Rabu, Mei 6, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Sri Puji Astuti: Minimnya Apresiasi Budaya Hambat Samarinda Jadi Kota Wisata

inspirasa.co by inspirasa.co
15 September 2025
in Advetorial
0
Sri Puji Astuti: Minimnya Apresiasi Budaya Hambat Samarinda Jadi Kota Wisata

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti

313
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Upaya menjadikan Samarinda sebagai kota tujuan wisata dinilai belum berjalan optimal. Rendahnya kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal disebut menjadi faktor penghambat utama.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. Ia menilai, kesadaran warga dalam menjaga budaya dan lingkungan masih rendah sehingga mengurangi daya tarik kota bagi wisatawan.

Baca juga :

Parkir Liar Pelajar Disorot, DPRD Samarinda Dukung Penertiban di Jalan Wijaya Kusuma I

Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah UMK, DPRD Samarinda Dorong Jaminan Karier dan Kesejahteraan

“Kalau kita tidak cinta budaya, tidak cinta lingkungan, bagaimana orang mau datang ke Samarinda? Sampah masih berserakan, karakter kotanya juga belum terbentuk,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Puji mengungkapkan fenomena masyarakat yang lebih gemar menghabiskan waktu liburan di luar kota. Kondisi ini menurutnya menjadi cerminan bahwa warga sendiri belum menaruh kebanggaan terhadap kekayaan budaya Samarinda.

“Kita lebih senang ke Bali atau daerah lain, padahal kita juga punya warisan budaya. Tapi sayangnya tidak dimanfaatkan,” katanya.

Ia kemudian membandingkan dengan daerah tetangga, Kutai Kartanegara (Kukar), yang dinilai lebih konsisten dalam merawat tradisi. Samarinda, sebaliknya, dianggap belum memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga identitas lokal.

“Budaya di Kukar masih terjaga, sedangkan di Samarinda kecintaan masyarakat terhadap budaya sendiri belum tumbuh,” tegasnya.

Untuk memperbaiki situasi ini, Puji mendorong agar Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan keberpihakan lebih nyata, baik dalam bentuk kebijakan maupun alokasi anggaran.

“Harus ada keberpihakan anggaran untuk pemajuan dan pelestarian budaya,” jelasnya.

Ia juga mengusulkan perubahan struktur kelembagaan, yakni memisahkan urusan kebudayaan dari sektor pendidikan atau menggabungkannya dengan pariwisata agar promosi bisa lebih efektif.

“Kalau kebudayaan dikelola bersama pariwisata, dampaknya akan lebih terasa,” ungkapnya.

Menurut Puji, wacana tersebut akan segera disampaikan ke pemerintah kota. Ia berharap langkah konkret bisa segera diambil sehingga Samarinda tak hanya dikenal sebagai kota industri, melainkan juga kota yang memiliki identitas budaya kuat.

“Kita ingin budaya lokal benar-benar hidup dan menjadi wajah Samarinda di mata wisatawan,” pungkasnya.(ADV)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Komisi I DPRD Samarinda Perkuat Pengawasan Kebijakan Pemkot

Komisi I DPRD Samarinda Perkuat Pengawasan Kebijakan Pemkot

DPRD Samarinda Bongkar Perumahan STV Belum Berizin, Sengketa Jalan Makin Rumit

DPRD Samarinda Bongkar Perumahan STV Belum Berizin, Sengketa Jalan Makin Rumit

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Pemkot Bontang Cari Pengelola Profesional Penataan Wisata Berbas Pantai

12 April 2026
DPRD Samarinda Fokus Tanamkan Budaya Bersih Sejak Bangku Sekolah

DPRD Samarinda Fokus Tanamkan Budaya Bersih Sejak Bangku Sekolah

18 September 2025
Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1.900 Gram buat Bayar Utang Bisnis Forex

Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1.900 Gram buat Bayar Utang Bisnis Forex

8 April 2021
DPD II Golkar Bontang Gelar Vaksinasi Massal, Diikuti 660 Warga

DPD II Golkar Bontang Gelar Vaksinasi Massal, Diikuti 660 Warga

28 September 2021

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
  • Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3% 6 Mei 2026
  • Aksi Penanaman Mangrove di HUT ke-80 Persit, Neni Moerniaeni: Jaga Mangrove Sekarang, Investasi untuk Generasi Mendatang 5 Mei 2026
  • Wawali Agus Haris Minta Perangkat Daerah Kawal Warga dari Ancaman Investasi dan Pinjaman Ilegal 5 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
 

Memuat Komentar...