Rabu, Oktober 28, 2026
inspirasa.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
No Result
View All Result
inspirasa.co
Home Lifestyle

Jangan Takut, Ini Manfaat Solo Traveling Menurut TikTokers Firly Adhyatma

inspirasa.co by inspirasa.co
10 Agustus 2022
in Info Terkini, Lifestyle
0
Jangan Takut, Ini Manfaat Solo Traveling Menurut TikTokers Firly Adhyatma

Solo traveling rupanya memberi banyak manfaat. (ist)

387
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inspirasa.co — Solo traveling atau berwisata seorang diri kini menjadi salah satu tren yang dilakukan banyak orang. Kebiasaan ini dapat dilakukan tanpa harus menyesuaikan waktu dengan orang lain.

Ternyata, ada sejumlah manfaat solo traveling yang bisa Anda dapatkan. Hal itu diungkapkan oleh content creator TikTok Firly Adhyatma Rusli (@firlyafro) yang terkenal sebagai solo traveler dan sudah menjelajah berbagai pelosok Indonesia.

Baca juga :

Wujudkan Layanan Ramah Disabilitas, KPU Bontang Latih Staf Bahasa Isyarat

Sinergi JMSI Kutim dan Polres Tertibkan Dugaan Pemalakan Berkedok Media

Saat ditemui di sela-sela kegiatan Jelajah #SerunyaIndonesia di Medan, Sumatera Utara, Firly menceritakan sejumlah manfaat dari menikmati perjalanan seorang diri.

1. Mengenal diri sendiri
Solo traveling, bagi Firly, menjadi wadah untuk mengenal diri sendiri lebih baik. Menurutnya, dengan solo traveling, ia dapat memiliki waktu lebih untuk dirinya.

Firly mengatakan, solo traveling berhasil membuatnya mampu mengakui kelemahan maupun kelebihan yang ada dalam dirinya. Dengan hal ini, lanjut Firly, seseorang bisa mengetahui potensi apa yang dimilikinya.

“Karena itu penting buat tahu potensi kita, lebih kurangnya kita, dan itu ngaruh ke depannya,” ujar Firly seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

2. Menghargai perbedaan
Firly juga menyadari bahwa solo traveling dapat membuat dirinya menjadi orang yang memiliki toleransi lebih tinggi.

Dari pengalamannya menjelajah pelosok-pelosok negeri, ia kerap bertemu dengan orang-orang baru dengan suku, budaya, adat, maupun pemikiran yang berbeda. Hal ini pun menjadikannya melihat dunia lebih luas.

“Ternyata dunia bukan cuma buat gue doang, ada orang lain yang punya cerita lebih deep dari kita. Dan itu mungkin yang buat gue lebih bersyukur, lebih high tolerance,” jelas Firly.

3. Bikin tak mudah ‘nyinyir’
Solo traveling punya banyak manfaat untuk diri sendiri.
Menurut Firly, solo traveling yang telah ia lakukan dalam dua tahun terakhir ini membuatnya tak lagi mengomentari masalah orang lain atau ‘nyinyir’.

Firly belajar banyak bahwa masalah orang lain tak harus selalu dikomentari atau ikut campur dengan masalah tersebut.

“Dua tahun belakangan ini gue enggak pernah komplain sama namanya eksternal. Kayak apa pun di luar eksternal kita, bukan urusan kita,” kata Firly.

Menurut Firly, dirinya tak bisa mengontrol apa yang terjadi di luar kehendaknya. Hal itu ia pelajari setelah mulai sering melakoni solo traveling.

“Gue dilatih untuk nge-rem ego gue, apa yang gue enggak setuju belum tentu salah,” papar dia.

4. Hidup lebih sederhana
Solo traveling dianggap membuat Firly menjadi sosok yang lebih sederhana.

“Solo traveling itu membuat gue pengin jadi orang yang sesederhana mungkin, sesimpel mungkin. Gue kayak pengin jadi simply life, bahkan gue enggak terlalu in to sama lifestyle,” jelas Firly.

Ia menjelaskan, wisatanya ke daerah-daerah pelosok memberikan pelajaran bahwa hidup bahagia ternyata bisa didapatkan dengan cara-cara sederhana.

