Kamis, Juni 11, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Polemik Calistung Kembali Disorot, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Kebijakan

inspirasa.co by inspirasa.co
29 Mei 2026
in Advetorial, DPRD Samarinda
0
Polemik Calistung Kembali Disorot, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Kebijakan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti

302
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Kebijakan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) di tingkat pendidikan dasar kembali menjadi sorotan DPRD Kota Samarinda.

DPRD menilai aturan yang diterapkan saat ini masih menimbulkan kebingungan bagi orang tua maupun siswa saat memasuki jenjang sekolah dasar.

Baca juga :

DPRD Ingatkan Pemerataan Fasilitas Jadi Kunci Sukses Kurikulum Coding dan AI

DPRD Samarinda Desak Penertiban Usaha yang Gunakan Bahu Jalan untuk Parkir

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan ketidaksinkronan kebijakan terlihat dari larangan penerapan calistung secara penuh di taman kanak-kanak, sementara siswa kelas 1 SD justru dituntut sudah memiliki kemampuan dasar membaca.

“Di TK tidak boleh mengajarkan calistung secara penuh, tapi di SD kelas 1 sudah dituntut bisa membaca,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Sri, kondisi tersebut membuat banyak orang tua akhirnya harus mencari tambahan pelajaran di luar sekolah agar anak mereka mampu mengikuti pembelajaran saat masuk SD.

Ia menilai situasi itu secara tidak langsung menambah beban masyarakat karena orang tua harus mengeluarkan biaya tambahan untuk les atau bimbingan belajar.

“Orang tua akhirnya terbebani les tambahan karena anak dituntut siap mengikuti pelajaran sejak awal masuk SD,” katanya.

Selain persoalan kurikulum, DPRD Samarinda juga menyoroti masih kurangnya tenaga pengajar di sejumlah sekolah. Sri menyebut setiap tahun ratusan guru pensiun maupun meninggal dunia, sementara pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam pengangkatan tenaga honorer baru.

“Setiap tahun ada sekitar 150 sampai 200 guru pensiun atau meninggal. Sementara pengangkatan honorer juga terbatas,” jelasnya.

Kondisi tersebut berdampak terhadap kebutuhan guru di sekolah, khususnya wali kelas tingkat sekolah dasar dan tenaga pengajar Bahasa Inggris yang nantinya akan menjadi mata pelajaran wajib.

DPRD sebelumnya juga sempat mengusulkan bantuan subsidi bagi sekolah swasta untuk membantu menampung siswa yang tidak diterima di sekolah negeri. Namun usulan tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran daerah.

“Subsidi sekolah swasta sebenarnya pernah kami usulkan, tapi kondisi anggaran saat ini masih menjadi tantangan,” tuturnya.

Sri berharap pemerintah dapat menyusun kebijakan pendidikan yang lebih sinkron agar sistem pembelajaran di tingkat TK dan SD tidak lagi membingungkan masyarakat serta kualitas pendidikan di Samarinda dapat lebih merata.(adv)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyerahkan dokumen tanggapan atas usulan 6 raperda dalam rapat kerja DPRD Kota Bontang kepada Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.

6 Raperda Inisiatif Pemkot Bontang: Mulai dari Tata Ruang, Lalin, hingga Insentif Guru Non-ASN

Foto: Ubayya Bengawan Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang.

Ubaya Ingatkan Krisis Guru, Rekrutmen Tenaga Pengganti Dinilai Belum Cukup

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Semarak Pawai Obor Bulan Suci Ramadhan, Momen yang Dirindukan Masyarakat Bontang Semenjak Dibatasi Pandemi

Semarak Pawai Obor Bulan Suci Ramadhan, Momen yang Dirindukan Masyarakat Bontang Semenjak Dibatasi Pandemi

18 Maret 2023
Daerah Lain Ramai Konser Musik, Mengapa di Bontang Terlihat ‘Mati Suri’?

Daerah Lain Ramai Konser Musik, Mengapa di Bontang Terlihat ‘Mati Suri’?

16 Agustus 2022
Foto: Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur, Hipnie Armansyah. (ist)

Komisi B DPRD Kutim Bakal Meninjau Progres Proyek MYC Pastikan Bisa Segera Rampung

3 Juni 2024
Dukung Pemkot dan BNNK Tes Urine Narkoba, Andi Faiz: Bisa Rutin Dilakukan dan Harus Dadakan

Dukung Pemkot dan BNNK Tes Urine Narkoba, Andi Faiz: Bisa Rutin Dilakukan dan Harus Dadakan

16 Mei 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • 80% Wajah Baru, Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030 Resmi Dilantik di Surabaya 11 Juni 2026
  • Wali Kota Bontang Ajak DWP Jadi Benteng Ketahanan Keluarga di Era Digital 10 Juni 2026
  • Pemkot Bontang Gelar Operasi Timbang Serentak Targetkan 9.840 Balita 10 Juni 2026
  • Langkah Pemkot Bontang Memutus Mata Rantai Stunting Sejak Usia Remaja 10 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...