Minggu, November 8, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Advetorial

Usung Inovasi Lingkungan di CAFEO 44, PKT Raih Best Circular Economy Paper

inspirasa.co by inspirasa.co
8 November 2026
in Business, Lingkungan, Nasional
0
Foto Istimewa: PT Pupuk Kaltim raih penghargaan Best Circular Economy & Sustainable Manufacturing Paper, CAFEO 44, atas transformasi pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan melalui program EcoMove.

Foto Istimewa: PT Pupuk Kaltim raih penghargaan Best Circular Economy & Sustainable Manufacturing Paper, CAFEO 44, atas transformasi pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan melalui program EcoMove.

301
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) raih penghargaan Best Circular Economy & Sustainable Manufacturing Paper, pada Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) 44, atas transformasi pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan melalui program EcoMove.

Program ini merupakan inovasi pengelolaan sampah secara terintegrasi, sekaligus upaya perusahaan mendukung target Zero Waste 2030. EcoMove menitikberatkan pendekatan PKT dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya bertumpu pada ketersediaan fasilitas, tapi juga mengintegrasikan komitmen manajemen, pembagian peran, keterlibatan karyawan, hingga pemantauan kinerja secara berkelanjutan.

Baca juga :

Bareskrim Polri Tetapkan 3 Perwira Tinggi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

VP Lingkungan Hidup PKT, Isna Nurul Dukha, menjelaskan EcoMove merupakan transformasi dari program PKT Bersih, yang dikembangkan untuk memperkuat budaya pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan. Program ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, seiring meningkatnya tantangan pengelolaan sampah dan keterbatasan kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA).

“EcoMove dikembangkan dengan pemahaman, bahwa pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas dan petugas kebersihan. Diperlukan tata kelola yang jelas serta keterlibatan aktif seluruh insan perusahaan, agar pemilahan dan pengelolaan sampah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ungkap Isna, Senin (2/11/2026).

Pada implementasinya, EcoMove menerapkan pemilahan sampah dalam tiga kategori, yakni sampah organik sisa makanan, sampah laku jual, dan sampah residu. Sampah organik diolah melalui pengomposan, sedangkan sampah yang memiliki nilai ekonomi disalurkan melalui Bank Sampah Anggrek Hitam yang dikembangkan PKT.

Sementara sampah residu yang belum dapat dimanfaatkan melalui jalur pengelolaan, akan dikirim ke TPA Bontang Lestari. Program ini pun diperkuat tata kelola yang melibatkan Direksi, Kepala Unit Kerja, Environmental Agent (EA), Cleaning Service (CS), hingga seluruh karyawan.

Setiap unsur memiliki peran dalam memastikan pengelolaan sampah berjalan konsisten. Mulai dari penetapan arah dan kebijakan, sosialisasi, pemilahan dari sumber, pengumpulan, hingga penyaluran sampah sesuai jalur pengelolaannya.

“Kami juga turut memberi pendampingan kepada EA dan CS sebelum implementasi, hingga monitoring berkala untuk mengevaluasi perkembangan program sekaligus mengidentifikasi kendala di masing-masing unit kerja,” lanjut Isna.

Edukasi juga dilakukan secara rutin melalui berbagai materi komunikasi, guna menjaga kesadaran dan konsistensi perilaku karyawan. Kata Isna, pendekatan tersebut menjadi salah satu aspek penting yang menunjukkan perubahan kinerja pengelolaan sampah perlu integrasi antara kebijakan, pelaksanaan operasional, partisipasi sumber daya manusia, hingga evaluasi yang berkesinambungan.

“Kami juga mendorong munculnya inisiatif dari setiap unit kerja, agar implementasinya terus berkembang sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing,” kata Isna.

Hingga Agustus 2026, implementasi EcoMove berhasil menurunkan volume sampah yang dikirim ke TPA sebesar 55,63 persen, dibanding kondisi sebelum program diterapkan. Capaian ini menunjukkan pemilahan dari sumber hingga optimalisasi jalur pengolahan dan pemulihan sampah, dapat menghasilkan dampak nyata dalam mengurangi beban pembuangan akhir.

