuk masyarakat umum,” terangnya.(adv)

















