Senin, November 2, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home World

Ikan Mas Disantap dan Dibudi Daya di Indonesia, Tapi di Kanada, Inggris dan Amerika Dianggap Hama

inspirasa.co by inspirasa.co
1 Juni 2022
in Budaya, Food, Konten Viral, Lingkungan
0
Ikan Mas Disantap dan Dibudi Daya di Indonesia, Tapi di Kanada, Inggris dan Amerika Dianggap Hama

Ikan mas raksasa foto diambil dari Twitter warga luar negeri.

582
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co – Jika di Indonesia ikan mas disantap hingga dibudi dayakan, sebaliknya di Amerika Serikat, Inggris sampai Kanada, populasinya yang semakin tinggi membuat keresahan tersendiri.

Dikutif dari beberapa sumber. Przemek Bajer, akademisi University of Minnesota menuturkan, ikan mas dianggap sebagai hama.

Baca juga :

Lahan 5 Hektare di Bontang Lestari Terbakar, Petugas Disdamkartan Berjibaku Padamkan Api

Pemerintah Sepakati Strategi Penanganan Kegiatan Terbangun di Tahura Bukit Soeharto

Ikan mas dianggap hama, karena semakin banyak populasinya di danau, dikhawatirkan tanaman air semakin tidak berkembang dan berdampak juga pada spesies asli. Menurutnya, spesies asli itu jadi kelaparan karena serbuan ikan mas.

“Seluruh ikan mas pada dasarnya adalah spesies invasif di seluruh dunia. Di seluruh Amerika Utara, Australia, sebagian Eropa, mereka sungguh menyebar luas,” cetus Przemek Bajer, akademisi University of Minnesota.

Selain itu kata dia, ikan mas dapat tumbuh sampai 38 centimeter. Hal itu dibuktikan dengan penemuan ikan mas raksasa di Danau Keller. Otoritas ikan itu disebut raksasa, karena tidak seperti saat dipelihara di akuarium atau semacamnya.

Ia pun menduga ikan mas itu dibuang sembarangan oleh warga yang awalnya memeliharanya.

Pemerintah kota setempat, akhirnya mengeluarkan himbauan peringatan kepada penduduk agar jangan melakukan perbuatan itu, karena ikan mas dapat turut menyebabkan penurunan kualitas air dengan mengacak-acak sedimen hingga mencabut tanaman.

Menurut Dr James Dickey dari Queen’s University Belfast, seorang penulis serta peneliti, mengungkapkan bahwa penelitian terbaru di Inggris menunjukkan jika ikan mas mengkonsumsi lebih banyak makanan dibandingkan ikan dengan jenis hampir sama di perairan Inggris.

Kata dia, ikan mas makan lebih banyak daripada ikan invasif lainnya, juga lebih agresif mengambil spesies pesaing lainnya.

Studi atau riset yang dilakukan mengungkap, kemunculan lebih banyak ikan mas di alam liar diakibatkan banyak pemilik hewan peliharaan yang membeli ikan mas selama masa lockdown pandemi, lalu melepaskannya begitu saja ke sungai.

Sumber: CNN, detikINET, CBC, The Guardian.

Editor : Ars

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Ini Fatwa Lengkap MUI tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK 

Ini Fatwa Lengkap MUI tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK 

Warga Swadaya Atasi Banjir, Andi Faiz Saran Pemkot Gunakan Dana Tak Terduga, Tambahkan Kegiatan Fisik di Stimulan RT

Warga Swadaya Atasi Banjir, Andi Faiz Saran Pemkot Gunakan Dana Tak Terduga, Tambahkan Kegiatan Fisik di Stimulan RT

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Tim Jawara Digital menyelenggarakan COMLIDIA (Communication Literacy Digital Jawara) 2025 bagi pelajar SMA Kesatrian 1 Semarang pada Kamis, 27 November 2025. (Foto istimewa).

AI di Kalangan Pelajar Jawara Digital Udinus Gelar COMLIDIA 2025 untuk Perkuat Etika Penggunaan Generatif

30 November 2025
Andriansyah Minta BIG Mall Tak Buka Lantai Pascakebakaran Tanpa Simulasi: Keselamatan Pengunjung Bukan Mainan

Andriansyah Minta BIG Mall Tak Buka Lantai Pascakebakaran Tanpa Simulasi: Keselamatan Pengunjung Bukan Mainan

25 Juli 2025
Foto: Pjs Wali Kota Bontang Munawar

Esports Jadi Peluang Karier, Pjs Wali Kota Bontang Dorong Dukungan Keluarga

2 November 2024
Kinerja ASN Jadi Sorotan, DPRD Samarinda Tekankan Pelayanan Masyarakat

Kinerja ASN Jadi Sorotan, DPRD Samarinda Tekankan Pelayanan Masyarakat

29 Mei 2026

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • Latih 121 Kader Perempuan Bantu Persoalan Warga, PDI-P Kaltim Siapkan Relawan Kesehatan di Setiap Kelurahan 31 Oktober 2026
  • DERMAGA Gamakipka Unmul Menebar Kebaikan dan Semangat Belajar di Panti Asuhan Arly Kurnia 30 Oktober 2026
  • DPRD Kukar Serahkan ke Eksekutif soal Jabatan Plt Kepala OPD, Soroti Keterbatasan Pengambilan Kebijakan 30 Oktober 2026
  • HUT Golkar ke-62: Golkar Bontang Gelar Pesta Rakyat Akbar, Siapkan 4 Motor dan Sembako Murah 29 Oktober 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...