Sabtu, Mei 2, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Business

Raja Minyak Goreng di RI: Eka Tjipta Melambung Gegara Bimoli

inspirasa.co by inspirasa.co
20 Januari 2022
in Business, Daerah, Food, Nasional, Sains
0
Raja Minyak Goreng di RI: Eka Tjipta Melambung Gegara Bimoli

Foto via google Oei Ek Tjong alias Eka Tjipta Widjaja.

421
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Belakangan puluhan produsen minyak goreng (migor) dipaksa menekan harga oleh pemerintah di tengah lonjakan harga migor. Salah satu merek ternama di pasar Migor di Indonesia adalah Bimoli yang tersohor.

Jejak Bimoli di pasar migor Indonesia tak terpisahkan dari sosok Oei Ek Tjong alias Eka Tjipta Widjaja.

Baca juga :

Benahi Data Sosial, Pemkot Bontang Dorong Kelurahan Melek Statistik

Neni: Angka Pengangguran di Bontang Turun Drastis dari 10 Ribu Kini Tersisa 6 Ribu

Oei Ek Tjong berusia sembilan tahun ketika dibawa dari Quangzhou oleh ayahnya ke Makassar. Sejak belasan tahun Oei Ek Tjong dia sudah mulai belajar berbisnis. Mula-mula di toko kelontong ayahnya dan juga berdagang dari pintu ke pintu.

Pada masa mudanya, Oei Ek Tjong pernah jadi pemborong kuburan; berternak dan tentu saja berdagang barang kebutuhan sehari-hari. Di masa muda pula dia mengalami jatuh bangun, ketika tentara Jepang menduduki Indonesia. Golongan Tionghoa adalah golongan yang dipinggirkan militer Jepang ketika PD II.

Di zaman Jepang, seperti disebut dalam Ensiklopedia Indonesia P-Z (1992:469), dia ternak babi lalu setelah Jepang kalah pada 1945 dia menjual babi-babinya. Kemudian dia mendirikan pabrik mendirikan sebuah pabrik roti, sirup, limun dan biskuit.

Oei Ek Tjong berada di Makassar ketika Sulawesi Selatan bergolak. Dalam buku Sudwikatmono sebuah perjalanan di antara sahabat (2009:211) disebut Oei Ek Tjong

“menjadi pemasok kebutuhan logistik TNI seperti teh, kopi, gula, sirup, dendeng dan rokok yang saat itu sedang menumpas pemberontakan Andi Azis dan Kahar Muzakar.”

“Tahun 1950 ia mulai berdagang kopra sampai Pulau Selayar. Tahun 1957 dia pindah ke Surabaya,” tulis Sam Setyautama dalam Tokoh-Tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia (2008:261). Dia terus jadi pengusaha meski kebijakan politik nasional tidak berpihak padanya. Dari Surabaya dia kemudian ke Jakarta.

Awal 1960an dia mendirikan CV Sinar Mas, yang bergerak di bidang ekspor-impor. Dia mengirim komoditas dan mengimpor tekstil dari luar. Oei Ek Tjong lalu punya nama lain Eka Tjipta Widjaja.

Tahun 1968 menjadi tahun penting dalam sejarah hidupnya. Dimana di membangun pengilangan minyak kelapa bernama CV Bitung Manado Oil. Bitung dan Manado adalah nama kota penting di Sulawesi Utara yang penghasil kopra. Produk yang dijualnya kemudian dikenal sebagai Bimoli. Nama seolah menjadi singkatan dari nama perusahaan Bitung Manado Oil Limited.

Setelah bertahun-tahun masuk pasar, merek Bimoli cemerlang di pasaran migor. Bustanil Arifin dalam Analisis ekonomi pertanian Indonesia (2004:193) menyebut Migor merek Bimoli (pernah) menguasai 75 persen pasar minyak goreng dalam negeri.

Migor Bimoli kemudian tak hanya sukses di pasaran, namun juga diingat orang. Eka Tjipta lalu sempat digelari Raja Minyak Goreng Indonesia dan dia mulai menjadi pengusaha berpengaruh. Sekitar tahun 1970an, Liem Sioe Liong kemudian mendekatinya. Hasil patungan mereka lahirnya PT Sinar Mas Inti Perkasa.

Dalam PT Sinar Mas Inti Perkasa, seperti disebut Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group (2016:307) Eka hanya memiliki saham 45 persen. Liem juga 45 persen dan sisanya, 10 persen dimiliki Sigit bin Soeharto.

Setelah 1991, Eka dan Liem pecah kongsi di bisnis migor. Sinar Mas milik Eka keluar dari perkongsian itu tanpa Bimoli, namun terus berbisnis minyak goreng juga. Sinar Mas membawa merek minyak goreng Kunci Mas dan Filma.

Setelah sukses dengan migor Bimoli, bisnis Eka kemudian melebar di luar minyak goreng. Eka Tjipta dikenal sebagai pemilik pabrik kertas Tjiwi Kimia, pabrik margarin PT Smart dan Bank Internasional Indonesia (BII). Selain di bidang makanan, kertas dan keuangan, Eka Tjipta terjun pula ke industri perkebunan, perhotelan dan real estate. Semuanya berada di bawah kendali grup Sinar Mas.

TIM RISET CNBC INDONESIA (Artikel ini disadur dari CNBC Indonesia).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Truk Tronton Tabrak Sejumlah Pengendara, 5 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Balikpapan, Truk Tronton Tabrak Sejumlah Pengendara, 5 Orang Tewas

Kecelakaan Maut Truk Tronton di Balikpapan, Korban Meninggal Dunia 21 Orang Misinformasi

Kecelakaan Maut Truk Tronton di Balikpapan, Korban Meninggal Dunia 21 Orang Misinformasi

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto dokumentasi warga, kemacetan di jalan Poros Bontang-Samarinda

Truk Trailer Tak Kuat Menanjak Hingga Melintang di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Akses Jalan Macet Total

27 Mei 2024
Kesejahteraan Guru Pelosok Kaltim Jadi Perhatian Salehuddin

Kesejahteraan Guru Pelosok Kaltim Jadi Perhatian Salehuddin

25 April 2025
Ketua DPRD Kutim Joni, Komitmen Mendukung Pelestarian Adat

Ketua DPRD Kutim Joni, Komitmen Mendukung Pelestarian Adat

20 November 2023
DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke 7, Bahas 3 Agenda

DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke 7, Bahas 3 Agenda

21 Februari 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Benahi Data Sosial, Pemkot Bontang Dorong Kelurahan Melek Statistik 1 Mei 2026
  • Neni: Angka Pengangguran di Bontang Turun Drastis dari 10 Ribu Kini Tersisa 6 Ribu 1 Mei 2026
  • Kabar Gembira Pekerja! Dampak Pemulihan Ekonomi, UMK Bontang Berpotensi Tembus Rp4 Juta di 2027 1 Mei 2026
  • Pastikan Buruh Tak Sendiri, Wali Kota Neni Minta Disnaker Kawal Setiap Kasus PHK 1 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...