Kamis, September 10, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Ubaya Ingatkan Krisis Guru, Rekrutmen Tenaga Pengganti Dinilai Belum Cukup

inspirasa.co by inspirasa.co
30 Mei 2026
in Daerah, Pendidikan
0
Foto: Ubayya Bengawan Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang.

Foto: Ubayya Bengawan Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang.

328
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Kekurangan guru di Kota Bontang mulai memasuki fase mengkhawatirkan. Banyak tenaga pendidik pensiun setiap tahun, sementara rekrutmen ASN belum mampu menutup kebutuhan sekolah.

Situasi itu membuat Pemkot Bontang membuka pendaftaran guru pengganti. Langkah cepat tersebut diapresiasi Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan. Namun dia mengingatkan, solusi itu belum cukup menjawab persoalan jangka panjang dunia pendidikan.

Baca juga :

Sabet Penghargaan Terbaik I Sektor Kesehatan dan Lingkungan, Pemkot Bontang Kantongi Insentif Rp4 Miliar

Job Fair Bontang 2026 Buka 400 Lowongan, Neni Dorong Serapan Naker Lokal 75 Persen

“Pemerintah memang harus bergerak cepat. Jangan sampai ada sekolah yang kekurangan guru,” ujarnya.

Menurut Ubayya, keberadaan guru menjadi pondasi utama peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, kekosongan tenaga pengajar tidak boleh dibiarkan terlalu lama.

Dia menilai kebijakan merekrut guru pengganti merupakan langkah darurat yang wajar di tengah belum adanya pengangkatan CPNS maupun PPPK baru.

“Ini bentuk upaya pemerintah mengatasi krisis guru,” katanya.

Meski begitu, dia melihat ada potensi masalah baru yang perlu diantisipasi. Sebab, status guru pengganti yang masih kontrak dinilai rawan membuat tenaga pengajar tidak bertahan lama.
Apalagi jika sewaktu-waktu ada daerah lain membuka penerimaan ASN dengan tawaran yang lebih menjanjikan.

“Jangan sampai kita rekrut sekarang, tapi nanti mereka pindah karena ada penerimaan pegawai di tempat lain,” ucapnya.

Politikus Partai Golkar itu meminta pemerintah mulai memikirkan pola rekrutmen yang memberi kepastian masa depan bagi guru pengganti. Dengan begitu, mereka memiliki komitmen lebih kuat untuk tetap mengajar di Bontang.

Salah satu skema yang dinilai bisa menjadi solusi ialah memberikan peluang prioritas saat pembukaan CPNS atau PPPK mendatang.
“Kalau mereka sudah membantu mengisi kekurangan guru, tentu bisa dipertimbangkan untuk diprioritaskan nanti,” jelasnya.

Ubayya juga menyoroti fakta bahwa pensiun guru terjadi hampir setiap tahun. Artinya, kebutuhan tenaga pengajar baru akan terus muncul apabila tidak disiapkan sistem regenerasi yang matang.

“Setiap tahun pasti ada yang pensiun. Itu berarti kebutuhan guru juga terus ada,” katanya.

Dia berharap pemerintah tidak hanya fokus menutup kekosongan sementara, tetapi mulai menyusun strategi permanen agar krisis guru tidak terus berulang di Bontang.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Foto: Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto

Komisi A DPRD Ingatkan Kadiskes Baru, RS Tipe D Jangan Lagi Jalan di Tempat

Foto Ilustrasi

Menteri PANRB: WFH ASN Sekali Seminggu Hemat Anggaran Negara Rp1,95 T

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto istimewa: Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Mazar

Perumdam Bangun Pabrik Pengelolaan AMDK, Dewan Pertanyakan Urgensinya

26 Juni 2024
Foto istimewa: Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi Presiden serta Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029.

Prabowo-Gibran Dilantik Menjadi Presiden dan Wapres RI

20 Oktober 2024
Status Perkara Pajero Maut Masih Tahap 1, Berkas Baru Diterima Jaksa

Status Perkara Pajero Maut Masih Tahap 1, Berkas Baru Diterima Jaksa

14 Juni 2021
Pemerintah Akan Tarik Uang Sampah Kepada Warga, Agus Haris Tidak Setuju Dianggap Membebankan Warga

Pemerintah Akan Tarik Uang Sampah Kepada Warga, Agus Haris Tidak Setuju Dianggap Membebankan Warga

7 April 2023

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • 22 Tahun Kasus Munir, Melawan Lupa, Menuntut Aktor Intelektual 8 September 2026
  • Lindungi Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Tegaskan Larangan Bakar Lahan 6 September 2026
  • Operasi Water Bombing Tim Udara Kendalikan Karhutla di IKN Menyisir Bukit Tengkorak hingga Tol Balsam 6 September 2026
  • Berantas Akun Anonim dan Tekan Hoaks, Bikin Akun Medsos Wajib Pakai KTP, Ini Kata Bakom RI 5 September 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Memuat Komentar...