Kamis, April 30, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Tak Puas di Angka 83, Pemkot Bontang Bidik Skor 91 untuk Pelayanan Publik 2026

inspirasa.co by inspirasa.co
30 April 2026
in Info Terkini
0
Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam agenda evaluasi hasil penilaian maladministrasi dan persiapan penilaian tahun 2026, Selasa (28/4/2026).

Foto: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam agenda evaluasi hasil penilaian maladministrasi dan persiapan penilaian tahun 2026, Selasa (28/4/2026).

309
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Puas dengan predikat “Kualitas Tinggi” saja tidak cukup. Pemerintah Kota Bontang resmi mematok target ambisius untuk tahun 2026 menembus skor 91 dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik oleh Ombudsman RI.

Target ini merupakan lompatan signifikan dari capaian tahun 2025 yang bertengger di angka 83,22.

Baca juga :

DPRD Bontang Pastikan Penanganan Banjir di Gunung Telihan Secara Bertahap

Reses Andi Faiz: Puluhan PJU Padam di Bontang Baru, Desak Dinas Terkait Segera Benahi, Tiang dan Lampu Sudah Tersedia

Komitmen “naik kelas” ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam agenda evaluasi hasil penilaian maladministrasi dan persiapan penilaian tahun 2026, Selasa (28/4/2026).

Dalam arahannya, Neni menekankan bahwa evaluasi tahunan bukanlah rutinitas formalitas, melainkan kompas untuk pembenahan total.

“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Di sanalah rakyat menjadi hakim, apakah kita benar-benar bekerja atau hanya sekadar duduk di balik meja,” tegas Neni.

Neni mengingatkan bahwa penilaian Ombudsman mencakup variabel krusial yakni
Kepatuhan Standar Layanan: Sejauh mana aturan dijalankan secara konsisten.

Kualitas Output: Apakah manfaat layanan dirasakan langsung oleh warga.

Responsivitas Pengaduan: Kecepatan dan ketepatan pemerintah dalam menjawab keluhan.

Forum yang diinisiasi Bagian Organisasi Setda ini membedah berbagai titik lemah, mulai dari kelengkapan administrasi hingga penyederhanaan alur birokrasi yang masih dianggap berbelit.

Acara ini dihadiri oleh tim ahli dari Ombudsman RI Perwakilan Kaltim, Dwi Farisa Putra Wibowo dan Ignasius Ryan Gamas, serta jajaran elit Pemkot termasuk Sony Suwito Adicahyono dan seluruh pimpinan instansi dari tingkat OPD hingga Puskesmas.

Sebagai bentuk apresiasi dan pemantik motivasi, Pemkot memberikan penghargaan kepada tiga instansi dengan performa terbaik tahun lalu:

Juara I RSUD Taman Husada 83,54, Juara II Dinas Sosial dan PM 83,37, Juara III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 82,73.

Ke depan, Pemkot Bontang akan mengintegrasikan sistem pelayanan yang lebih transparan dan berbasis respons cepat.

Fokus utamanya adalah memangkas celah maladministrasi dan memastikan reformasi birokrasi bukan hanya slogan, melainkan budaya kerja di seluruh lini pemerintahan Kota Bontang.

Dengan target skor 91, Bontang kini bersiap mensejajarkan diri dengan jajaran kota terbaik dalam standar pelayanan publik nasional. (Ima)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Ket. Foto: Dispora Kaltim melepas tim Drumband Corps (DDC) untuk berkompetisi dalam Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X yang akan digelar pada 16-17 November 2024 di Yogyakarta.

Dispora Kaltim Dorong Tim Drumband Tampilkan Prestasi di Kejuaraan Piala Raja di Yogyakarta

14 November 2024
Prisia Nasution Lebih Suka Gunung Dibanding Mal

Prisia Nasution Lebih Suka Gunung Dibanding Mal

16 Oktober 2021
Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur

DPM-PTSP Dorong Pemerataan Investasi di Bontang Selatan dan Barat Ini Data Rinciannya

1 November 2025
Sosok Toni Toharudin: Mantan Kernet Angkot yang Sukses Sabet Gelar Profesor

Sosok Toni Toharudin: Mantan Kernet Angkot yang Sukses Sabet Gelar Profesor

24 Juni 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Tak Puas di Angka 83, Pemkot Bontang Bidik Skor 91 untuk Pelayanan Publik 2026 30 April 2026
  • Perempuan Bontang Didorong Berdaya Saing di Era Digital 30 April 2026
  • 350 Guru TK Dilatih Jadi “Guru Utuh”, Pemkot Bontang Tekankan Penguatan Karakter 30 April 2026
  • Sambut Era Teknologi, Pemkot Bontang Matangkan Program Digital Talent Academy 2026 30 April 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
 

Memuat Komentar...