Inspirasa.co – Kawasan Berbas Pantai di Kota Bontang segera bersolek. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berkomitmen menata ulang lokasi tersebut untuk dijadikan destinasi wisata unggulan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi para pengunjung.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai kondisi kawasan tersebut saat ini masih memerlukan banyak pembenahan. Fokus utama perbaikan meliputi penataan lapak pedagang, peningkatan standar kebersihan, hingga estetika lingkungan secara keseluruhan.
“Kita ingin kawasan itu rapi, bersih, dan layak menjadi destinasi unggulan,” ujar Neni.
Guna menghadirkan pengelolaan yang lebih profesional, penataan ini rencananya akan melibatkan pihak ketiga melalui mekanisme seleksi terbuka atau kontes. Neni menegaskan bahwa pihaknya membuka peluang bagi pengelola lokal maupun luar daerah yang memiliki konsep terbaik.
“Kita konteskan, baik pengelolaan lokal maupun luar daerah. Siapa saja yang ingin mengelola, kami terbuka,” tambahnya.
Meski akan dikelola secara profesional, Neni menjamin pelaku usaha lokal tidak akan tersingkir. Masyarakat sekitar tetap akan dilibatkan agar terus mendapatkan manfaat ekonomi dari pengembangan kawasan wisata tersebut.
“Yang penting masyarakat sekitar tetap bisa berusaha, namun dengan penataan yang jauh lebih baik dari sekarang,” tegasnya.
Di sisi lain, Wali Kota juga menyoroti persoalan menahun yang ada di Berbas Pantai, yakni masalah sampah dan penggunaan tenda terpal yang terkesan semrawut. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan masih menjadi tantangan besar karena imbauan pemerintah sering kali diabaikan oleh oknum pedagang.
“Selama ini sampah dan terpal masih menjadi masalah utama. Imbauan terkadang diabaikan; sampah berserakan, tapi penjual di sekitar juga enggan membersihkan. Hal-hal seperti ini yang harus kita ubah,” jelas Neni.
Melalui langkah penataan ini, Berbas Pantai diharapkan bertransformasi tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga menjadi magnet pariwisata yang mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan di Kota Bontang.

















Discussion about this post