“Gue ke NTT, Flores, Papua, gue lihat orang-orang di sana, tuh, kayak, wah jauh dari peradaban tuh seru banget, gue lihatnya gitu. Bahagianya lebih real, basic. Enggak ada kayak compare life dan lain-lain,” ungkap dia.

5. Belajar menjadi pendengar yang baik
Hal selanjutnya yang menurut Firly bisa menjadi manfaat solo traveling adalah belajar menjadi pendengar yang baik.

Menurutnya, setiap orang memiliki keinginan untuk didengar orang lain. Hal itu ia dapatkan setelah beberapa kali mendapatkan opini dari orang lain, padahal tidak diminta.

“Jaman sekarang orang udah speak up sana sini, harus ada orang yang dengerin aja. Gue ada banyak pengalaman ngadepin orang yang tiba-tiba ngasih opini tanpa diminta,” ungkap Firly.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

ShareTweetShare
 
Next Post
Harga Gandum Meroket, Mentan Sarankan Rakyat Makan Singkong

Harga Gandum Meroket, Mentan Sarankan Rakyat Makan Singkong

Harga Mie Instan Diperkirakan Naik Tiga Kali Lipat

Harga Mie Instan Diperkirakan Naik Tiga Kali Lipat

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kaka Ade bersaudara?

Kaka Ade bersaudara?

3 Oktober 2021
Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

Pelaku Penabrak Pengendara Motor di Depan Sekolah YPK Terancam di Hukum 6 Tahun Penjara

8 Mei 2021
Foto Ilustrasi AI Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Mendagri Tegaskan Aturan WFH Jumat ASN: Ponsel Wajib Aktif, Lokasi Dipantau Geo-location

5 April 2026
Foto ilustrasi AI

Soal Anggaran Rujab Rp25 Miliar, Seno Aji Sebut Ada Pengawasan Hingga Audit

4 April 2026
Puluhan warga di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara memperbaiki jalan provinsi Kaltim yang rusak parah pada Minggu (5/4/2026).

Jaga Marwah Kaltim, Warga Loa Kulu Kukar Patungan Tambal Jalan Rusak

7 April 2026

EDITOR'S PICK

Wakil Kepala UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani menyerahkan penghargaan UI GreenCityMetric 2025 kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sony Suwito Adicahyono, SH, MM mewakili Wali Kota Bontang di acara penganugerahan yang diselenggarakan di Madiun, Kamis 2 Oktober 2025. (Foto istimewa)

Bontang Raih Penghargaan UI GreenCityMetric 2025 Sebagai Kota Berkelanjutan di Bidang Penataan Ruang dan Infrastruktur

3 Oktober 2025
Foto: Anggota DPRD Kutai Timur, Alfian Aswad. (ist)

Dewan Ajak Masyarakat Mengenali Bahaya HIV/AIDS

10 Juni 2024
Warga Lok Tunggul Keluhkan Polusi Batu Bara, Komisi III DPRD Bontang Ancam Stop Aktivitas Pabrik PT GPK

Warga Lok Tunggul Keluhkan Polusi Batu Bara, Komisi III DPRD Bontang Ancam Stop Aktivitas Pabrik PT GPK

6 Oktober 2021
Wacana Pembangunan Pusat Kuliner, Warga Loktuan: Fokus Dulu Benahi Persoalan di Gedung Pasar yang Baru

Wacana Pembangunan Pusat Kuliner, Warga Loktuan: Fokus Dulu Benahi Persoalan di Gedung Pasar yang Baru

16 Agustus 2022

Tentang Kami

Follow us

Berita Terbaru

  • PKB Kukar Targetkan Struktur hingga Tingkat Desa Rampung Desember, Incar Kursi Pimpinan DPRD 28 Oktober 2026
  • DPRD Kukar Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Wacanakan Panggil dalam RDP 28 Oktober 2026
  • Raih Apresiasi BSSN, Pemkot Bontang Jadi Pelopor Pengamanan Data Pribadi di Kaltim 28 Oktober 2026
  • Wakil Ketua DPRD Kukar Harap Operasi Patuh Mahakam 2026 Tekan Angka Kecelakaan 26 Oktober 2026
Seedbacklink
  • Pedoman media siber
  • Privacy
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

No Result
View All Result
  • Advetorial
  • Budaya
  • Terkini
  • Viral
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Musik
  • Politik
  • Sains
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 inspirasa.co - Support By Inspirasi Cyber ICM KALTIM.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Memuat Komentar...