Kamis, Juni 4, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home World

Ikan Mas Disantap dan Dibudi Daya di Indonesia, Tapi di Kanada, Inggris dan Amerika Dianggap Hama

inspirasa.co by inspirasa.co
1 Juni 2022
in Budaya, Food, Konten Viral, Lingkungan
0
Ikan Mas Disantap dan Dibudi Daya di Indonesia, Tapi di Kanada, Inggris dan Amerika Dianggap Hama

Ikan mas raksasa foto diambil dari Twitter warga luar negeri.

568
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Jika di Indonesia ikan mas disantap hingga dibudi dayakan, sebaliknya di Amerika Serikat, Inggris sampai Kanada, populasinya yang semakin tinggi membuat keresahan tersendiri.

Dikutif dari beberapa sumber. Przemek Bajer, akademisi University of Minnesota menuturkan, ikan mas dianggap sebagai hama.

Baca juga :

Penanganan Tanggul Kanaan Jebol, Neni Instruksikan OPD Kaji Penggunaan Dana BTT

DPRD Bontang Segera Dudukkan DLH dan Pihak Korporasi Terkait Rapor Merah Lingkungan

Ikan mas dianggap hama, karena semakin banyak populasinya di danau, dikhawatirkan tanaman air semakin tidak berkembang dan berdampak juga pada spesies asli. Menurutnya, spesies asli itu jadi kelaparan karena serbuan ikan mas.

“Seluruh ikan mas pada dasarnya adalah spesies invasif di seluruh dunia. Di seluruh Amerika Utara, Australia, sebagian Eropa, mereka sungguh menyebar luas,” cetus Przemek Bajer, akademisi University of Minnesota.

Selain itu kata dia, ikan mas dapat tumbuh sampai 38 centimeter. Hal itu dibuktikan dengan penemuan ikan mas raksasa di Danau Keller. Otoritas ikan itu disebut raksasa, karena tidak seperti saat dipelihara di akuarium atau semacamnya.

Ia pun menduga ikan mas itu dibuang sembarangan oleh warga yang awalnya memeliharanya.

Pemerintah kota setempat, akhirnya mengeluarkan himbauan peringatan kepada penduduk agar jangan melakukan perbuatan itu, karena ikan mas dapat turut menyebabkan penurunan kualitas air dengan mengacak-acak sedimen hingga mencabut tanaman.

Menurut Dr James Dickey dari Queen’s University Belfast, seorang penulis serta peneliti, mengungkapkan bahwa penelitian terbaru di Inggris menunjukkan jika ikan mas mengkonsumsi lebih banyak makanan dibandingkan ikan dengan jenis hampir sama di perairan Inggris.

Kata dia, ikan mas makan lebih banyak daripada ikan invasif lainnya, juga lebih agresif mengambil spesies pesaing lainnya.

Studi atau riset yang dilakukan mengungkap, kemunculan lebih banyak ikan mas di alam liar diakibatkan banyak pemilik hewan peliharaan yang membeli ikan mas selama masa lockdown pandemi, lalu melepaskannya begitu saja ke sungai.

Sumber: CNN, detikINET, CBC, The Guardian.

Editor : Ars

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Ini Fatwa Lengkap MUI tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK 

Ini Fatwa Lengkap MUI tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK 

Warga Swadaya Atasi Banjir, Andi Faiz Saran Pemkot Gunakan Dana Tak Terduga, Tambahkan Kegiatan Fisik di Stimulan RT

Warga Swadaya Atasi Banjir, Andi Faiz Saran Pemkot Gunakan Dana Tak Terduga, Tambahkan Kegiatan Fisik di Stimulan RT

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Foto ilustrasi

Rencana Purbaya Redenominasi Rp1.000 Menjadi Rp1, Ini Tujuannya

8 November 2025
Keterangan foto: Suasana UKW yang diselenggarakan PWI Bontang bersama Badak LNG di Badak Learning Centre, 2023 lalu.

PWI Bontang Kembali Selenggarakan UKW, Menjaga Kepercayaan Publik Terhadap Mutu Jurnalisme

12 September 2024
Agus Aras Soroti Kekurangan Tenaga Medis di Pelosok Kaltim

Agus Aras Soroti Kekurangan Tenaga Medis di Pelosok Kaltim

25 April 2025
Di Hari Bela Negara, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Prof. Fauzan Ajak Mahasiswa Teladani Ki Hajar Dewantara

Di Hari Bela Negara, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Prof. Fauzan Ajak Mahasiswa Teladani Ki Hajar Dewantara

19 Desember 2024

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Faisal Soroti Mitigasi Risiko Industri, Fraksi PKS-NasDem Dukung Perda Penanggulangan Keadaan Darurat Kawasan Industri 4 Juni 2026
  • Sapu Bersih Rasuah di BGN, Dadan Hindayana dkk Resmi Ditahan Kejagung 3 Juni 2026
  • Fraksi PKS-NasDem Dorong Perda Kepemudaan Lebih Komprehensif, Fokus pada Pemberdayaan dan Wirausaha Muda 3 Juni 2026
  • Fraksi PKB DPRD Bontang Minta Perusahaan Bertanggung Jawab atas Pemulihan Korban Bencana Industri 3 Juni 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version

Memuat Komentar...