“Dengan capaian yang terukur dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, PKT terus melangkah menuju target Zero Waste 2030 sebagai bagian dari upaya mewujudkan industri yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tambah Isna.

Direktur Utama PKT, Rafli Yandra, mengapresiasi capaian EcoMove sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat praktik keberlanjutan di lingkungan perusahaan. Menurutnya, PKT mengembangkan inovasi lingkungan yang berangkat dari kebutuhan nyata, serta dijalankan melalui keterlibatan seluruh insan perusahaan.

“Kami percaya, keberlanjutan harus diwujudkan melalui langkah konkret. EcoMove salah satu bentuk komitmen kami untuk memastikan operasional perusahaan tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tapi juga berkontribusi positif bagi lingkungan,” ujar Rafli.

Ia menegaskan, PKT akan terus memperkuat inisiatif pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan menjalankan industri yang berkelanjutan. Mulai peningkatan efisiensi sumber daya, pengurangan timbulan sampah, penguatan ekonomi sirkular, serta sistem pengelolaan lingkungan yang terukur dan berkesinambungan.

“Sejalan dengan itu, implementasi EcoMove juga akan diperluas ke perumahan karyawan hingga pihak eksternal, seperti kontraktor dan vendor yang beraktivitas di lingkungan PKT,” ucap Rafli.

Perluasan ke pihak eksternal didorong melalui integrasi persyaratan EcoMove dalam proses bisnis vendor, sehingga prinsip pengelolaan sampah dapat diterapkan lebih luas dalam ekosistem operasional perusahaan. Selanjutnya, PKT juga merencanakan pengembangan fasilitas pengolahan sampah organik berbasis Black Soldier Fly (BSF), serta persiapan pembangunan unit pengolahan residu.

“Target Zero Waste 2030 butuh langkah terencana dan kolaborasi yang kuat. Untuk itu, EcoMove akan terus dikembangkan melalui penguatan sistem dan perluasan partisipasi, agar setiap langkah yang dilakukan memberi dampak nyata berkelanjutan,” pungkas Rafli.(*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Agus Haris Bakal Calon Wakil Wali Kota Pilkada Bontang 2024

Agus Haris: Jangan Lengah dengan Hasil Survei, Siapkan Gagasan dan Visi-Misi Jadi Nilai Tawar di Masyarakat

15 Agustus 2024
Bawaslu Bontang Sayangkan Banyak APK Melanggar Aturan Terpasang di Pohon dan Tiang Listrik

Bawaslu Bontang Sayangkan Banyak APK Melanggar Aturan Terpasang di Pohon dan Tiang Listrik

3 Januari 2024
CAPT: Wakil Wali Kota Agus Haris kala menyalurkan paket beras CPP untuk 495 penerima di Keluraha Berbas Tengah. (Raf/Inspirasa.co)

Wawali Agus Salurkan 495 Paket Beras CPP di Berbas Tengah

22 Juli 2025

TNI-Polri di Kutai Kartanegara Bagikan Ratusan Takjil, Wujud Kebersamaan di Bulan Ramadan

14 April 2025

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Usung Inovasi Lingkungan di CAFEO 44, PKT Raih Best Circular Economy Paper 8 November 2026
  • DPRD Kukar Fokus Kembangkan Tanaman Kratom, Wacanakan Perda Pengelolaan dan Perlindungan Hak Daerah 8 November 2026
  • Bukan Sekadar Memberi Bantuan, Kuliah Tamu Pembangunan Sosial UNMUL Kupas Makna Pemberdayaan Masyarakat 6 November 2026
  • Sentuh Anak Yatim, Marbot Masjid, Disabilitas Hingga Lansia, Golkar Bontang Bagikan Santunan dan Sembako di Ultah ke-62 6 November 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...