Kamis, Maret 19, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Budaya

Kisah Pemeran Hantu Film KKN di Desa Penari Dibayar Rp 75 Ribu Selama 24 Jam hingga Pernah Kesurupan

inspirasa.co by inspirasa.co
20 Mei 2022
in Budaya, Business, Daerah, Entertainment, Fashion, Info Terkini, Konten Viral, Lifestyle, Nasional, News
0
Kisah Pemeran Hantu Film KKN di Desa Penari Dibayar Rp 75 Ribu Selama 24 Jam hingga Pernah Kesurupan

Foto Istimewa warga pemeran hantu di film KKN di Desa penari.

639
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Cerita pemeran hantu dari Film KKN di Desa Penari rupanya pernah mengalami kesurupan, namun belakangan diketahui pemeran tersebut hanya dibayar Rp 75 Ribu meskipun make up yang menutup wajahnya itu tidak boleh dihapus selama 24 jam.

Hal itu diungkapkan oleh Subardo (51) salah satu warga yang menjadi figuran syuting menjadi hantu. Ia mengungkapkan, berbagai pengalaman mistis telah dirasakan dan pengalaman itu menurutnya hal yang tidak akan bisa ia lupakan selama hidupnya.

Baca juga :

Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret

Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan

“Saya diminta jadi pemeran hantu, ternyata capek ikut syuting itu,” kenangnya, Selasa (17/5/2022).

Ia mengisahkan, meskipun perannya hanya sebentar muncul di layar, namun ia harus berjuang sehari semalam lantaran make up yang menutup wajahnya tidak boleh dihapus dalam 24 jam.

Ketika menunggu giliran syuting, ia dan puluhan orang lainnya harus berada di dalam bus dengan AC tetap hidup. Tujuannya agar make up tersebut tidak hilang.

“Bayangkan mata tak boleh berkedip dalm waktu yang lama. Kami dibayar Rp 75 ribu sekali pengambilan gambar,” terangnya.

Dua orang sempat mengalami kesurupan ketika proses syuting film KKN di Desa Penari itu. Ada beberapa lokasi syuting yakni di Joglo Tengah Hutan Wanagama yang berdekatan di Sendang tampat Bima bercinta dengan Ayu, lokasinya berada di pinggir sungai Oya.

Kejadian kesurupan menimpa salah seorang kru saat syuting di rumah Ngadiyo, rumah utama film tersebut. Bahkan akibat kesurupan itu, kru harus dilarikan ke rumah sakit.

Kesurupan juga terjadi di Joglo Wanagama di mana lokasi pesta tarian para hantu dilakukan. Saat itu para krun dan juga figuran dalam film tersebut tengah menunggu giliran syuting mereka duduk di dekat Sendang di mana banyak sesajen diletakkan di tempat tersebut.

Adapun warga yang dilibatkan menjadi figuran dalam film tersebut, ada sebanyak 50 warga dari Dusun Ngluweng dan sekitarnya. Dimana mereka semua terlibat berperan menjadi hantu.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Larangan LGBT Sudah Masuk di RKUHP, Ini Pidananya

Larangan LGBT Sudah Masuk di RKUHP, Ini Pidananya

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

Ket. Foto: Agus Julian, Pelatih Seni Bela Diri Pencak Silat Cabang Seni

Atlet Pencak Silat Kaltim Intensif Latihan Jelang Pra-POPNAS, Bidik Pertahankan Prestasi

9 November 2024
Foto: Protokopim Bontang (Rapat paripurna penyampaian Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (20/8/2025) malam)

Agus Haris Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Fraksi DPRD Bontang terkait Perubahan APBD 2025

20 Agustus 2025
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris: Kepala OPD Wajib Hadir Saat Rapat Paripurna yang Rajin Mangkir Patut Dievaluasi

5 Maret 2025
Anggota DPRD Kutim David Rante: Pentingnya Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu

Anggota DPRD Kutim David Rante: Pentingnya Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu

4 November 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret 19 Maret 2026
  • Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan 19 Maret 2026
  • 4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI 18 Maret 2026
  • Anggaran Pendidikan untuk MBG Digugat, CALS Ajukan Diri Sebagai Pihak Terkait di MK 18 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...