Kamis, Mei 7, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Terbesar di Indonesia, Produksi 1,2 Ton Tembakau Gorila dan 4.000 Butir Ekstasi

inspirasa.co by inspirasa.co
8 Juli 2024
in Nasional
0
Foto istimewa dok Humas Polri

Foto istimewa dok Humas Polri

353
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Bareskrim Polri menggerebek pabrik narkoba terbesar di Indonesia yang terletak di tengah permukiman dan kampus di Malang, Jawa Timur.

Tepatnya di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang Jawa Timur.

Baca juga :

Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran

Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Nasional, Beberkan Strategi Bontang Sukses Tekan Angka Pengangguran Hingga 6,3%

Pabrik narkoba ini sudah beroperasi selama dua bulan dengan mengelabui warga sekitar sebagai kantor event organizer (EO).

Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada menerangkan, proses pembuatan narkoba di pabrik ini dikendalikan dari Malaysia.

Pabrik narkoba ini mampu memproduksi hingga 1,2 ton tembakau sinte atau tembakau gorila dan 4.000 butir ekstasi dalam satu hari.

Berdasarkan hasil pengembangan kasus sebelumnya di Jakarta Selatan. Pabrik itu disebut clandestine laboratory atau laboratorium rahasia.

Dalam kasus sebelumnya polisi menemukan lokasi transit narkoba jenis ganja sintetis di salah satu apartemen yang berada di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

“Ini merupakan hasil pengembangan dari temuan tempat transit sinte di wilayah Kalibata. Saat itu, kami mengamankan 23 kg sinte (ganja sintetis),” ujar Wahyu kepada wartawan di Kota Malang Rabu (3/7/2024), dilansir Inspirasa.co dari Detik.com.

Dalam operasi di Kalibata itu, selain mengamankan 23 kg ganja sintetis polisi juga berhasil menangkap 3 tersangka yang berasal dari Kabupaten Bekasi.

“Dari hasil pengembangan dan melakukan profiling, kami dapat petunjuk bahwa barang itu berasal dari pabrik di Malang. Kami telusuri dan berhasil mengungkap clandestine laboratry di Malang pada 2 Juli 2024 kemarin,” terangnya.

“Untuk di Malang kami mengamankan 5 tersangka warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka adalah FP (21), DA (24), AR (21), YC (23), SS (28),” sambungnya.

Wahyu menjelaskan pabrik narkoba di Malang ini memproduksi 3 jenis produk. Selain ganja sintetis (tembakau gorilla), juga ekstasi dan xanax (obat penenang).

Pabrik Ganja Dikendalikan dari Malaysia

Wahyu menjelaskan, dalam pembuatan 3 jenis narkoba itu para tersangka dipandu atau diarahkan oleh seorang WNA Malaysia. Panduan itu dilakukan dari jarak jauh dengan fasilitas daring aplikasi video conference.

“Para pelaku dan pengendali ini tidak saling kenal karena mereka dikendalikan melalui televisi. Tidak menggunakan (menampilkan) wajah, hanya menggunakan suara,” papar Wahyu.

Polisi akan mengembangkan kasus ini dengan mengidentifikasi WNA yang memberikan panduan pembuatan 3 jenis narkoba termasuk ganja sintetis tersebut. Hingga saat ini proses pendalaman masih dilakukan.

Pabrik Narkoba Terbesar yang Pernah Diungkap

Menurut Wahyu, dalam penggerebekan di Kota Malang, pihaknya mengamankan 1,2 ton ganja sintetis siap edar dan bahan baku setara 2 ton yang siap diproduksi di rumah itu.

“Barang bukti yang diamankan yakni ganja sintetis seberat 1,2 ton, 25 ribu butir pil ekstasi, 25 ribu butir pil xanax,” terang Wahyu.

“Kami juga menemukan 40 kilogram bahan baku yang setara dengan 2 ton produk jadi. Total zat kimia yang kami amankan bisa diproduksi menjadi 2,1 juta butir pil ekstasi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang digunakan untuk memproduksi ganja sintetis dan produk narkoba lainnya di rumah tersebut. Di antaranya adalah mesin pencacah.

“Selain itu, di dalam pabrik narkoba tersebut juga ditemukan adanya mesin pencacah, mesin pencetak, mesin pemanas, beserta cooler-nya,” katanya.

Wahyu menyatakan bahwa clandestine laboratory produsen ganja sintetis di Kota Malang itu merupakan yang terbesar di Indonesia. Sebab sebelumnya polisi belum pernah mengungkap barang sitaan ganja sintetis sebesar itu.

“Jadi kenapa ini disebut terbesar di Indonesia, karena 1,2 ton sinte ini adalah yang terbesar kami ungkap di Indonesia,” tandasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Komisi II DPRD Kota Bontang menggelar rapat kerja terkait laporan realisasi semester pertama APBD serta prognosis anggaran untuk enam bulan tahun 2024.

Komisi II DPRD Kota Bontang Gelar Rapat Kerja Bahas Realisasi APBD Semester Pertama 2024

Rustam Ketua Komisi II DPRD Bontang

Komisi II DPRD Kota Bontang Tekan Realisasi APBD 2024 Selesai Sebelum Pelantikan DPRD Baru

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Stunting dan Pengangguran Cerminan Ketimpangan Kaltim, Agus Suwandy Desak Evaluasi Pembangunan

Stunting dan Pengangguran Cerminan Ketimpangan Kaltim, Agus Suwandy Desak Evaluasi Pembangunan

15 Juni 2025
Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam serap aspirasi (reses) guru-guru swasta se-Kota Bontang, masa sidang II tahun 2025.

Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam Serap Aspirasi Guru-Guru di Bontang

17 Desember 2024
Warga Swadaya Atasi Banjir, Andi Faiz Saran Pemkot Gunakan Dana Tak Terduga, Tambahkan Kegiatan Fisik di Stimulan RT

Warga Swadaya Atasi Banjir, Andi Faiz Saran Pemkot Gunakan Dana Tak Terduga, Tambahkan Kegiatan Fisik di Stimulan RT

2 Juni 2022
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik didampingi Pj Bupati PPU Makmur Marbun, melepas jenazah Tarman untuk dikebumikan di Samarinda.

Petugas BPBD Kaltim Wafat Saat Menjalani Tugas Mendistribusikan Bantuan Bagi Korban Banjir di Sepaku

29 Juni 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Dongkrak PAD, DPRD Bontang Bidik Pendapatan dari Aset Videotron Dorong Skema Kerja Sama Perusahaan 7 Mei 2026
  • Satu Dekade Tak Berubah dan Nihil Temuan BPK, Andi Faizal Usul Dana Parpol Bontang Layak Naik 7 Mei 2026
  • Agus Haris Hadiri Pelantikan Pengurus YJI Bontang: Dorong Pola Hidup Sehat Mulai dari Keluarga 7 Mei 2026
  • Wali Kota Bontang Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Kota dari Kemendagri Mampu Tekan Pengangguran 6 Mei 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...