Selasa, Juni 16, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Pengadaan Kurban Tanpa Bebankan APBD, Neni Minta ASN Patungan: Ibadah Lahir dari Kerelaan Pribadi, Bukan Proyek Pemerintah

inspirasa.co by inspirasa.co
1 Mei 2026
in Info Terkini
0
Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni

Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni

323
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Di tengah himpitan keterbatasan fiskal, Pemerintah Kota Bontang mengambil langkah progresif untuk menjaga tradisi ibadah kurban. Tahun ini, pengadaan hewan kurban tidak lagi membebani APBD, melainkan bersumber sepenuhnya dari kocek pribadi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat daerah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa transisi skema ini bukan sekadar siasat anggaran, melainkan upaya mempertebal keterlibatan personal aparatur dalam aksi sosial keagamaan.

Baca juga :

Dua Remaja Pelaku Vandalisme Diamankan, Polres Bontang Utamakan Pembinaan

Fraksi Amanat Demokrat Bergelora DPRD Bontang Dorong Raperda Kepemudaan Segera Dibahas

“Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini bergerak mandiri membentuk kelompok kurban. Satu ekor sapi ditanggung bersama oleh tujuh orang, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” ujar Neni.

Dengan estimasi harga sapi di kisaran Rp21 juta, setiap peserta rata-rata menyumbangkan Rp3 juta. Pola iuran ini dinilai jauh lebih fleksibel dan mampu menjangkau lebih banyak partisipan dibanding bergantung pada birokrasi anggaran negara.

Neni menyampaikan bahwa poin utama dari kebijakan ini ialah terkait Efisiensi Fiskal: Menghapus ketergantungan pada anggaran daerah (APBD). Memperkuat soliditas internal antar ASN. Nama-nama peserta akan diumumkan saat penyembelihan sebagai bentuk akuntabilitas dan apresiasi individu.

Bagi Neni, kebijakan ini membawa pesan moral yang lebih dalam. Ia ingin menanamkan kesadaran bahwa kontribusi sosial dan ibadah idealnya lahir dari kerelaan pribadi, bukan fasilitas negara.

“Ini adalah ruang bagi kita untuk berbuat kebaikan secara personal, merefleksikan nilai pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS,” tambahnya.

Meski skemanya berubah, antusiasme ASN Bontang tetap tinggi. Jika tahun lalu partisipasi serupa berhasil menghimpun 21 ekor sapi, tahun ini target yang sama dipatok melalui keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah.

Seluruh hewan kurban nantinya akan didistribusikan ke berbagai masjid dan masyarakat yang membutuhkan di seluruh penjuru Kota Bontang. (Ima)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, dalam Musrenbang RKPD Kaltim 2027 pada Kamis (30/04/2026).

Andi Sofyan Hasdam di Musrenbang Kaltim: Desak Sinkronisasi Anggaran Selamatkan APBD, Minta Pemprov Berani Melawan Ketidakadilan Fiskal

Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan sejumlah usulan prioritas dalam Musrenbang RKPD Provinsi Kaltim Tahun 2027 yang digelar di Samarinda, Kamis (30/04/2026).

Bawa Usulan Prioritas ke Provinsi, Neni Soroti Ketiadaan Bankeu, Nasib APBD Bontang, Dana Kurang Salur hingga Efisiensi Pegawai

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Pelantikan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Bontang masa bakti 2026–2031 di Auditorium 3D Awang Long, Rabu (6/5/2026).

Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga

7 Mei 2026
Sosok Terduga Teroris Ditembak Mati, Identitas Sedang Didalami Kepolisian

Sosok Terduga Teroris Ditembak Mati, Identitas Sedang Didalami Kepolisian

31 Maret 2021

Kodim 0906/Kutai Kartanegara Gelar Latihan Bela Diri Taktis untuk Tingkatkan Kesiapan Prajurit

14 Maret 2025
Isu Hoaks Penculikan Anak, Kapolresta Samarinda Imbau Masyarakat Cerdas Bermedsos

Isu Hoaks Penculikan Anak, Kapolresta Samarinda Imbau Masyarakat Cerdas Bermedsos

2 Februari 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Serap Aspirasi di 12 Titik, Shemmy Permata Sari Jembatani Usulan Warga Bontang ke Provinsi 16 Juni 2026
  • Joni Alla’ Padang Tak Mau Ambil Risiko, RTRW Bontang Harus Bebas Masalah Sejak Awal 16 Juni 2026
  • RTRW Bontang Terancam Mandek, Pansus DPRD Tunggu Sinkronisasi Data OPD 16 Juni 2026
  • Raih WTP 12 Kali, Wali Kota Bontang Neni: Jangan Sekadar Prestasi Administratif 16 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...