Samarinda – DPRD Samarinda meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda untuk memperluas pola kemitraan dalam upaya meningkatkan efektivitas program parkir berlangganan. Salah satu langkah yang didorong adalah menggandeng dealer motor dan mobil sebagai mitra strategis sosialisasi kepada masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai sektor dealer kendaraan memiliki peran penting karena menjadi titik awal interaksi antara konsumen dan kepemilikan kendaraan baru.
Menurutnya, pendekatan langsung kepada pembeli kendaraan dapat menjadi cara efektif untuk memperkenalkan sistem parkir berlangganan sejak awal.
“Contohnya saat masyarakat membeli kendaraan baru, mereka langsung bisa mendapatkan fasilitas parkir berlangganan selama satu tahun, setelah itu baru menentukan apakah akan melanjutkan atau tidak,” ujar Deni, Sabtu (20/6/26).
Ia menjelaskan, perluasan kemitraan tidak hanya menyasar dealer kendaraan, tetapi juga dapat melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan program.
Deni menegaskan bahwa kebijakan parkir berlangganan tidak semata-mata diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan juga untuk membangun sistem penataan parkir yang lebih tertib dan terintegrasi di Kota Samarinda.
Karena itu, ia meminta agar pelaksanaan di lapangan dibuat lebih fleksibel dan mempertimbangkan kondisi serta kemampuan masyarakat agar program dapat berjalan dengan baik.
“Penataan parkir memang penting, tetapi mekanismenya harus menyesuaikan kemampuan warga supaya bisa diterapkan secara efektif dan tidak memberatkan,” pungkasnya.(adv)

















