Sabtu, Maret 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Daerah

Konser Akbar Masyarakat Bufferzone Menggugat Transparansi Pengelolaan CSR PT Pupuk Kaltim

inspirasa.co by inspirasa.co
30 Juni 2022
in Daerah, Info Terkini, Lingkungan, National, Politik
0
Konser Akbar Masyarakat Bufferzone Menggugat Transparansi Pengelolaan CSR PT Pupuk Kaltim

Massa demonstrasi di temui perwakilan manajemen PT Pupuk Kaltim.

483
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Pada Kamis, 30 Juni 2022 pagi, ada perhelatan konser akbar oleh ‘masyarakat bufferzone menggugat’ di Bontang, Kalimantan Timur.

Konser akbar ini ditujukan kepada perusahaan nasional berskala global PT Pupuk Kalimantan Timur yang telah berdiri kukuh sejak 7 Desember 1977 di Bontang.

Baca juga :

Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan

4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI

PT Pupuk Kalimantan Timur adalah, salah satu perusahaan industri yang sangat strategis di Indonesia.

Ratusan massa masyarakat bufferzone menggugat memenuhi pintu masuk kantor pusat PT Pupuk Kalimantan Timur yang dijadikan panggung konser oleh demonstran.

Kedatangan ratusan masyarakat bufferzone menggugat, dikawal ketat oleh aparat keamanan yang terdiri dari TNI, Polri dan Security perusahaan.

Demonstrasi berlangsung tertib

Koordinator Aksi Demonstrasi, Yopi Candra, dengan lantang bersuara, kedatangan mereka ini merupakan bentuk Kekecewaan warga kepada perusahaan PT Pupuk Kaltim yang dianggap kurang memperhatikan masyarakat Bontang, khususnya daerah bufferzone. Lantaran menurutnya, aktivitas perusahaan banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat dari segi kesehatan akibat tercemarnya lingkungan dari polusi yang dihasilkan perusahaan.

Koordinator Aksi Demonstrasi, Yopi Candra.

Ada 6 tuntutan yang dilayangkan kepada perusahaan PT Pupuk Kaltim, diantaranya, meminta perusahaan membuka secara transparan mengenai berapa dan kemana saja jumlah alokasi dana CSR.

Memprioritaskan dana CSR untuk kesejahteraan masyarakat bufferzone, memasang indikator udara di area bufferzone (Guntung, Loktuan, Sidrap), memberi fasilitas medical check up gratis serta vitamin dan susu gratis setiap 3 bulan sekali, memberikan fasilitas kesehatan gratis Per-RT secara berkelanjutan dan membentuk tim khusus rehabilitasi di area pesisir akibat tumpahan batu bara di area boiler PT Pupuk Kaltim.

Sementara itu, Sekretaris Ikatan Pemuda Loktuan Berasatu (IPLB) Muhammad Pijay Sanusi mengatakan realisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pupuk Kaltim terkesan ditutupi dan tak transparan.

Selain itu, aksi ini dilakukan karena tidak adanya titik temu saat melakukan audiensi terkait transparansi keterbukaan informasi soal realisasi dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang telah direalisasikan ke Bontang.

Sekretaris IPLB Muhammad Pijay Sanusi.

Menanggapi hal itu, Tommy Johan Agusta, VP Komunikasi Korporat PKT dalam rilis perusahaan menjelaskan, sebagai salah satu perusahaan yang bermarkas di Bontang, PKT pun terus memperkuat komitmen untuk konsisten meningkatkan produktivitas masyarakat maritim di kota ini, terutama bagi masyarakat di wilayah Bufferzone tempat pabrik beroperasi.

Sebagai perusahaan BUMN yang berorientasi pada keberlanjutan, PKT juga berkomitmen untuk senantiasa menjunjung tinggi prinsip CGC (Good Corporate Governance), termasuk dalam hal transparansi pengembangan program pemberdayaan masyarakat sekitar.

Sebagai perwujudan komitmen tersebut, PKT secara aktif terus menjalankan peranannya sebagai Agen Pembangunan lewat berbagai kegiatan TJSL (CSR) guna mendorong terciptanya kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di wilayah Bontang.

Besaran kontribusi, anggaran, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat lewat program TJSL perusahaan juga telah rutin dilaporkan melalui Laporan Tahunan (Annual Report) dan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang telah diaudit, dan dapat diakses oleh publik lewat website resmi perusahaan.

Setiap tahunnya, program-program ini dijalankan secara konsisten oleh PKT ke berbagai lapisan masyarakat yang memang membutuhkan, meliputi tiga aspek utama yaitu pemberdayaan sosial (pendidikan dan kesehatan), ekonomi, dan pelestarian lingkungan, hingga penciptaan manfaat bersama dengan memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Source: masyarakat bufferzone menggugat
ShareTweetShare
 
Next Post
Marak Terjadi Perselisihan Kerja, Rustam Minta Perusahaan Lebih Kooperatif Soal Rekrutmen Tenaga Kerja

Marak Terjadi Perselisihan Kerja, Rustam Minta Perusahaan Lebih Kooperatif Soal Rekrutmen Tenaga Kerja

DPRD Bontang Pertanyakan Progres Izin Proyek Penataan Lahan di PT KIE

DPRD Bontang Pertanyakan Progres Izin Proyek Penataan Lahan di PT KIE

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

wakil wali kota nomor urut 1, Chusnul Dhihin melakukan kampanye dengan menghadiri undangan warga kampung baru di Jalan Alexander, Kelurahan Berbas Tengah. Sabtu (12/10/2024).

Kampanye di Kampung Baru, Chusnul Dhihin Paparkan 10 Program Prioritas

15 Oktober 2024
Foto: Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama Tim dari UPT Kimpraswil Kementerian PUPR melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan pembangunan Sekolah Rakyat di Bontang Lestari, pada Selasa (5/8/2025) siang.

Sekolah Rakyat di Bontang Dirancang Tampung 2 Ribu Lebih Anak dari Keluarga Tidak Mampu

5 Agustus 2025
Anggota DPRD Kutim David Rante: Pentingnya Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu

Anggota DPRD Kutim David Rante: Pentingnya Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu

4 November 2023
ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan

4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI

18 Maret 2026

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Pemerintah Tetapkan Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret 19 Maret 2026
  • Susun Program Organisasi, Arahan Ketua Sapma Bontang Shendy Matangkan Agenda Unggulan 19 Maret 2026
  • 4 Prajurit TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Ditahan Puspom TNI 18 Maret 2026
  • Anggaran Pendidikan untuk MBG Digugat, CALS Ajukan Diri Sebagai Pihak Terkait di MK 18 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...