Minggu, Juni 21, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Info Terkini

Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Terbesar di Indonesia, Produksi 1,2 Ton Tembakau Gorila dan 4.000 Butir Ekstasi

inspirasa.co by inspirasa.co
8 Juli 2024
in Nasional
0
Foto istimewa dok Humas Polri

Foto istimewa dok Humas Polri

354
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Bareskrim Polri menggerebek pabrik narkoba terbesar di Indonesia yang terletak di tengah permukiman dan kampus di Malang, Jawa Timur.

Tepatnya di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang Jawa Timur.

Baca juga :

Satgas IKN Pastikan Kawasan Hutan Konservasi Nusantara Kini Bebas Tambang Ilegal

Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik

Pabrik narkoba ini sudah beroperasi selama dua bulan dengan mengelabui warga sekitar sebagai kantor event organizer (EO).

Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada menerangkan, proses pembuatan narkoba di pabrik ini dikendalikan dari Malaysia.

Pabrik narkoba ini mampu memproduksi hingga 1,2 ton tembakau sinte atau tembakau gorila dan 4.000 butir ekstasi dalam satu hari.

Berdasarkan hasil pengembangan kasus sebelumnya di Jakarta Selatan. Pabrik itu disebut clandestine laboratory atau laboratorium rahasia.

Dalam kasus sebelumnya polisi menemukan lokasi transit narkoba jenis ganja sintetis di salah satu apartemen yang berada di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

“Ini merupakan hasil pengembangan dari temuan tempat transit sinte di wilayah Kalibata. Saat itu, kami mengamankan 23 kg sinte (ganja sintetis),” ujar Wahyu kepada wartawan di Kota Malang Rabu (3/7/2024), dilansir Inspirasa.co dari Detik.com.

Dalam operasi di Kalibata itu, selain mengamankan 23 kg ganja sintetis polisi juga berhasil menangkap 3 tersangka yang berasal dari Kabupaten Bekasi.

“Dari hasil pengembangan dan melakukan profiling, kami dapat petunjuk bahwa barang itu berasal dari pabrik di Malang. Kami telusuri dan berhasil mengungkap clandestine laboratry di Malang pada 2 Juli 2024 kemarin,” terangnya.

“Untuk di Malang kami mengamankan 5 tersangka warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka adalah FP (21), DA (24), AR (21), YC (23), SS (28),” sambungnya.

Wahyu menjelaskan pabrik narkoba di Malang ini memproduksi 3 jenis produk. Selain ganja sintetis (tembakau gorilla), juga ekstasi dan xanax (obat penenang).

Pabrik Ganja Dikendalikan dari Malaysia

Wahyu menjelaskan, dalam pembuatan 3 jenis narkoba itu para tersangka dipandu atau diarahkan oleh seorang WNA Malaysia. Panduan itu dilakukan dari jarak jauh dengan fasilitas daring aplikasi video conference.

“Para pelaku dan pengendali ini tidak saling kenal karena mereka dikendalikan melalui televisi. Tidak menggunakan (menampilkan) wajah, hanya menggunakan suara,” papar Wahyu.

Polisi akan mengembangkan kasus ini dengan mengidentifikasi WNA yang memberikan panduan pembuatan 3 jenis narkoba termasuk ganja sintetis tersebut. Hingga saat ini proses pendalaman masih dilakukan.

Pabrik Narkoba Terbesar yang Pernah Diungkap

Menurut Wahyu, dalam penggerebekan di Kota Malang, pihaknya mengamankan 1,2 ton ganja sintetis siap edar dan bahan baku setara 2 ton yang siap diproduksi di rumah itu.

“Barang bukti yang diamankan yakni ganja sintetis seberat 1,2 ton, 25 ribu butir pil ekstasi, 25 ribu butir pil xanax,” terang Wahyu.

“Kami juga menemukan 40 kilogram bahan baku yang setara dengan 2 ton produk jadi. Total zat kimia yang kami amankan bisa diproduksi menjadi 2,1 juta butir pil ekstasi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang digunakan untuk memproduksi ganja sintetis dan produk narkoba lainnya di rumah tersebut. Di antaranya adalah mesin pencacah.

“Selain itu, di dalam pabrik narkoba tersebut juga ditemukan adanya mesin pencacah, mesin pencetak, mesin pemanas, beserta cooler-nya,” katanya.

Wahyu menyatakan bahwa clandestine laboratory produsen ganja sintetis di Kota Malang itu merupakan yang terbesar di Indonesia. Sebab sebelumnya polisi belum pernah mengungkap barang sitaan ganja sintetis sebesar itu.

“Jadi kenapa ini disebut terbesar di Indonesia, karena 1,2 ton sinte ini adalah yang terbesar kami ungkap di Indonesia,” tandasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Komisi II DPRD Kota Bontang menggelar rapat kerja terkait laporan realisasi semester pertama APBD serta prognosis anggaran untuk enam bulan tahun 2024.

Komisi II DPRD Kota Bontang Gelar Rapat Kerja Bahas Realisasi APBD Semester Pertama 2024

Rustam Ketua Komisi II DPRD Bontang

Komisi II DPRD Kota Bontang Tekan Realisasi APBD 2024 Selesai Sebelum Pelantikan DPRD Baru

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Serap Aspirasi di Desa Rapak Lambur, Wakil Ketua DPRD Kaltim Terima Usulan Peningkatan Infrastruktur Pertanian

Serap Aspirasi di Desa Rapak Lambur, Wakil Ketua DPRD Kaltim Terima Usulan Peningkatan Infrastruktur Pertanian

19 Februari 2023
Foto: Calon gubernur Kalimantan Timur nomor urut 2 Rudy Mas’ud menemui para pedagang di pasar Taman Rawa Indah Bontang. Selasa (29/10/2024) pagi.

Rudy Mas’ud Temui Pedagang Pasar Tamrin, Loktuan dan Telihan, Tampung Keluhan Pedagang dan Tawarkan Modal Usaha KUR

29 Oktober 2024
Dispora Kaltim Dukung Kehadiran Aplikasi Srikandi

Dispora Kaltim Dukung Kehadiran Aplikasi Srikandi

15 November 2023
Amir Tosina Minta Rute Pelayaran Bontang-Mamuju Disegerakan, Dishub: Kami Masih Menunggu Survei Pelni Pusat

Amir Tosina Minta Rute Pelayaran Bontang-Mamuju Disegerakan, Dishub: Kami Masih Menunggu Survei Pelni Pusat

15 Juli 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Menakar Kepastian Hukum: Mengapa Banyak Kasus Korupsi Sengaja Dibuat Menggantung? 21 Juni 2026
  • Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Sertifikasi Ahli Muda Konstruksi Jenjang 7 19 Juni 2026
  • Satgas IKN Pastikan Kawasan Hutan Konservasi Nusantara Kini Bebas Tambang Ilegal 19 Juni 2026
  • Bangun SCCC di KIPP Nusantara, Otorita IKN Bakal Hadirkan Laboratorium Digital dan Robotik 19 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...