Sabtu, Maret 14, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home National

Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Rusli Desak Pemerintah Buka Program Pelatihan dan Utamakan Honorer Lansia

inspirasa.co by inspirasa.co
21 Juni 2022
in Advetorial, Daerah, Nasional, Politik
0
Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Rusli Desak Pemerintah Buka Program Pelatihan dan Utamakan Honorer Lansia

Anggota Komisi I DPRD Bontang Rusli

363
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Penghapusan tenaga kerja honorer di instansi pemerintah mulai tanggal 28 November 2023, dimana keputusan tersebut tertuang dalam surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) No.B/185/M.SM.02.03/2022 tanggal 31 Mei 2022.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi l DPRD Bontang Rusli meminta Pemerintah Kota Bontang melalui instansi terkait segera mengambil langkah strategis dan kebijakan bagi tenaga honorer di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya bagi tenaga honorer usia lanjut (Lansia) di atas 50 tahun yang sudah lama bekerja, agar diperjuangkan haknya.

Baca juga :

Kesaksian Isran Noor di Sidang DBON, Bantah Ikut Campur Anggaran: Saya Hanya Jalankan Perpres

Disdamkartan Bontang Evakuasi Buaya 3 Meter Setelah Dilumpuhkan Warga BSD dengan Setrum Listrik

Sebab Rusli menilai, jika pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) kembali dilakukan tes secara umum, dikhawatirkan tenaga honorer usia lanjut yang sudah bekerja puluhan tahun itu tidak mampu mengimbangi dengan tenaga honorer yang masih muda. Walhasil akan memicu dampak pengangguran baru di Kota Bontang.

“Kalau di buka tes secara secara umum pasti honorer usia lanjut yang sudah kerja berpuluh-puluh tahun ini, kemampuan berfikirnya tidak bisa mengimbangi dengan anak-anak yang baru masuk,” ujarnya saat rapat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, di Sekretariat DPRD Bontang, Senin (20/6/2022).

Selain itu, politikus partai Hanura ini juga menilai pihak BKPSDM terlalu cepat merespon aturan pusat terkait penghapusan tenaga honorer ini, sementara penambahan jumlah tenaga honorer tidak diimbangi, malah justru semakin meningkat.

Dari data tahun 2019 jumlah honorer awalnya sebanyak 1.800 orang, namun di tahun 2022 jumlahnya meningkat menjadi 2.300 orang. Ia pun meminta pihak BKPSDM agar tidak lagi menambah tenaga honorer dan menimbulkan masalah pembiayaan yang membengkak.

“Kita salah satu daerah yang paling cepat merespon, tapi kenapa penambahan honorer juga menggila, sehingga antara aturan dan realita di lapangan saling menghimpit, harusnya bisa di rem. Dan jangan ada penambahan honorer lagi karena pasti membengkak pembiayaan. Apalagi baru-baru ini ada beberapa OPD nambah honorernya,” timpalnya.

Ia pun meminta agar pemerintah lebih fokus mengutamakan tenaga honorer yang ada saat ini. Terutama yang sudah bekerja puluhan tahun. Seperti membuka program pelatihanan jika nanti diwajibkan tes secara umum.

“Mungkin bisa dipercepat pelatihan mulai sekarang, apa kira-kira kekurangan yang bisa dilakukan dan segera dipersiapkan, karena di kota-kota lain saya liat mereka juga menerapkan itu, jadi hambatan yang ada dibuatkan memang starteginya dari sekarang” pungkasnya.

BKPSDM mengaku telah berkoordinasi dengan KemenPAN-RB

Sementara, Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto menuturkan, pihaknya sedang melakukan inventarisasi usulan formasi dari seluruh perangkat daerah salah satunya mendata berdasarkan jenjang pendidikan honorer di setiap OPD.

“Nanti akan di laporkan ke bagian organisasi untuk melakukan verifikasi kebutuhan CASN. Penekanan inventarisasi awal dilakukan agar bisa membuka usulan formasi di masing-masing perangkat daerah yang dibutuhkan, dengan syarat sesuai kualifikasi di pusat,” ujarnya dalam rapat bersama DPRD Bontang.

Selain itu, upaya lain yang juga turut diperjuangkan dikatakan Sudi adalah melakukan komunikasi di bagian pemerintahanan agar permasalahan tenaga honorer ini bisa dibahas dan diperjuangkan melalui Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan KemenPAN-RB untuk bertemu dan membahas secara langsung terkait honorer ini. Salah satunya akan memperjuangkan formasi dan afirmasi tenaga honorer seperti guru yang sudah mengabdi agar dilakukan seleksi dan pengangkatan berdasarkan usia, masa pengabdian, dan lain-lain.

“Seharusnya tanggal 28 Juni pekan ini tapi ternyata tertunda, Jadi sekarang masih tunggu jadwal baru untuk bahas soal prioritas tenaga honorer ini,” tandasnya.

Penulis : Yayuk

Editot : Ars

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Dewan Sayangkan PPDB Berbasis Online Kurang Dimanfaatkan

Dewan Sayangkan PPDB Berbasis Online Kurang Dimanfaatkan

Raking: Apakah Praktik Pergantian Tenaga Honorer Dibolehkan, Ditengah Larangan Pengangkatan Tenaga Honorer

Raking: Apakah Praktik Pergantian Tenaga Honorer Dibolehkan, Ditengah Larangan Pengangkatan Tenaga Honorer

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

Warga Sangatta Menang dalam Sengketa Informasi Terkait Operasi Tambang PT KPC

5 Mei 2025
Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

Ini Sosok Foto Nur Asli KKN di Desa Penari Mahasiswa Angkatan 1996

21 Mei 2022
KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

KRI Nanggala 402 Ditemukan, 53 Awak Dinyatakan Gugur

25 April 2021

EDITOR'S PICK

DPRD Samarinda Dorong Percepatan Perda TPU, Markaca: Semua Golongan dan Agama Bisa Dimakamkan

Markaca Minta Penertiban PKL di Samarinda Dilakukan Secara Humanis, Pemkot Diminta Siapkan Lahan Khusus

14 Oktober 2025
dr. Suhardi, Sp.JP, spesialis jantung RSUD

Stres Berlebihan Bisa Ganggu Irama Jantung Berujung Kondisi Berbahaya

3 November 2025
Warga Santan, Kutai Kartanegara (Kukar) yang tergabung dalam Forum Santan Bersatu, melakukan aksi protes terhadap PT Indominco Mandiri (IMM).

Buntut Dampak Buruk dari Aktivitas Ekstraktif Perusahaan, Masyarakat Santan Menuntut Pertanggungjawaban PT IMM

14 Agustus 2024
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Provinsi Kaltim, Rudy Mas'ud, datangi Kota Bontang.

Kundapil Rudy Mas’ud di Bontang Dengar Aspirasi Masyarakat, Maksimalkan Anggaran Benahi Pendidikan, Kesehatan dan Pengangguran

24 Agustus 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Kesaksian Isran Noor di Sidang DBON, Bantah Ikut Campur Anggaran: Saya Hanya Jalankan Perpres 11 Maret 2026
  • Disdamkartan Bontang Evakuasi Buaya 3 Meter Setelah Dilumpuhkan Warga BSD dengan Setrum Listrik 11 Maret 2026
  • Waspada Penularan Campak Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Sembarangan Menyentuh Bayi 10 Maret 2026
  • Momen Humanis Kader PP Bontang Membaur dengan Warga dan Berbagi Santunan Sosial 9 Maret 2026
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Identitas
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
 

Memuat Komentar...