Jumat, Mei 15, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Muatan Truk 15 – 20 Ton, Diduga Picu Jalan di Bonles Rusak, Nursalam: Pemkot Buat Perda Lalu Lintas

inspirasa.co by inspirasa.co
18 Oktober 2021
in Advetorial, Daerah, Lingkungan, Politik
0
Muatan Truk 15 – 20 Ton, Diduga Picu Jalan di Bonles Rusak, Nursalam: Pemkot Buat Perda Lalu Lintas

Salah satu kondisi jalan rudak di Bontang Lestari.

399
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Komisi II DPRD Bontang Nursalam, meminta pemerintah membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait lalu lintas jalan di Kelurahan Bontang Lestari.

Menurutnya, kondisi jalan umum yang dimulai dari Jalan Soekarno-Hatta hingga Jalan Urip Sumoharjo sudah rusak parah. Akibat, aktivitas muatan truk perusahaan melebihi kapasitas. Sementara 2 jalan tersebut diketahui hanya mampu menahan beban seberat 8 ton.

Baca juga :

Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR

Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif

Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam.

“Kalau kita lihat itu tengah malam jam 12 keatas kendaraan luar biasa banyaknya yang melintas tonasenya sampe 15 hingga 20 ton,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Bontang, Senin (18/10/2021).

Dengan adanya Perda ini, Salam sapaan akrabnya berharap dapat membatasi kendaraan yang melintas melebihi tonase.

“Wali Kota harus segera mengeluarkan Perda untuk membatasi atau melarang kendaraan melintas yang melebihi kapasitas, karena kita liat sendiri jalannya rusak lagi,” tegasnya.

Selain itu, politisi Golkar ini turut menyayangkan, kerusakan infrastruktur jalan yang disebabkan aktivitas perusahaan tidak sebanding dengan nilai investasinya.

“Apa gunanya investasi kalau ngerusak infrastruktur. Sementara investasi itu kita juga tidak dapat PAD”, timpalnya.

Diketahui, bahwa kendaraan muatan yang kerap melintas di sepanjang Jalan Bontang Lestari merupakan milik perusahaan PT Graha Power Kaltim (GPK), PT Energi Unggul Persada (EUP), dan PT Variya Jaya Beton. Mereka disinyalir jadi penyebab rusak jalan tersebut.

Meski pihak perusahaan sudah memperbaiki jalanan tersebut. Namun sayang, baru beberapa hari diperbaiki, jalannya rusak lagi. Bahkan rusaknya kian parah, lantaran material aspal sampai menutupi trotoar jalan.

Pewarta: Yayuk

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Dewan Pertanyakan Sikap Kepala Satpol PP yang Selalu Mangkir di Setiap Agenda Rapat Paripurna

Dewan Pertanyakan Sikap Kepala Satpol PP yang Selalu Mangkir di Setiap Agenda Rapat Paripurna

Bakhtiar Wakkang Minta Rencana Penyertaan Modal Dipermudah, Jika Bisa Tanpa Agunan

Bakhtiar Wakkang Minta Rencana Penyertaan Modal Dipermudah, Jika Bisa Tanpa Agunan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto : Kapolres Bontang Alex Frestian Lumban Tobing saat diwawancarai awak media.

Kasus Dugaan Penganiayaan Napi Lapas Bontang, Kepolisian Fokus Ungkap Fakta Dilapangan Periksa 10 Orang Saksi

13 Maret 2025
Bahas Pembayaran Jasa Pelayanan Tenaga Kesehatan, Komisi IV DPRD Kaltim Gelar RDP Bersama Mitra Kesehatan

Bahas Pembayaran Jasa Pelayanan Tenaga Kesehatan, Komisi IV DPRD Kaltim Gelar RDP Bersama Mitra Kesehatan

16 November 2023
Foto: Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto hadir sebagai pemateri sosialisasi kebijakan Dewan Pers bertajuk “Pendataan untuk Media Terpercaya” digelar Diskominfo Bontang, pada Kamis (31/7/2025) malam di Bontang Nusantara Resto.

Dewan Pers: Pendataan adalah Prosedur Ekstraktif, Verifikasi Bukan Kewajiban Tapi Hak Konstitusional Media

2 Agustus 2025
Siapa Fredy Pratama? Gembong Jaringan Narkoba Internasional Asal Kalimantan Selatan

Siapa Fredy Pratama? Gembong Jaringan Narkoba Internasional Asal Kalimantan Selatan

24 September 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Alfin Sebut Akses Infrastruktur Jalan Bontang Lestari Masih Jadi PR 15 Mei 2026
  • Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh 15 Mei 2026
  • Turun ke 17 Persen, Wali Kota Neni Belum Puas: Penanganan Stunting Harus Masif 15 Mei 2026
  • Sebut Hoaks, Syahariah Mas’ud Tak Ingin Masuk Bursa Ketua KONI Kaltim 14 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...