Senin, Mei 11, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Demonstrasi Jatam Kaltim: Otorita IKN Pemain Terbaik Perampasan Ruang Hidup Indonesia

inspirasa.co by inspirasa.co
15 Agustus 2024
in Lingkungan, Nasional
0
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kamis, 15 Agustus 2024.

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kamis, 15 Agustus 2024.

346
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kamis, 15 Agustus 2024.

Dalam rilisnya, Jatam Kaltim menyampaikan, aksi ini adalah salah satu bentuk kritik Jatam Kaltim kepada pemerintah Indonesia melalui keputusan pembangunan mega proyek Ibu Kota Baru Indonesia yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Kutai Kartanegera.

Baca juga :

Otorita IKN Gandeng Satgas Lintas Lembaga Berantas Tambang Ilegal di Kawasan Nusantara

Perkuat SDM dan Ekosistem Pendidikan, Kemendikti Sainstek Dorong Riset dan Magang Mahasiswa di IKN

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir terjadi berbagai bentuk perampasan ruang hidup, intimidasi dan sejumlah kriminalisasi, tidak adanya transparansi berkaitan dengan rencana pembangunan, turut menghancurkan pulau-pulau lain hingga ancaman kebangkrutan karena penggunaan dana publik dengan jumlah fantastis.

Menjelang perhelatan upacara peringatan HUT RI ke-79 yang akan juga digelar perdana di
tapak pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia bernama IKN, tumpukan permasalahan sosial-ekologis terutama dalam siklus pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia justru menjadi hal yang diabaikan oleh Presiden Jokowi yang malah sibuk membuat kampanye palsu tentang Ibu Kota Baru tersebut.

Melalui pembentukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang memiliki setidaknya 10 kewenagan khusus yang diatur mulai dari pemberian izin penanaman modal, kemudahan bagi pelaku usaha.

“Memberikan fasilitas khusus kepada pihak yang mendukung, memberikan pengembangan kota, mengelola keuangan dan aset, mengatur dan memungut sendiri pajak daerah, mengatur penguasaan tanah dengan hak khusus dan prioritas untuk pembelian tanah, mengatur perlindungan lingkungan hidup, mengatur bencana dan melaksanakan pertahanan dan keamanan,” Jelas Jatam Kaltim.

Selain itu, OIKN juga bertanggungjawab
langsung kepada Presiden Jokowi. Dengan kewenangan yang demikian maka sangat awam
bagi kita melihat bagaimana OIKN menjadi pemain utama yang paling aktif selama proses
pembangunan Ibu Kota Baru terutama di tapak mega proyek ini.

OIKN sebagai salah satu perangkat yang ditugaskan untuk memastikan proses persiapan
dan pembangunan berjalan sesuai arahan presiden justru menjadi agen perampasan ruang
hidup dan penyingkiran masyarakat adat dan lokal.

Terbukti dengan adanya surat peringatan kepada setidaknya 200 pemilik tanah dan bangunan pada Maret 2024 lalu,untuk segera angkat kaki dengan alasan tidak sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang IKN yang berada di 4 kelurahan.

Jumlah konflik tanah karena adanya prostes masyarakat juga tidak mampu ditangani secara adil dan transparan oleh OIKN hingga kriminalisasi yang dihadapi oleh sejumlah petani akibat kehadiran Bank Tanah dalam proyek pendukung IKN seperti pembangunan fasilitas VVIP.

Target ambisius Jokowi dalam membangun Ibu Kota Baru pada masa kepemimpinannya di periode ke-2 kali ini pun sangat melenceng dari waktu yang digembar-gemborkan hingga kemunduran Kepala OIKN, beserta wakilnya pada 2 bulan lalu juga mengindikasikan adanya permasalahan dalam tubuh OIKN sendiri.

“Selain itu, sejak awal Jatam Kaltim bersama dengan koalisi masyarakat sipil juga mempertanyakan siapa yang akan mendulang keuntungan dari mega proyek bernilai Rp 466 triliun ini,” Tambahnya.

Karena memang penentuan lokasi pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia ini sangat tidak partisipatif dan tidak memiliki data pendukung yang mudah diakses dan transaparan.

