Inspirasa.co – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Bontang dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Hal itu disampaikan Saeful Rizal Anggota Komisi A DPRD Bontang menyusul masih adanya 428 kursi sekolah yang belum terisi hingga akhir masa pendaftaran tahap awal.
Menurut Saeful, evaluasi penting dilakukan agar pelaksanaan penerimaan siswa baru pada tahun berikutnya bisa berjalan lebih optimal. Salah satu yang menjadi sorotan ialah durasi pendaftaran yang tahun ini hanya berlangsung sekitar satu pekan, lebih singkat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai dua minggu.
Ia menilai, keterbatasan waktu bisa saja menjadi salah satu faktor masih banyaknya kursi kosong di sejumlah sekolah. Namun demikian, ia percaya Dinas Pendidikan telah memiliki mekanisme evaluasi internal terhadap pelaksanaan SPMB.
“Pasti akan dievaluasi kenapa masih ada ratusan kursi kosong. Disdikbud tentu punya sistem evaluasi sendiri,” ujarnya.
Meski demikian, Saeful menilai pemerintah daerah tetap perlu membuka ruang masukan dari berbagai pihak, mulai dari DPRD, tokoh masyarakat, media massa, hingga masyarakat umum. Menurutnya, masukan tersebut penting demi meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Bontang.
Ia menegaskan, tujuan utama dari seluruh proses evaluasi ialah memastikan sistem penerimaan murid baru semakin baik dan mampu menjangkau seluruh anak usia sekolah.
“Tidak ada salahnya menerima masukan dari semua elemen masyarakat demi perbaikan sistem pendidikan dan penerimaan murid baru,” katanya.
Saeful juga menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan SPMB. Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung proses penerimaan siswa agar berjalan transparan, mudah diakses, dan tepat sasaran.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, proses penerimaan siswa baru harus terus diperbaiki agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
“Ujung dari semua ini adalah terciptanya generasi yang cerdas dan berkualitas,” tegasnya.
