Hal ini dibuktikan dengan kemenangan gugatan informasi publik oleh Jatam Kaltim untuk 2 proyek pembangunan infrastruktur air yang pada putusan KIP dimenangkan tetapi saat ini justru keputusan tersebut dibanding oleh pihak PUPR RI.

Hal ini yang menyebabkan hingga saat ini infomasi tentang AMDAL INTAKE Sepaku misalnya belum diperoleh.

Persoalan lainnya adalah aktivitas pembangunan Ibu Kota Baru ini pun sudah menghabiskan Rp 72 trilun yang berasal pajak rakyat melalui APBN.

Penyediaan material seperti pasir dan kerikil dengan jumlah 30 juta ton yang didatangkan daribpertambangan galian C di sepanjang pesisir Palu-Donggala, Sulteng yang menyebabkan debu dan menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan perempuan, anak-anak dan masyarakat secara umum di sekitarnya.

Pembangunan sejumlah infrastruktur penyediaan air yang justru menghilangkan akses dan pengetahuan masyarakat adat Balik.

Selain itu, dengan dilangsungkannya pelaksanaan upacara 17-an perdana dengan nama IKN ditemukan peningkatan jumlah anggaran bagi seremoni tersebut contohnya pengadaan kendaraan dan angkutan bagi peserta yang hadir.

Layaknya euphoria HUT RI sejumlah perlombaan dan pemberian hadiah atau pun penghargaan diberikan bagi para pemenang, maka melalui aksi kali ini Jatam Kaltim memberikan penghargaan kepada penyelenggara negara melalui OIKN, sebagai representasi pemain terbaik dalam perampasan ruang hidup di Indonesia, melalui pelaksanaan instrument kebangkrutan nasional.

Selain itu Jatam Kaltim juga mendesak
untuk menghentikan seluruh proses pembanguna Ibu Kota Baru Indonesia yang berpotensi membangkrutkan Indonesia, mengevaluasi seluruh proses pada mega proyek ini serta memastikan semua proses tersebut transparan dan dapat diawasi langsung oleh masyarakat Indonesia.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Agus Haris Bakal Calon Wakil Wali Kota Pilkada Bontang 2024

Agus Haris: Jangan Lengah dengan Hasil Survei, Siapkan Gagasan dan Visi-Misi Jadi Nilai Tawar di Masyarakat

Bakal calon wakil wali kota Bontang, Muhammad Aswar

Muhammad Aswar Tanggapi Hasil Survei SDI, Sebut Sah-sah Saja Ada Survei di Buat, Tapi Tak Ingin Buat Survei Tandingan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Dokumentasi Foto Antara (Massa Aksi unjuk rasa menolak pengesahan Revisi UU Pilkada di Depan Gedung DPR Pada Kamis 22 Agustus 2024).

Sempat Ngotot Mau Disahkan, DPR Kini Batal Sahkan RUU Pilkada

22 Agustus 2024
Saksi Mata Kecelakaan Tunggal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Mobil Pic Up Melaju Kencang Hingga Tabrak 2 Tiang Lampu

Saksi Mata Kecelakaan Tunggal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Mobil Pic Up Melaju Kencang Hingga Tabrak 2 Tiang Lampu

17 Januari 2022
Tersangka Tindak Pidana Pencurian di 3 Minimarket, Diringkus Polres Bontang

Warga Sumenep Madura Tersangka Tindak Pidana Pencurian di 3 Minimarket, Diringkus Polres Bontang

21 Juni 2024
Ketua KPU Kota Bontang Muzarrobby Renfly

Penuhi Syarat Verfak, KPU Bontang Nyatakan Basri-Chusnul Lolos Jalur Perseorangan

8 Juli 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • DPRD Bontang Soroti Penolakan Retribusi Wisata BK, Andi Faiz: Perlu Penyesuaian di Tengah Ekonomi Sulit 10 Mei 2026
  • Kadispopar: Retribusi BK Berdasar Perda Tapi Siap Dievaluasi, PAD Wisata Bontang Tembus Rp90 Juta dalam 3 Bulan 10 Mei 2026
  • Otorita IKN Gandeng Satgas Lintas Lembaga Berantas Tambang Ilegal di Kawasan Nusantara 9 Mei 2026
  • Perkuat SDM dan Ekosistem Pendidikan, Kemendikti Sainstek Dorong Riset dan Magang Mahasiswa di IKN 9 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...